11 Doa untuk Pemberian Sakramen Ekaristi Penting Diketahui

√ Quality Checked Pass quality & checking

Sakramen Ekaristi merupakan salahsatu sakramen dalamgereja Katolik yang rutin dilakukan oleh umat Katolik. Melalui makna sakramen Ekaristiini, umat dapat merasa yakin bahwa mereka sungguh-sungguh milik Allah. SakramenEkaristi menjadi bukti bahwa Allah mengasihi setiap umat-Nya dan tidak adasatupun umat-Nya yang tertinggal dari kasih setia Allah. Oleh karena itu,ketika kita menerima sakramen Ekaristi, kita diminta untuk berkomunikasi denganAllah dalam doa. Berikut beberapa doa untuk pemberian sakramen Ekaristi.

Doa Sebelum Pemberian Sakramen Ekaristi

  • Doa Tanda Salib

Doa untukpemberian sakramen Ekaristi yang pertama adalah doa tanda salib. Pada doa inidinyatakan bahwa sakramen Ekaristi akan dilaksanakan di dalam ketritunggalanAllah. Isi doa tanda salib hanyalah “Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus.”Doa disampaikan oleh imam dan disambut oleh umat dengan “Amin”.

Doa tanda salibini berada di dalam ritus pembuka tata perayaansakramen Ekaristi. Setelah doa dipanjatkan, imam mengucapkan salam kepadapara umat yang menyatakan kehadiran Allah. Dalam unsur-unsur liturgi, umat akanmembalas salam tersebut untuk menyatakan bahwa Allah pun hadir untuk imam yangmelayani. Kemudian imam akan menjelaskan tema dari sakramen Ekaristi yangsedang diadakan.

  • Doa Pengakuan Dosa

Masih dalamritus pembuka, umaat diundang untuk mengakui dosa. Doa ini menjadi salah satudoa untuk pemberian sakramen ekaristi karena umat haruslah kudus ketikamenerima kehadiran Allah. Dengan kekudusan itu, umat dapat sungguh-sungguhmenerima buah-buahkomuni sakramen Ekaristi. Doa pengakuan dosa dapat diucapkan secarabersama-sama atau berbalasan antara imam dan umat. Ritus tobat juga dapatdiganti dengan memercikkan air suci sambil menyanyikan Asperges me.

Doa pengakuandosa dapat disesuaikan dengan liturgi gereja masing-masing. Namun, doa ditutupdengan pernyataan yang sama yaitu “Allah yang mahakuasa mengasihani kita,mengampuni dosa kita, dan menghantar kita ke hidup yang kekal”. Umat pun akanmenutup doa dengan mengatakan “Amin”.

  • Doa Kyrie Eleison dan Doa Gloria

Kedua doa inipenggunaannya disesuaikan dengan waktu pelaksanaan sakramen Ekaristi. Baik doaKyrie Eleison maupun doa Gloria merupakan doa untuk pemberian sakramen Ekaristiyang dinyanyikan. Doa Kyrie Eleison dinyanyikan bergantian antara imam atau koordengan umat, sedangkan doa Gloria dinyanyikan oleh imam saja.

Isi doa KyrieEleison adalah “Tuhan kasihanilah kami. Kristus kasihanilah kami. Tuhankasihanilah kami.” Setiap kalimat diucapkan oleh koor atau imam terlebihdahulu, kemudian diulang oleh umat secara berurutan.

Isi doa Gloriaadalah “Kemuliaan kepada Allah di surga dan damai di bumi kepada orang yangberkenan kepada-Nya. Kami memuji Dikau, kami meluhurkan Dikau, kami menyembahDikau, kami memuliakan Dikau, kami bersyukur kepada-Mu karena kemuliaan-Mu yangbesar, ya Tuhan Allah, Raja surgawi, Allah Bapa yang mahakuasa. Ya Tuhan YesusKristus, Putera yang tunggal. Ya Tuhan Allah, Anak Domba Allah, Putera Bapa,engkau yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami; engkau yang menghapus dosa dunia,kabulkanlah doa kami. Engkau yang duduk di sisi Bapa, kasihanilah kami. Karenahanya Engkaulah Kudus, hanya Engkaulah Tuhan, hanya Engkaulah Mahatinggi, yaYesus Kristus, bersama Roh Kudus,dalam kemuliaan Allah Bapa. Amin.”

