Sponsors Link

5 Cara Memberitakan Injil yang Benar dan Tepat Untuk Semua Orang

Sponsors Link

Umat Kristen punya kewajiban untuk memberitakan Injil kepada sesamanya. Kewajiban untuk memberitakan Injil tidak hanya melekat kepada para pengkhotbah, guru sekolah minggu dan para rasul saja. Orang biasa pun punya kewajiban yang sama, selama ia meyakini iman Kristen. Tuhan memberi mandat secara langsung kepada manusia untuk melakukan aktivitas suci ini. Oleh karena itu pemberitaan Injil tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Ada cara-cara yang perlu ditempuh, sama halnya seperti cara menghadapi masalah menurut Alkitab, cara melunasi hutang secara Kristen, cara menemukan jodoh menurut Kristen, cara pembaptisan Kristen dan sebagainya. Artikel ini akan menjelaskan mengenai bagaimana cara memberitakan Injil kepada umat Kristiani yang dapat diikuti semua orang menurut laman desiringgod dan becomingchristians.

ads

1. Mempelajari Alkitab

Bagaimana cara memberitakan Injil kepada umat Kristiani jika kita sendiri tidak memahami Alkitab? Tentu hal pertama yang harus dilakukan sebelum memberitakan Injil adalah dengan mempelajari Alkitab, supaya kita tahu apa yang disebarkan dan apa manfaatnya bagi orang yang menjadi subjek pemberitaan kita. Perlu disadari bahwa memberitakan Injil berarti memberitakan kabar baik, seperti yang tertera pada ayat Alkitab berikut:

Sesudah Yohanes ditangkap, datanglah Yesus ke Galilea memberitakan Injil Allah, kata-Nya: “Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!” (Markus 1:14-15)

2. Berdoa Kepada Tuhan

Sebelum melakukan segala sesuatu, umat Kristen dianjurkan untuk berdoa terlebih dahulu. Tidak terkecuali ketika mereka akan memberitakan Injil. Jangan menganggap bahwa pemberitaan Injil adalah tentang kita, tetapi tentang kehendak Tuhan dan tentang kemanusiaan. Jangan lupa juga berdoa untuk para pelayan Tuhan. Mereka sama halnya dengan kita, membutuhkan kekuatan yang lebih untuk menjalankan tugasnya.

3. Menjadi Panutan Orang Lain

Sia-sia saja jika kita memberitakan Injil tetapi kelakukan masih belum mencerminkan karakter Kristen yang baik. Misalnya saja kita memberitakan ayat Injil tentang larangan mabuk-mabukan, akan tetapi kita masih melakukan dosa tersebut. Apakah orang yang kita beritakan akan mendengarkan? Tentu tidak.Orang tentu akan lebih mendengarkan jika perilaku kita sudah sesuai dengan apa yang kita sampaikan, atau dengan kata lain kita sudah menjadi panutan. Jika ingin menyampaikan ayat Alkitab tentang kesetiaan pasangan, kita juga harus setia pada pasangan, begitu seterusnya.

4. Jadikan Kegiatan Pemberitaan Injil sebagai Prioritas

Dalam hidup ini, kita disibukkan dengan urusan duniawi. Mulai dari pekerjaan, sekolah hingga urusan rumah tangga. Sah-sah saja jika kita ingin mengurusi urusan duniawi untuk kesejahteraan, tetapi jangan sampai meninggalkan kewajiban pemberitaan Injil. Yesus mengibaratkan tugas atau mandat yang diberikan Tuhan sebagai makannya. Jika Ia lalai, maka Ia akan menjadi kelaparan dan lemah. Kita perlu mencontohnya dan menjadikan kewajiban pemberitaan Injil sebagai prioritas dibanding urusan duniawi yang lain.

5. Menjalankan Persepuluhan

Melaksanakan empat langkah di atas rasanya belumlah cukup. Umat yang ingin memberitakan Injil juga perlu melaksanakan persepuluhannya dengan benar. Meskipun ada yang berpendapat bahwa persepuluhan tidak relevan lagi pada masa ini, nyatanya persepuluhan punya banyak manfaat bagi orang lain, seperti untuk fakir miskin dan anak yatim. Tujuan melakukan persepuluhan beragam, tetapi intinya adalah mengembalikan nikmat dari Tuhan sebesar 10 persen dan Tuhan akan menjaga sisanya yang 90 persen. Cara menghitung persepuluhan mungkin sedikit membingungkan bagi sebagian orang. Garis besarnya adalah sepuluh persen dari penghasilan kotor, sebelum dikurangi beban hidup.

Demikianlah penjelasan mengenai cara memberitakan Injil kepada umat Kristiani. Memang kelima cara di atas belumlah cukup untuk memberikan pelayanan terbaik kepada Tuhan, tetapi paling tidak umat dapat memulai terlebih dahulu sebelum mengembangkannya lebih jauh.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Kristen