Sponsors Link

6 Alasan Menaikkan Doa Syukur Atas Baptisan dan Contohnya

Sponsors Link

Di dalam kekristenan, kita mengenal suatu istilah sakramen. Sakramen biasa kita mengerti sebagai sebuah upacara yang melambangkan kehadiran Kristus, sebuah bentuk penerimaan kekudusan yang berasal dari Allah. Kristen Protestan maupun Katolik sama-sama mengakui adanya kekudusan sakramen, meskipun memiliki perbedaan sakramen Katolik dan Protestan. Kristen Protestan hanya memandang dua sakramen Kristen Protestan yaitu baptisan dan perjamuan kudus. Lain halnya dengan Katolik yang menerima tujuh sakramen dalam gereja Katolik yaitu pembaptisan, krisma, pengakuan dosa, ekaristi, pernikahan, pengurapan orang sakit, dan imamat.

Meski terdapat perbedaan baptis Katolik dan Protestan yang mudah dipahami, sakramen baptis menjadi hal yang sama-sama dipandang penting sebagai sebuah sakramen baik oleh Protestan maupun Katolik. Baptisan sendiri merupakan perintah yang Yesus amanatkan untuk dilakukan dalam Amanat Agung sebelum Ia naik ke Sorga.

Matius 28:19-20 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu.

Alasan Menaikkan Doa Syukur Atas Baptisan

Cara pembaptisan Kristen sudah mulai dilakukan semenjak zaman pelayanan Yohanes Pembaptis. Tentu kita sudah sering mendengar bagaimana Yohanes memiliki banyak murid yang mengikut Kristus karena melakukan baptisan. Bahkan Yohanes dipercayakan oleh Allah untuk membaptis Yesus, Anak-Nya yang tunggal. Dibaptisnya Yesus pun menunjukkan betapa pentingnya proses baptis bagi orang Kristen. Kita pun juga dapat membaca berbagai ayat Alkitab tentang baptisan.

Sakramen baptis bukanlah sekedar acara rutin ataupun syarat untuk menjadi orang Kristen. Sakramen baptis merupakan sebuah pengambilan komitmen untuk kita sungguh-sungguh menjadi murid Kristus. Kita tidak hanya memiliki agama Kristen, tetapi kita benar-benar menjadi Kristus kecil di dalam kehidupan kita. Jika kita menerima baptisan, kita seharusnya menaikkan doa syukur atas baptisan. Ada berbagai alasan mengapa kita perlu menaikkan doa syukur atas baptisan sebagai berikut.

  • Allah sendiri yang melembutkan hati kita untuk menerima baptisan tersebut
  • Allah yang terlebih dahulu memperkenalkan diri-Nya kepada kita
  • Allah mengampuni segala dosa kita dan menguduskan kita
  • Allah menyiapkan tempat bagi kita di sebelah kanan Bapa
  • Baptisan merupakan bentuk kasih terbesar Allah kepada kita
  • Allah sudah terlebih dahulu melayani kita sebelum kita berkomitmen untuk melayani Dia

Contoh doa syukur atas baptisan

Itulah beberapa alasan mengapa kita perlu mengucapkan doa syukur atas baptisan. Dengan alasan-alasan tersebut, kita akan bersukacita ketika menaikkan doa, tetapi kita seringkali bingung bagaimana harus berkata-kata. Berikut adalah contoh doa syukur atas baptisan yang bisa menjadi contoh. Ingatlah bahwa doa ini hanyalah sebuah contoh. Dibandingkan mengikuti doa ini, kita harus lebih berani untuk menyatakan keinginan dan isi hati kita kepada Allah. Bacalah contoh doa syukur atas baptisan ini sebagai referensi saja.

Bapa ku yang di Surga, aku mengucap syukur untuk berkat yang sudah Kau berikan kepadaku hari ini. Terima kasih, Tuhan, karena Engkau masih memberikan napas kehidupan, hari yang baru untuk bersukacita. Kalau hari ini aku masih bisa makan, minum, berbincang dengan sesama, aku yakin dan percaya bahwa itu semua bisa terjadi oleh karena kasih-Mu kepada ku yang begitu luar biasa.

Bapa, tepat hari ini aku menerima baptisan kudus yang berasal dari-Mu. Mengambil keputusan untuk menerima baptisan bukanlah perihal yang mudah ya, Bapa. Ada komitmen yang perlu aku bangun untuk terus memikul salib dan mengikut Engkau. Aku sungguh mengucap syukur karena Engkau boleh memberikanku hati untuk menerima baptisan ini. Aku mengucap syukur kalau Engkau memberikanku kesempatan untuk mengenal-Mu, menjadi anak-Mu, dikuduskan oleh Engkau sendiri. Terima kasih, ya Tuhan, karena aku percaya bahwa Engkau sudah menyiapkan satu tempat khusus di sebelah kanan Bapa untukku.

Bapa, aku tidak mau menyia-nyiakan berkat baptisan yang sudah Kau berikan kepadaku. Aku mau belajar, ya Bapa, untuk berkomitmen sepenuhnya menjadi murid-Mu. Berikanku hati-Mu yang memiliki kasih mula-mula, mengutamakan Engkau di atas segala sesuatu. Berikanku kaki yang mau melangkah selalu dalam rencana-Mu dan berikanku tangan untuk bekerja demi kemuliaan nama-Mu. Bapa, tidak lupa juga kiranya Kau curahkan Roh Kudus-Mu kepadaku untuk selalu menuntun langkah kehidupanku.

Inilah doa ku, ya Bapa. Kiranya Engkau berkenan selalu atas kehidupan yang ku miliki. Terima kasih, Tuhan. Dalam nama-Mu, Tuhan Yesus Kristus, Juruselamat yang Hidup, aku berdoa dan mengucap syukur. Amin.

Itulah contoh doa syukur atas baptisan kudus yang sudah kita terima. Tentu saja di dalam doa syukur atas baptisan ada ucapan-ucapan syukur yang kita panjatkan. Kita tidak hanya mengucap syukur karena telah dibaptis, tetapi juga mengucap syukur untuk segala hal yang terjadi atas hidup kita. Selain bersyukur, kita tidak boleh lupa untuk kembali menyatakan komitmen kita. Baptisan bukanlah sekedar meneguhkan agama kita, tetapi lebih lagi meneguhkan iman kita.

Setelah menyatakan doa syukur atas baptisan, kita memiliki tugas yang begitu penting yaitu menjadi murid Kristus. Kita harus menjadi garam dan terang dunia sesuai keinginan Yesus. Kita harus menjadi surat terbuka, mau memikul salib dan terus mengikut Kristus. Langkah kita ke depannya mungkin tidak mudah. Namun, percayalah bahwa Roh Kudus yang akan selalu menuntun langkah kita. Kiranya Allah sendiri yang membantu kita untuk menjalani kehidupan kita sebagai murid-Nya. Tuhan memberkati.

Sponsors Link
, ,
Oleh :
Kategori : Doa