Sponsors Link

10 Ayat Alkitab Tentang Rakus yang Wajib Umat Kristiani Ketahui

Sponsors Link

Mereka yang terobsesi dengan kasih akan uang, yang terlalu mencintai uang dan melakukan hal-hal yang jahat, demi mendapatkan kepuasan dari uang, adalah orang yang serakah. Seperti yang diperlihatkan Paulus, seorang yang tamak adalah seorang penyembah berhala dan tidak akan mewarisi Kerajaan Allah. Karena itu, kita akan melihat ayat-ayat alkitab yang bisa membantu kita agar tidak memupuk keinginan yang salah ini, yang akhirnya hanya akan membuat kita jatuh dari dunia ini.

  • Lukas 12:15 

“Lalu dia berkata kepada mereka, ”Berhati-hatilah dan hindari setiap jenis keserakahan, karena sekalipun seseorang punya banyak harta, hartanya itu tidak memberinya kehidupan.”

Seseorang yang dikatakan punya banyak harta, belum tentu menikmati hasilnya. Ayat alkitab tentang rakus ini, bisa bantu kita tahu bahwa setiap jenis rakus itu adalah seseorang yang selalu berniat untuk menambah hartanya, yang padahal hartanya itu tidak bisa memberikan dia kehidupan. Ini termasuk dalam ayat alkitab tentang orang licik, karena rakus mereka bisa menimbulkan banyak bencana untuk orang lain juga.

  • Kolose 3:5 

“Maka, matikan semua keinginan tubuh kalian yang duniawi supaya kalian tidak jatuh karena perbuatan cabul, kenajisan, nafsu seksual yang tak terkendali, kejahatan, ataupun keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala.”

Ayat alkitab tentang rakus ini, juga bantu kita mengoreksi diri sendiri, bahwa pentingnya bagi kita untuk mematikan keinginan daging kita, yang jelas itu tidak selaras dengan alkitab. Alkitab sendiri menyatakan di dalam ayat alkitab tentang nafsu duniawi karena itu bisa berpengaruh besar untuk kita, sehingga menjadikan sebagai orang yang serakah.

  • Efesus 5:5 

“Kalian sendiri tahu dan sadar bahwa orang yang berbuat cabul atau orang yang najis atau orang yang serakah, yang sama dengan penyembah berhala, tidak akan mendapat warisan dalam Kerajaan Allah, yang diperintah oleh Kristus.”

Ayat alkitab tentang rakus ini, berarti bahwa orang yang melakukan apapun yang ada hubungannya dengan hal-hal duniawi, itu artinya mereka adalah orang yang tidak akan masuk dalam kerajaan Allah. Alkitab sendiri, memberi tahu kita bahwa ada ayat alkitab tentang mencari kebahagiaan, yang bantu kita menghindari sikap serakah ini, dan agar kita bisa tetap hidup dalam kerajaan Allah.

  • Efesus 5:3

“Jangan sampai kalian membicarakan perbuatan cabul dan segala kenajisan atau keserakahan, karena ini tidak pantas bagi orang-orang suci.”

Seseorang yang serakah, akan cenderung membicarakan hal-hal yang tidak pantas untuk di bicarakan. Sikap ini adalah hal yang masuk dalam ayat alkitab tentang rakus. Itu sebabnya, agar kita bisa dia anggap sebagai orang yang suci, kita perlu tahu ayat alkitab tentang pengendalian diri yang bisa bantu kita memupuk sikap yang benar akan hidup ini.

  • Amsal 20:21 

“Meskipun pada awalnya orang yang serakah mendapat warisan, Pada akhirnya warisan itu tidak akan menjadi berkat.”

Kita sering melihat, bahwa orang yang serakah mendapat banyak hal yang ia inginkan. Termasuk uang dan kehidupan yang banyak dan mewah, juga yang kelihatannya bahagia. Namun, kita perlu tahu bahwa ada larangan alkitab dalam perjudian yang harusnya bisa menyadarkan kita, bahwa tindakan apapun yang kita lakukan, jika itu hanya untuk kepuasan semata, karena menginginkan uang yang banyak, namun dengan cara yang salah, itu tidak akan menjadi berkat.

  • Keluaran 22:25 

“Kalau kalian meminjamkan uang kepada orang yang miskin dari antara umat-Ku, jangan minta bunga. Jangan menjadi seperti lintah darat.”

Ayat alkitab tentang rakus ini, bantu kita memiliki sikap yang benar saat terutama meminjamkan uang kepada orang lain. Untuk itu, kita mau tahu ayat alkitab tentang melunasi hutang yang bisa bantu kita untuk tidak menjadi orang yang serakah. Orang yang baik, tidak akan memberikan bunga pinjaman kepada peminjam, namun akan dengan sabar menunggu, sampai orang itu bisa melunasi hutangnya.

  • 2 Petrus 2:14

“dihukum karena haluan jahat mereka.
Mereka senang hidup bermewah-mewah, bahkan pada siang hari. Mereka seperti noda dan cacat, yang senang sekali menceritakan ajaran mereka yang sesat ketika makan bersama kalian. 14 Mereka selalu ingin berbuat zina, tidak bisa berhenti berbuat dosa, dan merayu orang-orang yang lemah. Hati mereka terlatih untuk menjadi serakah. Mereka orang-orang terkutuk.

Ayat alkitab tentang rakus ini, tentang tindakan seseorang yang suka hidup mewah, namun selalu melakukan hal-hal yang buruk untuk dirinya, sehingga dapat menyakiti hati Tuhan. Untuk itu, kita perlu punya pandangan iman kristen terhadap gaya hidup modern yang bantu kita punya pemikiran yang lebih bersahaja, dan tidak menjadi orang terlalu serakah.

  • 1 Timotius 6:10

“Cinta uang adalah salah satu akar berbagai kejahatan, dan karena memupuk cinta itu, ada yang menyimpang dari iman dan menyakiti diri dengan banyak penderitaan.”

Seseorang yang serakah, akan cenderung mencintai uang dan melakukan segala cara agar bisa mendapatkannya. Jika seseorang mencintai uang dan menjadi serakah, ia akan melakukan banyak kejahatan, dan kelicikan karena ia menginginkan uang yang dia incar. Dalam hal ini, seharusnya kita meniru keteladanan Abraham dalam alkitab yang bisa bantu kita untuk tetap rendah hati, dan selalu ingat bahwa, daripada cinta uang, sebaiknya kita menikmati hubungan kita ynag dekat dengan Allah.

  • Markus 7:22

“ perzinaan, keserakahan, perbuatan jahat, tipuan, kelakuan tidak tahu malu, perasaan iri, hinaan, kesombongan, dan sikap tidak masuk akal.”

rakus adalah bentuk dari hal-hal yang Tuhan benci. Ayat alkitab tentang rakus ini, bantu kita sadar bahwa rakus, sejajar dengan perbuatan buruk lainnya, yang juga di benci dan di jauhi banyak orang, yang beriman kepada Allah.

  • Pengkhotbah 8:9

“Semua ini sudah kulihat, dan hatiku memperhatikan segala pekerjaan yang dilakukan di bawah matahari. Selama masa itu, manusia menguasai manusia sehingga merugikan diri sendiri.”

Karena tidak sempurna, banyak orang menjadi egois dan kejam. Kita pun menjadi korbannya. Sikap egois inilah yang akhirnya membuat sikap rakus menjadi berkembang di banyak orang kala itu. Banyak manusia menguasai manusia sehingga mereka menjadi orang yang egois dan serakah, karena haus akan kekuasaan.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Renungan Harian