Sponsors Link

7 Ayat Alkitab Tentang Zinah Agar Dapat Menghindarinya

Sponsors Link

Orang Kristen hidup dengan bergantung pada firman Allah. Firman Allah dijadikan sebagai sebuah aturan, sebuah pedoman untuk menjaga kekudusan hidup, untuk menjaga kita pada jalan yang benar. Ada banyak firman Allah yang dapat kita baca dalam Alkitab. Salah satu firman yang dikenal oleh banyak orang adalah kesepuluh Hukum Taurat. Saat ini, dalam sekolah minggu, orang Kristen diajak untuk menghapal kesepuluh Hukum Taurat ini. Namun, terkadang, mereka hanya sekedar menghapal tanpa pernah mengerti dengan jelas maksud setiap perintah yang ada.

ads

Salah satu isi Hukum Taurat tertulis pada Keluaran 20:14 yang berisi ‘Jangan berzinah’. Saat ini, kita sudah sering mendengar kata berzinah. Zinah biasa kita hubungkan dengan kegiatan seksual di luar hubungan suami-istri. Kita sering menghubungkan kegiatan zinah dengan perselingkuhan. Namun, ternyata perzinahan menurut Alkitab tidak hanya sekedar tentang kegiatan seksual. Berikut ayat Alkitab tentang zinah yang menjelaskan arti zinah secara spesifik.

  1. Matius 5:27-28

Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah. Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.

Yesus memberikan definisi zinah yang lebih spesifik pada ayat Alkitab tentang zinah ini. Kita seringkali hanya mendefinisikan zinah sebagai hubungan seks yang tidak sah. Namun, ternyata, ketika kita menginginkan orang lain di dalam hati kita, kita sudah berzinah. Kita seringkali mengabaikan definisi yang sudah dengan jelas Tuhan berikan kepada kita. Hal yang perlu dijelaskan di sini adalah menginginkan yang dimaksud adalah menginginkan secara seksual. Zinah tidak hanya sekedar sudah melakukan hubungan seks, ketika masih dalam pikiran kita pun, kita sudah melakukan zinah. Hal ini juga menjelaskan bahwa zinah dapat membawa kita pada perselingkuhan. Kita tentu juga perlu memperhatikan perselingkuhan dalam Kristen beserta hukum Alkitab yang menjelaskannya.

  1. Matius 19:9

Tetapi Aku berkata kepadamu: Barangsiapa menceraikan isterinya, kecuali karena zinah, lalu kawin dengan perempuan lain, ia berbuat zinah.”

Yesus juga memberikan definisi zinah lainnya pada firman-Nya di lain kesempatan. Zinah tidak hanya sekedar kita definisikan sebagai kegiatan seksual, tetapi juga kegiatan perceraian. Kita tentu ingat bahwa ketika kita sudah menikah, kita telah menjadi satu dengan pasangan kita. Yesus mengingatkan dengan jelas bahwa apa yang sudah dipersatukan oleh Allah, tidak dapat dipisahkan oleh manusia. Pada ayat ini, Yesus bukan ingin berfokus pada boleh atau tidaknya perceraian. Yesus ingin berfokus bahwa ketika kita bercerai dan menikah kembali, kita sudah berbuat zinah. Yesus mengatakan ini agar kita mengerti bahwa sebenarnya tidak ada alasan apapun untuk bercerai dengan pasangan kita, selain hawa nafsu kita dengan orang lain. Perceraian pun kemudian menjadi sama dengan zinah.

Ketika seseorang sudah berbuat zinah, ia tetap harus menghadapi kehidupannya. Alkitab sendiri menjelaskan bahwa ada dua tipe yang berbeda dalam menghadapi kehidupannya setelah berbuat zinah. Berikut ayat Alkitab tentang zinah yang menjelaskan apa yang dihadapi oleh orang yang berbuat zinah.

  1. Ayub 24:15

Orang yang berzinah menunggu senja, pikirnya: Jangan seorang pun melihat aku; lalu dikenakannya tudung muka.

Manusia diciptakan sebagai makhluk sosial. Manusia tidak dapat hidup sendirian, mereka harus bersosialisasi dengan orang lain. Namun, sama seperti dosa lainnya, perzinahan membuat seseorang sulit untuk membuka dirinya. Ayat Alkitab tentang zinah ini mengatakan bahwa seorang yang berzinah akan terus berusaha untuk menutupi dirinya. Ia sadar bahwa ia telah melakukan kesalahan besar dan begitu takut untuk dipandang orang lain. Dengan ketakutannya itu, ia tentu akan kesulitan menjalani kehidupan sehari-harinya.

