Inilah 3 Jenis Simbol Kekristenan dalam Bentuk Kata

Di dalam kehidupan kita sehari-hari, pastinya ada beberapa orang yang menggunakan benda maupun kata-kata khas. Contohnya saja pada Umat islam, sapaan sering diawali dengan mengucapkan “Asalamualaikum”. Selain itu, ketika ada seseorang yang menggunakan hijab untuk perempuan atau baju koko dan sarung untuk laki-laki, umumnya selalu disimbolkan dengan kaum Islam.

Begitu juga dengan umat Kristen, salah satu simbol kristen yang serng melekat adalah sering menggunakan salib yang dibentuk dengan kalung. Jadi jika ada seseorang yang sering berpergian dengan kalung salib selalu identik dengan kaum Kristen. Meskipun begitu, masih ada simbol kekristenan lainnya seperti kata-kata. Untuk mengetahuinya, berikut ulasannya.

1. Haleluyah

Kata Haleluyah pastinya pernah Anda dengar atau bahkan pernah diucapkan. Kata ini seolah sudah menajdi kata simbolis untuk kaum Kristen itu sendiri. Pada dasarnya Haleluya merupakan kata dari bahasa Ibrani yang juga sering disebut “halelluyah”. Kata ini merupakan gabungan dari dua kata, yakni “Halel” dan “Aleluya”yang artinya adalah “Pujilah Tuhan”.

Berdasarkan Wahyu 19:1,3, 4, dan 6 dituliskan bahwa kata Haleluyah adalah sebuah kata pujian dan juga persembahan untuk Allah yang Maha Agung. Kata Haleluyah ini juga merupakan satu kata yang penuh dengan kuasa. Kaum iblis sering menipu sebagian besar orang-orang Kristen untuk tidak pernah mengucapkan dua kata sakral, yakni Amin dan Haleluyah. Hal tersebut menunjukan bahwa iblis sudah mengetahui kedua kata tersebut memiliki kuasa yang besar.

Di dalam ilham Roh Kudus pemazmur juga menekankan bahwa pengucapan Haleluyah sangatlah penting karena merupakan salah satu cara memelihara iman menurut Agama Kristen. Hal itu dituliskan pada mazmur 146:1, 147:1, 149:1, dan juga 150:1,6. Di sana pun telah disampaikan bahwa kata-kata seperti Haleluyah memiliki makna yang Agung.

2. Amin

Kata Amin telah disinggung sebelumnya pada poin pertama. Berbarengan dengan kata Haleluyah, Amin sering diucapkan oleh Umat Kristen sebagai salah satu kata penting. Meskipun memiliki kesamaan dengan “Amin” versi islam, akan tetapi perbedaan islam dan kristen pada amin dapat dilihat pada maknanya.

Pada Umat Kristen, kata Amin diambil dari bahasa ibrani yang disebut “ammen”. Artinya sendiri adalah setuju, teguh, benar, dan juga setia. Kata Amin juga merupakan sebuah respon terhadap kebenaran. Hal ini juga diperkuat dalam Wahyu 3:14. Bunyinya lebih kurang seperti ini, “Inilah firman dari Amin, saksi yang setia dan juga benar”. Bisa diakatakan, kata Amin adalah sebuah gelar yang berasal dari Tuhan. Artinya, saat kita menyebutkan “Amin”, maka kita telah menyebutkan Tuhan adalah benar.

Meskipun kata amin sendiri tidak sekuat simbol kekristenan seperti Haleluyah, namun tetap saja kata amin merupakan salah satu kata khas dari umat Kristen. Di dalam Ulangan 27:15,  dan juga 17-26 telah dijelaskan bahwa semua orang-orang Israel wajib menjawab “Amin” jika ada firman Tuhan yang berbentuk peringatan. Hal tersebut dilakukan agar peringatan Tuhan dapat diingat.

Jadi, akan sangat keliru jika pengucapan Amin hanya dilakukan hanya untuk mengakhiri doa saja. Kita juga sebaiknya membiasakan terus mengucapkan kata Amin dalam setiap waktu selama itu bermanfaat. Contohnya saja, saat pemimpin ibadah atau penghutbah menyatakan kebenaran firman Tuhan, maka ucapkanlah Amin.

3. Shalom

Kata yang terakhir adalah Shalom. Untuk Umat Kristen, pengucapan Shalom merupakan sapaan yang sudah sangat lazim didengar. Kata ini umumnya sering diucapkan pada saat bertemu dengan orang lain atau akan berkunjung ke suatu tempat. Bisa dikatakan kata Shalom sebagai pengganti “Hi” atau “Halo” pada sapaan normal.

Kata Shalom juga merupakan kata yang berasal dari bahasa Ibrani yang artinya adalah sejahtera, persatuan, tidak ada yang kehilangan, dan juga sehat. Untuk pengertian yang lebih dalam, Shalom juga bisa berarti sesuati yang sangat dalam. Di Israel, ketika seseorang menyapa Anda dengan Shalom, maka mereka berharap “semoga anda diberikan kedamaian dan juga kesejahteraan”.

Di dalam Alkitab, kata Shalom cukup sering disebutkan seperti Harun 6: 23-26, di sana disampaikan bahwa janji belas kasih Allah untuk umat israel. Di dalam Yeremia 6: 14, disebutkan juga bahwa Nabi Yeremia berbicara secara menantang orang-orang yang mengeklaim Shalom.

Demikian simbol kekristenan dalam bentuk kata yang sering diucapkan. Anda juga sebaiknya membaca referensi tentang cara berdoa yang benar agar Tuhan mengabulkannya dengan cepat. Semoga Anda diberkati.