Sponsors Link

4 Ayat Dalam Alkitab Tentang Politik Yang Sebaiknya Diketahui

Sponsors Link

Saat ini Indonesia sedang dalam masa politik, sehingga beberapa umat Kristen sibuk mendiskusikan  apa saja ayat dalam Alkitab tentang politik. Karena sejauh ini tidak banyak ayat di dalam Alkitab yang mengatakan akan prinsip gereja terhadap politik. Namun beberapa hamba Tuhan menyatakan bahwa dalam situasi politik yang terjadi di masa kini maka kewajiban umat Allah yaitu tetap tunduk pada pemerintah yang berlaku serta melakukan tugas dan kewajiban pada negara. Oleh sebab itu memahami dengan tepat apa sebenarnya yang menjadi maksud tersebut sangatlah penting. Untuk lebih jelasnya, simak berikut ini beberapa ayat dalam Alkitab tentang politik yang digambarkan secara tersirat.

Ayat Dalam Alkitab Tentang Politik

Adapun berikut ini beberapa ayat baik di dalam Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru yang mengisahkan tentang ayat dalam Alkitab tentang peran gereja dalam membangun bangsa termasuk berkaitan dengan hal politik di suatu tatanan negara.

1. Lukas 20:25 “Lalu kata Yesus kepada mereka: “Kalau begitu berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah!”

2. 1 Petrus 2:13 “Tunduklah, karena Allah, kepada semua lembaga manusia, baik kepada raja sebagai pemegang kekuasaan yang tertinggi.”

3. Kisah Para Rasul 25:11 “Jadi, jika aku benar-benar bersalah dan berbuat sesuatu kejahatan yang setimpal dengan hukuman mati, aku rela mati, tetapi, jika apa yang mereka tuduhkan itu terhadap aku ternyata tidak benar, tidak ada seorangpun yang berhak menyerahkan aku sebagai suatu anugerah kepada mereka. Aku naik banding kepada Kaisar!”

4. Yohanes 19:12″Sejak itu Pilatus berusaha untuk membebaskan Dia, tetapi orang-orang Yahudi berteriak: “Jikalau engkau membebaskan Dia, engkau bukanlah sahabat Kaisar. Setiap orang yang menganggap dirinya sebagai raja, ia melawan Kaisar.”

Dari ayat di atas sebenarnya tidak tertuang mengenai politik secara jelas dan tepat. Namun Tuhan Yesus sendiri secara tidak langsung mengatakan bahwa setiap kita harus tunduk pada pemerintahan yang berlaku. Dalam kata lain maka umat Kristen harus taat pada pemimpin negaranya sesuai yang dipilih Allah. Bahkan tercantum pula berbagai macam konspirasi politik untuk melawan Tuhan Yesus sendiri seperti yang dituliskan di ayat tersebut.

Pandangan Alkitab Tentang Politik

Tentunya dari ayat-ayat yang tertera di atas maka cukup jelas apa yang Allah hendak sampaikan mengenai politik dan sikap umat Kristen dalam menghadapi hal tersebut. Sejatinya politik ini bukan sifat dosa menurut Alkitab dan umat Kristen tidak dilarang melakukan hal tersebut. Karena itu di masa sekarang ini banyak umat Kristen yang melibatkan dirinya dalam kancah politik terutama dengan memberikan diri sebagai calon legislatif. Pastinya hal ini dilakukan dengan tujuan untuk mewakili pernyataan rakyat dan menyampaikan aspirasi dari rakyat. Oleh sebab itu posisi ini butuh tanggung jawab besar dan bukan sembarangan. Hendaknya minta tuntunan karunia Roh Kudus supaya apa yang kita perbuat sesuai kehendak Allah dalam masa-masa tersebut.

Adapun Yesus sendiri sebenarnya identik dengan suatu partai politik di Indonesia. Dimana ada banyak yang percaya dan mengikuti Yesus. Sehingga pada akhirnya bisa beroleh janji keselamatan dalam Alkitab yang kekal dari Allah. Apa yang dilakukan Yesus ini tak jauh beda dengan kampanya politik pada umumnya. Perbedaannya yaitu Tuhan mengajarkan politik yang taat kepada Allah sementara umat Kristen belum tentu memiliki pikiran tersebut. Sehingga akhirnya tidak mudah untuk dikontrol dan disatukan sebagaimana mestinya. Oleh sebab itu ada banyak konspirasi yang ingin menjatuhkan Yesus, sehingga pada akhirnya Tuhan Yesus mati dan disalibkan juga karena konspirasi tersebut. Sehingga bisa dikatakan bahwa politik ini menjadi bagian dari dunia sejak awal mulanya.

Perkembangan Politik Kristen di Indonesia

Sudah cukup jelas bahwa saat ini ada banyak umat Allah yang memutuskan untuk terjun ke dalam dunia politik. Tetapi hal ini bukan tanpa sebab. Setiap orang memiliki panggilannya masing-masing. Demikian juga halnya dengan sebagian umat Allah yang terpanggil untuk memberi diri terlibat dalam politik. Sehingga tak heran jika ada banyak lembaga gereja yang juga menjadi wadah aspirasi penyaluran politik. Melalui hal tersebut gereja juga berharap dapat membawa angin perubahan positif dalam arah politik di Indonesia. Yang mana di dalam misi ini juga menyematkan penanaman dan tingkah laku yang takut akan Allah melalui buah-buah Roh Kudus yang dinyatakan di hidup para politikus Kristen. Sehingga banyak yang takut akan Allah dan memimpin negara ini secara adil dan sejahtera.

Itulah beberapa penjelasan serta informasi yang berkaitan dengan ayat dalam Alkitab tentang politik. Tentunya sebagai umat Kristen maka sudah menjadi tugas kita untuk melakukan kehendak Tuhan salah satunya melalui patuh dan tunduk pada pemerintah yang berlaku. Sehingga ini dapat menjadi peran gereja dalam membangun bangsa. Dari sejak jaman Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru memang selalu ada konflik politik di tengah bangsa Israel dan bangsa yang lain. Namun jelas bahwa Allah hanya mengatakan bahwa tanggung jawab umat Kristen sepenuhnya menghormati pemerintahan yang dipilih Allah untuk berkuasa tanpa membedakan mana kawan dan lawan politik.

Sponsors Link
, ,
Oleh :
Kategori : Renungan Harian