Sponsors Link

6 Ayat Alkitab Tentang Pengendalian Diri Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Sponsors Link

Ada banyak orang Kristen yang di dalam hidupnya tidak memahami tentang ayat Alkitab tentang pengendalian diri. Hal ini membuat mereka sering terjatuh dalam sifat dosa menurut Alkitab dan melakukan hal yang tidak disukai oleh Allah. Apalagi hari-hari ini iblis sangat gencar mengarahkan serangannya dan mencari korban anak-anak Tuhan untuk berpaling dan melakukan kejahatan akibat dari susah mengendalikan diri. Pada akhirnya umat Kristen jatuh dalam dosa dan terus menerus tidak bisa bangkit atau melakukan cara bertobat orang Kristen dari masa-masa kelam tersebut. Inilah pentingnya pengendalian diri dalam hidup termasuk pada perlakuan sehari-hari agar sesuai firman Allah. Oleh karena pentingnya hal tersebut, simak berikut ini beberapa ayat Alkitab tentang pengendalian diri yang seharusnya dilakukan oleh umat Allah.

ads

1. Amsal 25:28

“Orang yang tak dapat mengendalikan diri adalah seperti kota yang roboh temboknya.”

Dikatakan pada ayat di atas, bahwa orang yang tidak bisa mengendalikan diri seperti tembok yang roboh. Oleh sebab itu sebaiknya kuasai diri, termasuk dari segala macam perkara dan berusaha melakukan cara melawan hawa nafsu menurut Kristen ataupun dosa yang mengincar. Memang tidak mudah tetapi sebaiknya berusaha sepenuhnya sehingga dapat menyenangkan hati Allah melalui segala perbuatan baik kita. Dengan berdoa dan mohon Roh Kudus membantu kita, tentu hal ini bisa dilakukan dengan lebih ringan.

2. Galatia 5:22-23

“Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum y yang menentang hal-hal itu.”

Ingat selalu tentang buah-buah Roh Kudus dalam kehidupan kita sehari-hari. Mengendalikan diri adalah salah satu yang Tuhan ingin supaya dilakukan oleh umat Kristen. Karena melalui pengendalian diri yang baik, maka tentu sikap dan perbuatan kita sehari-hari dapat dikendalikan dengan baik pula. Hal inilah yang sebaiknya diajarkan pada anak-anak Allah untuk tidak hanya bertekun dalam firman Allah, tetapi yang paling penting lagi yaitu menguasai dirinya sehingga dapat menyenangkan hati Allah melalui segala perbuatan dan perilakunya kepada sesama atau orang lain yang ada di sekitarnya.

3. 2 Petrus 1:5-6

“Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan, dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan.”

Ayat di atas termasuk ayat yang mengajarkan supaya orang Kristen senantiasa menambahkan kebajikan pada iman mereka, termasuk juga pengendalian atau penguasaan diri. Dari sifat yang demikian maka kita bisa mengatasi sifat buruk lainnya. Entah itu dengan cara mengendalikan emosi menurut Kristen, meredakan amarah, berpikir positif ataupun yang lain sebagainya. Dengan menguasai diri kita lebih baik, tentu perilaku kita sehari-hari juga berkenan di hadapan Allah. Dengan demikian maka Allah akan lebih menyukai apa yang kita lakukan dan bahkan kita juga dapat menjadi cerminan dari Allah sendiri.

4. Titus 1:7-8

“Sebab sebagai pengatur rumah Allah seorang penilik jemaat harus tidak bercacat, tidak angkuh, bukan pemberang, bukan peminum, bukan pemarah, tidak serakah, melainkan suka memberi tumpangan, suka akan yang baik, bijaksana, adil, saleh, dapat menguasai diri.”

Demikian halnya jika mencari seorang pelayan Tuhan, maka sebaiknya jadilah pelayan yang pada mulanya lebih dulu belajar untuk mengendalikan atau menguasai diri. Sehingga dengan demikian maka kelakuan hidup yang ada sehari-harinya akan lebih baik dan bijaksana. Dewasa dalam bertindak dan tidak menyakiti orang lain. Oleh sebab itu sangat penting bagi kita untuk belajar mengendalikan diri sepenuhnya.

5. Amsal 16:32

“Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota.”

Dalam Amsal disebutkan kembali mengenai kelebihan dari orang yang mengendalikan atau mengusai dirinya. Dikatakan bahwa orang yang menguasai diri lebih dari orang yang merebut kota. Artinya bahwa penguasaan atau pengendalian diri merupakan syarat menjadi orang yang berkemenangan. Merebut kota artinya menjadi pemenang. Mengendalikan diri berarti lebih dari pemenang, seperti yang Allah katakan dalam firmanNya bahwa umat Kristen adalah umat yang lebih dari pemenang. Sehingga sebaiknya jangan sampai hidup kita dikuasai dosa dan kita kalah oleh maut.

6.Titus 2:6

“Demikian juga orang-orang muda; nasihatilah mereka supaya mereka menguasai diri dalam segala hal.”

Sponsors Link

Sangat penting seperti yang diungkapkan firman Tuhan di atas, bahwa sebaiknya kita selalu menasihatkan orang muda dalam Kristen untuk dapat menguasai diri. Apalagi karena masa muda adalah masa yang cukup labil dan banyak terpengaruh oleh lingkungan di sekitarnya. Dengan melakukan pengendalian diri yang maksimal, tentu orang muda akan terhindar dari perbuatan yang tidak perlu atau tidak disukai Allah. Namun sebaliknya, hidup orang-orang yang berkenan kepada Allah akan dipenuhi oleh perbuatan yang mencerminkan sifat Allah dan jauh dari dosa maupun perbuatan buruk lainnya.

Itulah beberapa ayat Alkitab tentang pengendalian diri yang sebaiknya dilakukan oleh umat Kristen. Tentunya pengendalian diri sangat penting supaya tidak jatuh ke dalam dosa. Karena itu sebaiknya sebagai anak Tuhan harus banyak berdoa dan memohon pimpinan tujuan karunia Roh Kudus supaya dapat melakukan kehendak Allah sepenuhnya. Sehingga dengan demikian maka kita dapat menjadi makna garam dan terang dunia.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Renungan Harian