Sponsors Link

6 Cara Melunasi Hutang Secara Kristen Agar Tidak Kesulitan

Sponsors Link

Tidak semua orang diberkati Tuhan dengan kondisi keuangan yang baik. Ada saja orang yang kesulitan dalam keuangan sehingga untuk memenuhi kebutuhan pun terasa sulit. Berbagai cara diupayakan untuk dapat memenuhi kebutuhan tersebut. Salah satu cara yang diupayakan adalah dengan berhutang. Namun, hutang pun memberikan tanggung jawab baru. Kita harus dapat melunasi hutang tersebut sesuai ayat Alkitab tentang melunasi hutang. Kita pun kembali bergumul untuk melunasi hutang tersebut. Berikut beberapa cara melunasi hutang secara Kristen.

ads
  • Berikan jaminan untuk pelunasan hutang

Ulangan 24:10-11 Apabila engkau meminjamkan sesuatu kepada sesamamu, janganlah engkau masuk ke rumahnya untuk mengambil gadai dari padanya. Haruslah engkau tinggal berdiri di luar, dan orang yang kauberi pinjaman itu haruslah membawa gadai itu ke luar kepadamu.

Sebelum memikirkan cara melunasi hutang secara Kristen, ada satu hal yang kita perlu lakukan sesuai dengan apa yang Alkitab katakan. Alkitab mengatakan bahwa kita harus membawakan gadai kepada orang yang telah memberikan pinjaman kepada kita. Hal ini berarti ketika kita berhutang, kita harus memiliki jaminan. Berikan jaminan yang pantas kepada orang yang telah memberikan pinjaman kepada kita. Jaminan itu menjadi bukti bahwa kita akan bertanggung jawab akan pinjaman tersebut. Ayat Alkitab tentang tanggung jawab menyatakan bahwa rasa bertanggung jawab merupakan sikap yang perlu dimiliki oleh orang Kristen.

  • Melunasi hutang dengan kerja keras, tanpa berhutang kembali

Seorang yang bekerja keras sesuai etika kerja menurut Kristen merupakan seorang yang berkenan di hadapan Tuhan. Kerja keras akan memberikan hasil yang baik jika kita bergantung sepenuhnya kepada Allah dalam pekerjaan kita. Namun, ketika kerja keras pun tidak memenuhi kebutuhan kita, hutang menjadi pilihan terakhir. Sayangnya, kembali berhutang bukanlah keputusan yang baik sebagai cara melunasi hutang secara Kristen. Allah tidak ingin kita tutup lubang, gali lubang. Allah ingin kita menyelesaikan tanggung jawab kita sebelumnya, yaitu hutang yang sudah ada, dengan sepenuh hati. Hal ini berarti kita harus bekerja keras dengan usaha kita sendiri untuk melunasi hutang tersebut. Jika kita berhutang kembali, kita hanya malah menambahkan beban baru untuk diri kita sendiri.

  • Tetap menabung meski harus melunasi hutang

Banyak orang berusaha melunasi hutang secepat mungkin. Ketika ia memiliki uang yang cukup, ia akan memberikan seluruh uang yang sudah ia miliki untuk melunasi hutang tersebut. Sayangnya, ini tidaklah sesuai dengan cara melunasi hutang secara Kristen. Allah ingin kita memiliki kebijaksanaan dalam penggunaan uang menurut Alkitab. Menghabiskan uang yang kita miliki untuk langsung melunasi hutang hanya akan membuat kita kembali berhutang ke depannya. Oleh karena itu, sebaiknya kita mengelola uang kita dengan baik dan melakukan beberapa pembagian. Berikan beberapa persen uang kita untuk melunasi hutang, tetapi tetap sisihkan sekian persen untuk kita tabung. Tabungan akan sangat berguna untuk memenuhi kebutuhan kita di masa yang akan datang sehingga kita tidak perlu lagi berhutang.

  • Melunasi hutang secara bertahap

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, tidaklah baik untuk menyerahkan semua uang kita secara langsung untuk melunasi hutang. Oleh karena itu, ketika meminta pinjaman pun, kita haruslah memiliki ciri orang bijak menurut Alkitab. Kita harus bisa melakukan negosiasi sehingga tidak merugikan kita. Salah satu contoh negosiasi yang dapat memudahkan cara melunasi hutang secara Kristen adalah pelunasan secara bertahap. Kita dapat meminta melakukan pelunasan setiap bulan atau setiap tenggat waktu yang kita dapat penuhi. Kita mengenal istilah ini dengan melakukan cicilan. Dengan cicilan, meskipun terasa sedikit lebih panjang, tetapi akan lebih terasa ringan karena masih ada uang yang bisa kita tabung. Selain itu, kita tidak akan merasa kaget ketika tenggat waktu sudah datang.

  • Mengakui keadaan keuangan sendiri
Sponsors Link

Salah satu cara melunasi hutang secara Kristen yang cukup sering dilupakan adalah untuk mengakui kondisi keuangan sendiri. Terkadang kita selalu merasa cukup, tidak berani mengakui bahwa kita kesulitan. Tidak adanya pengakuan dari kita seringkali malah membuat kita jatuh dalam kesulitan yang semakin mendalam. Oleh karena itu, kenali bagaimana kondisi kita dan akui hal tersebut. Ketika kita memang kesulitan untuk melakukan pelunasan, katakan sejujurnya kepada orang yang telah meminjamkan. Lakukan negosiasi ulang dan cari cara lain yang lebih baik untuk menyelesaikannya. Ketika kita mampu pun, kita harus mengakuinya dan segera membayar hutang tersebut, bukannya malah semakin menghindarinya.

  • Memohon pertolongan Allah dalam melunasi hutang

Cara melunasi hutang secara Kristen yang terpenting dan terutama adalah memohon pertolongan Allah. Kita adalah manusia biasa yang penuh dengan kelemahan dan keterbatasan. Hanya Allah yang sanggup menyempurnakan kita, menjadikan segala yang kita kerjakan berhasil. Oleh karena itu, kita harus terus memohon pertolongan Allah dalam melunasi hutang. Tidak henti-hentinya kita memanjatkan doa kepada Allah dengan cara doa dikabulkan menurut Kristen. Kita berdoa agar Allah berkehendak menolong kita dalam melunasi hutang. Kita juga memohon agar kita terus dimampukan untuk bekerja keras. Mintalah bantuan Roh Kudus agar terus menjadi pribadi yang bijaksana dalam mengelola uang.

Itulah beberapa cara melunasi hutang secara Kristen. Hal yang terpenting dalam melunasi hutang adalah bagaimana iman percaya kita kepada Allah. Sebagai seorang Kristen, kita harus belajar menggantungkan hidup kita, pergumulan kita sepenuhnya ke dalam tangan Allah. Kita tidak lagi bisa membiarkan hidup kita dikuasai oleh diri kita sendiri, tetapi oleh Allah sendiri dengan tuntunan Roh Kudus. Kiranya segala kemuliaan bagi Allah dan Allah sendiri yang menolong kita. Tuhan memberkati.

Sponsors Link
, , ,




Oleh :
Kategori : Kristen