Sponsors Link

Gereja Kristen Sains: Sejarah, Aliran Ajarannya, Dan Kontroversialnya

Sponsors Link

Perkembangan gereja dari masa ke masa tentunya cukup kompleks. Tidak terkecuali dengan Gereja Kristen Sains yang bisa jadi tidak banyak dipahami dan diketahui umat Kristen. Hal ini karena prinsip dan keberadaan gereja tersebut yang cukup jarang. Termasuk di Indonesia, karena cara hidup gereja modern yang satu ini tidak terang-terangan memiliki gedung gereja yang mudah dikenali. Akan tetapi baik sejarah, aliran ajaran maupun kontroversi akan gereja ini cukup menonjol. Oleh sebab itu jika ingin tahu bagaimana sebenarnya prinsip dan doktrin yang dikemukakan oleh Gereja Kristen Sains ini, sebaiknya simak informasi berikut di bawah ini.

Sejarah Gereja Kristen Sains

Bagi yang belum memahami sejarah gereja yang satu ini, Gereja Sains berdiri pada tahun 1879 tepatnya berlokasi di Boston, Massachusetts. Diketahui dalam kurun waktu yang sangat singkat, gereja ini memiliki banyak pengikut di dunia dan bahkan dapat mencapai hingga 55 ribu orang pada tahun 1906.

Akan tetapi cukup disayangkan karena gereja ini pada akhirnya tidak dapat bertahan dan bertambah jemaatnya. Sehingga beberapa waktu belakangan ini diketahui jemaat gereja ini semakin merosot dan makin minim. Oleh sebab itu beberapa hal dilakukan supaya Gereja Kristen Sains tetap menjadi pilihan banyak orang.

Pada akhirnya gereja ini memang tidak banyak memiliki pengikut. Sehingga sampai hari ini tidak memiliki banyak jemaat seperti pada masa yang lampau. Terlebih lagi kebanyakan orang Kristen merasa kurang sepaham dengan apa yang dipercaya dan menjadi prinsip-prinsip etika Kristen bagi jemaat dalam gereja tersebut.

Aliran Ajaran Gereja Kristen Sains

Adapun gereja ini memiliki aliran ajaran yang cukup berbeda dengan gereja Kristen maupun Katolik pada umumnya. Dalam ajaran gereja yang satu ini dipercaya bahwa:

“Hukum Allah adalah hukum tentang kebaikan yang menafsirkan dan memperlihatkan Prinsip ilahi dan aturan keharmonisan universal.”

Berdasarkan keyakinan tersebut, maka penganut aliran gereja tersebut menanamkan pada setiap jemaatnya bahwa pada dasarnya manusia diciptakan Allah dalam kondisi tidak memiliki sifat dosa menurut Alkitab. Bahwa sebenarnya dosa ini hanya ada di pikiran manusia semata. Padahal sudah jelas dalam Alkitab bahwa Tuhan sendiri menyatakan manusia sebagai pendosa dan bahkan memiliki dosa kutuk nenek moyang dari Adam dan Hawa. Selain itu juga sebagai imbas dari keyakinan tidak adanya dosa, maka mengakibatkan gereja tersebut berpegang pada keyakinan bahwa kematian adalah peristiwa dalam mimpi yang fana dan bahwa tujuan karunia Roh Kudus itu merupakan alat atau materi untuk memperoleh kesembuhan sepenuhnya.

Dalam gereja ini tritunggal juga dipercaya sebagai kehidupan, kebenaran dan kasih. Bukan seperti yang dinyatakan pada Alkitab mengenai ajaran gereja tentang tritunggal mahakudus yang sejati. Sehingga pada dasarnya banyak pemahaman yang tidak sepaham dengan Alkitab dan seolah memberikan penafsiran pemahaman tersendiri. Hal ini berujung pada berbagai macam kontroversi dalam gereja tersebut sendiri dan bahkan dalam komunitas orang Kristen pada umumnya kala itu. Karena sebagian besar dari prinsip dan inti Gereja Kristen Sains ini tidak sesuai dengan pandangan kekristenan sendiri  pada umumnya. Sehingga dengan kata lain sering kali bertolak belakang baik dengan ajaran Kristus maupun dengan inti pada Alkitab.

Kontroversi Gereja Kristen Sains

Seperti yang telah disebutkan di atas, bahwa banyak ajaran dari gereja ini yang tidak sepaham dengan sebagian besar umat Kristen dan bahkan tidak sepaham dengan firman Allah yang diturunkan pada Alkitab. Sehingga hal ini menimbulkan kontroversi yang besar di kalangan umat Kristen sendiri. Ada banyak yang tidak setuju dengan prinsip yang dipercaya oleh gereja tersebut. Terutama saat menitik beratkan pada penyembuhan secara sains dan bukan berfokus pada anugerah kesembuhan yang terjadi. Ibadah pada gereja tersebut juga sangat sederhana. Termasuk cara berdoa yang benar dan juga ibadah yang berjalan tanpa simbol apapun. Bahkan tidak ada pula pembaptisan maupun perjamuan kudus. Hal ini membuat banyak umat Kristen meyakini bahwa ajaran agama Kristen pada gereja yang satu ini tidak benar dan sebaiknya dihindari. Prinsip-prinsip utama dalam ibadah Kristen telah ditiadakan.

Bahkan pada akhirnya salah satu penyebab penurunan jemaat dalam gereja tersebut antara lain karena masalah hukum, baik akibat tuntutan para jemaat serta masalah terhadap keuangan gereja. Sehingga lambat laun jemaat mengundurkan diri dan memutuskan untuk tidak bergabung lagi dengan gereja tersebut. Walaupun berbagai hal dilakukan termasuk mengembangkan stasiun TV kabel maupun aneka ragam hal serupa. Namun pada akhirnya hal ini hanya membuat gereja tersebut mengalami kerugian dan defisit finansial yang sangat besar hingga akhirnya tidak beroperasi lagi. Itulah beberapa informasi menarik tentang Gereja Kristen Sains, baik dari segi sejarah, aliran ajarannya hingga kontroversinya. Ada banyak gereja Kristen di dunia dan di negara ini. Namun bisa jadi tidak semuanya sesuai dengan kaidah gereja seharusnya atau pada umumnya. Karena itu sebaiknya umat Kristen selalu berhati-hati saat hendak beribadah. Sebaiknya mohon pimpinan karunia Roh Kudus dan selalu berlaku bijaksana dalam memilih tempat beribadah yang paling tepat dan paling sesuai konsepnya dengan apa yang Alkitab inginkan atau ajarkan.

Sponsors Link
, , , ,




Oleh :
Kategori : Gereja