  1. Amsal 30:20

Inilah jalan perempuan yang berzinah: ia makan, lalu menyeka mulutnya, dan berkata: Aku tidak berbuat jahat.

Kita sadar bahwa setiap manusia diciptakan berbeda-beda. Setiap orang memiliki karakteristik berbeda-beda terutama dalam menentukan cara menghadapi situasi yang mereka hadapi. Begitu pula dengan orang berzinah. Memang ada orang yang kemudian terus menutup diri karena sadar akan kesalahan yang ia lakukan. Namun, ada orang yang tidak mau mengakui kesalahannya tersebut. Ia tetap bersikap seperti orang kebanyakan. Ia tidak merasa perbuatan zinah yang ia lakukan adalah perbuatan yang jahat. Ia terus berusaha menutupinya dengan tidak mengakuinya. Mereka menolak untuk mendapatkan pengampunan dosa zina dalam Kristen.

Sponsors Link

Setelah kita mengetahui apa itu zinah dan apa yang akan dihadapi setelah berbuat zinah, kita harus tahu apa yang Alkitab katakan tentang zinah. Terdapat banyak hukum berzina menurut Kristen. Berikut beberapa ayat Alkitab tentang zinah lainnya.

  1. Ibrani 13:4

Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap perkawinan dan janganlah kamu mencemarkan tempat tidur, sebab orang-orang sundal dan pezinah akan dihakimi Allah.

Ayat Alkitab tentang zinah ini ingin mengatakan bahwa perbuatan zinah adalah tindakan yang merusak perkawinan. Ketika seseorang berbuat zinah, ia sudah menghina janji pernikahan Kristen. Sesuai sakramen Kristen, pernikahan merupakan suatu sakramen kudus dan zinah melanggar hal ini. Ayat ini dengan tegas mengatakan bahwa orang yang berbuat zinah akan dihakimi oleh Allah.

  1. 1 Korintus 6:9

Atau tidak tahukah kamu bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit.

Sponsors Link

Paulus dengan tegas menyebutkan segala perbuatan yang sesat, termasukan perbuatan zinah. Orang  yang berzinah dikatakan sama dengan orang yang tidak adil karena telah mengambil dan merebut status seseorang sebagai milik orang yang telah ditetapkan Allah. Orang-orang yang berbuat zinah tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. Hal ini berarti perbuatan zinah sudah jelas merupakan tindakan dosa yang berat.

  1. Amsal 6:32

Siapa melakukan zinah tidak berakal budi; orang yang berbuat demikian merusak diri.

Mungkin beberapa orang tidak peduli dengan hukuman dosa dan neraka. Namun, ayat Alkitab tentang zinah ini mengingatkan kita bahwa orang yang berzinah sama seperti orang yang tidak berakal budi. Secara tidak langsung, ayat ini mengatakan bahwa orang yang berzinah bukanlah seorang manusia karena manusia diciptakan dengan akal budi. Perbuatan zinah bukanlah perbuatan yang menguntungkan baik secara rohani dan jasmani. Perbuatan zinah tidak hanya membawa kita ke dalam dosa, tetapi juga dapat merusak diri kita.

Itulah kumpulan ayat Alkitab tentang zinah yang membantu menjelaskan ayat Alkitab tentang dosa perzinahan. Tidak ada satupun ayat dalam Alkitab yang mengatakan bahwa perzinahan adalah tindakan yang dapat kita toleransi. Zinah jelas-jelas merusak kekudusan ikatan perkawinan. Zinah merupakan tindakan dosa yang harus dihindari. Kita perlu berhati-hati dengan segala godaan yang ada untuk berbuat zinah.

Kita dapat meneladani kehidupan Yusuf dalam Alkitab yang dapat menolak godaan istri Potifar untuk berbuat zinah. Yusuf benar-benar sadar akan berkat yang sudah Allah limpahkan kepadanya. Baginya, istri Potifar bukanlah hak yang patut ia miliki. Karena pengertiannya itu dan juga imannya kepada Allah, ia mampu menolak godaan tersebut dan terus diberkati dengan luar biasa oleh Tuhan. Kiranya kita juga dapat memahami apa yang seharusnya menjadi milik kita. Kita juga perlu untuk terus menjaga iman kita kepada Tuhan agar dapat menolak setiap godaan yang datang. Kiranya segala kemuliaan bagi nama Allah. Tuhan memberkati.

Sponsors Link
, , , , ,
Oleh :
Kategori : Renungan Harian