Sponsors Link

Ajaran Arianisme: Latar Belakang, Aliran Sesatnya, Kontroversialnya

Sponsors Link

Kebanyakan umat Kristen bisa jadi tidak semuanya mendengar akan ajaran Arianisme: latar belakang, aliran sesatnya, kontroversialnya. Hal ini karena ajaran dan doktrin tersebut memang bukan sesuatu yang umum namun merupakan pengajaran yang disebarkan secara khusus mulai pada jamannya. Sehingga wajar saja jika doktrin yang dianut tidak dipahami banyak umat Kristen di dunia. Meskipun sebagian besar pastinya mengetahui adanya konsep dan doktrin Kristologi. Akan tetapi secara detail ajaran tersebut tidak dipahami dengan seutuhnya. Itulah sebabnya sebaiknya beberapa penjelasan di bawah ini diperlukan. Karena cukup penting menghindari timbulnya ciri-ciri ajaran sesat Kristen di wilayah negara Indonesia pada khususnya. Untuk mendapatkan informasi yang jelas tersebut, berikut ini beberapa hal berkaitan dengan ajaran Arianisme: latar belakang, aliran sesatnya, kontroversialnya.

ads

Latar Belakang Arianisme

Adapun latar belakang dari ajaran yang satu ini berawal dari adanya pengajaran doktrin Kristologi yang telah disebutkan di atas. Ajaran ini berawal di Mesir dan disebarkan pada tahun 250-336 M. Dimana ajaran ini dibawa oleh Arius. Pada perkembangan selanjutnya, ternyata doktrin yang disebarkan tersebut pada intinya menentang ajaran gereja tentang tritunggal mahakudus seperti yang dipercaya pada ajaran Kristen. Oleh sebab itu banyak pelayan dan hamba Tuhan yang menyebut bahwa ajaran tersebut tidak sesuai firman Allah dan sebaiknya dihindari saja. Arius sendiri sebenarnya merupakan salah satu murid dari Lusianus di Antiokhia. Namun pada perjalanannya Arius memodifikasi ajaran yang diterima dari Paulus secara tidak langsung. Hal inilah  yang membuat timbulnya doktrin dan ajaran yang melenceng tidak sesuai firman Tuhan yang sesungguhnya. Padahal dalam kekristenan kepercayaan akan tritunggal ini merupakan hal yang cukup penting dan mendasar.

Sehingga salah satunya dengan jalan memaknai dan memahami arti pemahaman di dalam ajaran Yesus sesungguhnya, maka konsep tritunggal ini sebaiknya dipahami sebagai dasar mula-mula iman kita kepada Allah. Dari sinilah maka umat Kristen dapat memberikan kontribusi dan peranan penting pada umat lain di dunia supaya terhindar dari jerat dan rayu doktrin yang melenceng ini. Bahkan dinyatakan sejak abad ke-15 atau dimasa mana terjadi reformasi Protestan, maka ajaran tersebut mulai mencoba untuk berkembang pesat kembali. Walaupun tidak mudah meyakinkan umat Allah untuk mempercayai yang tidak terbukti atau berpatokan jelas. Namun berkat doa dan ketekunan, maka sebagian negara di dunia mulai mengerti serta mengategorikan ajaran ini sebagai ajaran yang sebenarnya tidak diterima oleh umat Allah serta sangat bertentangan. Dengan demikian pastinya hal ini menghalangi penyebaran doktrin yang lebih luas pada orang lain di sekitar mereka.

Aliran Ajaran Arianisme

percaya bahwa Tuhan Yesus sebenarnya diperanakkan oleh Allah Bapa. Sehingga sebenarnya Tuhan Yesus ini tidak ada dan konsep tritunggal juga menjadi sesuatu yang rancu atau tidak dipercaya. Oleh sebab itu pada intinya ajaran dari Arianisme ini bisa dikatakan merupakan aliran sesat dalam agama Kristen yang tidak sebaiknya diajarkan atau didengarkan oleh sebagian umat Kristen. Karena penerimaan tiap individu bisa jadi tidak sama dan mengalami kesalahan.

Adapun inti dari ajaran tersebut sebenarnya yaitu mengabarkan anti tritunggal dan tidak percaya akan konsep Allah Bapa, Allah Putera dan Allah Roh Kudus. Padahal hal ini cukup penting bagi umat Kristen dan cukup mendasar untuk memahami bahwa hal inilah yang menjadi pusat iman kita kepada Tuhan. Pastinya ada banyak yang Tuhan ajarkan, yang terbesar yaitu ajaran prinsip kasih tentang Alkitab. Namun, hal ini juga membantu umat Kristen untuk mengetahui konsep tritunggal Allah lebih dalam. Tentunya dalam mempelajari hal tersebut butuh berdoa supaya tidak salah dalam memahami dan menafsirkan apa isi firman Tuhan yang sesungguhnya.

Kontroversi Arianisme

Tentunya aliran ini menimbulkan kontroversi besar di jamannya. Dimana banyak umat Kristen pada saat itu, yakni tepatnya di abad 3 dan 4 merasa kurang yakin dan paham akan ajaran Allah tritunggal yang dipercaya pada ajaran Kristen. Sehingga pada akhirnya ajaran tersebut bertentangan dengan umat Katolik Roma yang jelas menentang keyakinan dari inti pengajaran versi Arius ini. Oleh sebab itu pihak gereja memberikan peringatan pada banyak umat Kristen untuk tidak percaya begitu saja akan pandangan tentang konsep tritunggal yang salah dari pengajaran doktrin Arianisme ini. Dengan berhati-hati mohon pimpinan dan penyertaan Roh Kudus, tentunya umat Kristen dan Katolik pada masa tersebut dapat memutuskan lebih bijaksana mana pandangan yang benar sesuai ajaran Kristen atau tidak.

Tentunya hal ini juga membawa iman umat Kristen supaya makin berkembang dan memahami arti dari ajaran Allah yang sesungguhnya untuk diterapkan di muka bumi. Itulah beberapa informasi berkaitan Degnan ajaran Arianisme: latar belakang, aliran sesatnya, kontroversialnya Hendaknya umat Kristen bersikap bijaksana dalam menghadapi doktrin dan ajaran tertentu yang tidak sesuai firman Allah. Karena pastinya hal ini bisa menuntun pada jenis-jenis dosa dalam Alkitab dan kejahatan di mata Tuhan. Alangkah baiknya untuk berdoa dengan baik kepada Tuhan supaya tidak salah dalam memutuskan. Sehingga hidup orang percaya akan menerima janji keselamatan dalam Alkitab yang Allah berikan melalui firmanNya. Amin.

Sponsors Link
, , ,




Oleh :
Kategori : Gereja