  • Doa Collecta

Imam mengajakumat untuk berdoa masing-masing di dalam keheningan. Imam dan umat bersama-samaberdoa dalam hati untuk intensi dari Misa yang sedang dilaksanakan. Umat dapatberdoa dengan cara doadikabulkan menurut Kristen. Imam kemudian akan menyatukan setiap doapermohonan tersebut dengan doa Collecta. Doa Collecta ditutup dengan konklusiTrinitaris yang ditujukan kepada Bapa, Putera, dan Roh Kudus.

  • Doa Bacaan Injil

Setelah rituspembuka, sakramen Ekaristi akan dilanjutkan dengan liturgi sabda. Pada liturgisabda ini, bacaan Alkitab akan dibacakan. Salah satu bacaan yang disampaikanadalah pengertian kitabInjil. Sebelum membaca Injil, imam ataupun diakon akan terlebih dahuluberdoa.

Jika diakon yangmembacakannya, diakon akan memohon berkat kepada imam dan imam akan mengucapkandoa “Tuhan ada dalam hati dan bibirmu: agar engkau dapat dengan layak danpantas mewartakan Injil-Nya: dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus”. Diakonkemudian mengaminkan doa tersebut dan membacakan Injil.

Jika imam sendiriyang membacakan Injil, imam terlebih dahulu membungkuk menghadap altar. Imamakan berdoa “Sucikanlah hati dan bibirku, ya Allah yang mahakuasa, agar akudapat mewartakan Injil suci-Mu dengan pantas”. Barulah setelah itu, imammembacakan Injil.

                                                                             

Doa saat Pemberian Sakramen Ekaristi

Ritus pembuka dan liturgi sabdabukanlah liturgi yang dapat dilewatkan. Keduanya sangat penting untukmenyiapkan umat dalam menerima sakramen Ekaristi. Oleh karena itu, umat perludengan sungguh-sungguh mengikuti kedua liturgi tersebut. Melalui kedua liturgitersebut, umat akan siap untuk bersatu dengan cinta kasih Allah dalam sakramenEkaristi. Berikut beberapa doa untuk pemberian sakramen Ekaristi.

  • Doa atas roti

Imam akanmengatakan “Terpujilah Engkau, Tuhan, Allah semesta alam, sebab darikemurahan-Mu kami menerima roti yang kami siapkan ini. Inilah hasil dari bumidan dari usaha manusia yang bagi kami akan menjadi roti kehidupan.”

Umat akan membalasdoa tersebut dengan “Terpujilah Allah selama-lamanya.”

  • Doa saat mencampur air dengan anggur

Imam akanmengatakan “Semoga kemanusiaan kami dilayakkan untuk mengambil bagian dalamhidup ilahi, sebagaimana dilambangkan dalam pencampuran air dan anggur ini.”

  • Doa atas anggur

Imam akanmengatakan “Terpujilah Engkau, Tuhan, Allah semesta alam, sebab darikemurahan-Mu kami menerima anggur yang kami siapkan ini. Inilah hasil daripohon anggur dan dari usaha manusia yang bagi kami akan menjadi minuman rohani.”

Umat akan membalasdoa tersebut dengan “Terpujilah Allah selama-lamanya.”

  • Doa sebelum memberikan persembahan

Imam akanmembungkuk menghadap persembahan dan mengatakan “Terimalah ke dalam hadirat-Muya Tuhan, kurban yang kami persembahkan ke hadapan hadirat-Mu pada hari ini,dengan penuh kerendahan hati dan hati yang remuk redam.”

  • Doa basuh tangan

Imam akanmembasuh tangannya sambil berdoa “Cucilah aku ya Tuhan darikesalahan-kesalahanku, dan hapuskanlah dosaku.”

  • Doa saat memberikan persembahan

Imam mengajak umatberdoa dengan mengatakan “Berdoalah, saudara-saudara agar persembahanku danpersembahanmu berkenan kepada Allah, Bapa yang mahakuasa.” Umat akan berdoadengan mengatakan “Semoga persembahan diterima demi kemuliaan Tuhan dankeselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.” Doa ini kemudian akanditutup dengan menyanyikan oratio super oblata dan dengan konklusi pendekkepada Allah.

Itulah beberapa doa untukpemberian sakramen Ekaristi. Setiap doa ini sangatlah penting untuksungguh-sungguh diimani di dalam hati. Mungkin doa-doa ini terkesan kaku danterlalu formal. Namun, jika doa ini kita hidupi di dalam hati kita, doa iniakan menjadi doa yang sangat baik dan berkenan di hadapan Allah. Kiranyamelalui doa-doa ini, kita dapat sungguh-sungguh bersatu di dalam ikatan kasihAllah. Kiranya segala kemuliaan bagi nama Allah. Tuhan memberkati.

fbWhatsappTwitterLinkedIn