Sponsors Link

3 Hukum Mualaf Yang Kembali Ke Kristen Wajib Umat Kristiani Catat!

Sponsors Link

Tidak jarang dalam kehidupan sehari-hari kita temukan mereka yang berpindah agama dan tidak mengindahkan hukum pindah agama dalam Kristen sehingga berpindah dari satu agama ke agama yang lain. Termasuk juga dalam agama Kristen, sehingga ada beberapa orang Kristen yang mempertanyakan hukum mualaf yang kembali ke Kristen. Hal ini tentu sangat wajar, karena masih banyak yang bingung apakah hal ini diperbolehkan atau tidak. Lantas bagaimana reaksi Tuhan atas hal tersebut. Pastinya hal ini menimbulkan rasa ingin tahu yang cukup besar. Oleh sebab itu jika ingin tahu lebih lanjut, simak beberapa hal mengenai hukum mualaf yang kembali ke Kristen berikut ini.

Hukum Mualaf Yang Kembali Ke Kristen

1. Menyukakan Tuhan

Lukas 15:10 “Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita pada malaikat-malaikat Allah karena satu orang berdosa yang bertobat”

Tentu saja Tuhan akan senang apabila ada yang terhilang dan kembali padaNya. Oleh sebab itu barang siapa seorang mualaf kembali masuk ke dalam agama Kristen sudah pasti diperbolehkan dan tidak mencederai firman Allah sedikitpun. Oleh sebab itu ada baiknya untuk mengutamakan manfaat berdoa bagi orang Kristen lebih dahulu saat ingin memilih suatu keyakinan sepenuhnya. Sehingga hasilnya sesuai kehendak Tuhan dan tidak mendatangkan macam-macam dosa menurut Alkitab. Dengan demikian tentu pertobatan tersebut akan jauh dari mendukakan Roh Kudus.

2. Berharga Di Mata Tuhan

Dalam firman Tuhan dikatakan demikian:

Lukas 19:10 “Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.”

Dari sini sudah jelas bahwa hukum mualaf yang kembali ke Kristen sudah pasti berharga di mata Allah dan sangat penting bagi Tuhan. Bahkan melalui penyaliban Yesus sudah jelas betapa Allah sangat mengasihi anak-anakNya. Oleh sebab itu kita orang Kristen patut bersyukur atas keselamatan yang Allah berikan. Sehingga seorang mualaf yang memutuskan menjadi Kristen kembali adalah sukacita yang besar bagi surga dan berharga di mata Allah. Oleh sebab itu sebaiknya sambutlah hal ini sebagai hal yang cukup positif.

3. Kasih Karunia

Terakhir, pada dasarnya pertobatan seseorang berkenaan dengan kasih karunia Allah sendiri. Tanpa karunia Roh Kudus yang bekerja tentu semua itu tidak dapat terjadi begitu saja. Pada dasarnya hukum dari kembalinya seorang yang pernah berpaling dari Tuhan tergantung kembali pada hukum kasih dalam Alkitab yang berasal dari Allah sendiri, sehingga tidak sebaiknya dipermainkan. Ingatlah firman Tuhan:

Yohanes 15:16 “Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.”

Itulah beberapa hal berkaitan dengan hukum mualaf yang kembali ke Kristen. Pada dasarnya mereka yang kembali pada Tuhan tentu akan menyenangkan hati Tuhan sepenuhnya. Sehingga pastinya mereka akan disambut dengan penuh sukacita dari Tuhan. Tidak hanya itu saja, hal ini pastinya bisa menjadi salah satu makna garam dan terang dunia. Sehingga nama Tuhan bisa dipermuliakan lebih lagi.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Hukum Kristen