Inilah 4 Alasan Mengapa Yesus membuat Mujizat?

Di dalam Alkitab, muzijat merupakan sebuah perwujudan nyata dari campur tangan Tuhan untuk orang-orang yang percaya. Contohnya seperti laut yang terbelah, prang lumpuh tiba-tiba dapat berjalan, keledai yang bisa berbicara, air yang berubah menjadi anggur, dan masih banyak lagi. Tentunya kita pun menjadi bertanya-tanya apa maksud dari mujizat tersebut?

Apalagi kita sering mendengar atau membaca tentang Yesus Kristus selalu membuat mujizat semasa hidupnya. Contohnya seperti Yesus yang dapat berjalan di atas air, dapat mengobati segala macam penyakit, pengusiran setan, membangkitkan orang mati, dan sebagainya. Apa yang membuat Yesus begitu ingin memperlihatkan mujizatnya? Untuk mengetahui jawabannya, berikut ulasannya.

1. Memberikan pintu tobat

Pada dasarnya, sakah satu tujuan utama Yesus Kristus membuat mujizata adalah untuk mengajak orang-orang belum mengenal Tuhan agar segera bertaubat. Pada zaman Yesus masih ada, masih banyak orang-orang yang belum mengenal Tuhannya lebih dalam. Atau dalam istilahnya, keimanan orang-orang saat itu masih bayi secara rohani.

Oleh karena itu, perlu adanya hal-hal yang spektakuler di dalam hidup mereka secara langsung. Salah satunya adalah dengan menampilkan mujizat Tuhan secara langsung. Jika diperhatikan secara seksama, hampir tidak ada mujizat yang ditunjukan di depan murid-murid Yesus. Meskipun ada juga yang diperlihatkan di depan murid-Nya, tetapi jauh lebih banyak yang diluar itu.

Terkait dengan hal tersebut, kita harus memahami bahwa salah satu tujuan pemberian mujizat adalah untuk memberikan pintu tobat untukn kaum yang masih meragukan Tuhan. Mereka yang telah mendapatkan banyak mujizat harus lebih banyak yang bertobat. Apabila tidak ada yang mau bertobat, maka hari penghakiman akan tiba.

Tertulis dalam Ay. 22 dan 24 yang menyatakan bahwa orang-orang yang melihat mujizat tetapi menolak untuk bertobat maka akan mendapatkan tuntutan dari Tuhan. Dari sanalah maka muncul kalimat yang berbunyi: Mujizat tanpa pertibatan merupakan sebuah kejahatan di hadapan Tuhan.

2. Memberikan ketenangan

Jika kita memandang mujizat secara keseluruhan, maka Yesus bisa menjadi sumber ketenangan. Berbagai persoalan duniawi yang sering dianggap berat akan mudah jika dilakukan oleh Yesus. Dia akan menenangkan kita dari rasa khawatir dana dapat menyediakan berbagai kebutuhan-kebutuhan kita yang paling mendasar. Yesus dapat mengambil kekuasan atas penyakit, tragedi, kekacauan,. Dan juga kematian.

Kuasa ini juga tidak dibatasi oleh waktu, jarak, maupun hal-hal takhayul lainnya. Yesus mengajar dengan mujizat seperti menunjukan bahwa meskipun kejahatan dapat menang secara sedikit-sedikit, tetapi tetap saja Yesus memegang kuasa yang sangat kekal.

3. Menunjukan kuasa Tuhan

Sebenarnya poin ini memang tidak jauh berbeda dengan poin-poin sebelumnya bahwa mujizat yang dilakukan Yesus seperti menunjukan bahwa kuasa Tuhan itu nyata. Manusia yang melihatnya diharapkan bisa menerima Dia dan  mengenal kebenaran kepada rancangan Allah semula. Manusia yang melihat mujizat itu juga diharapkan bisa dalam moral yang berkodrat ilahi dengan Yesus Kristus.

Pada umat Kristen di perjanjian baru, mujizat dilakukan dengan tujuan yang berbeda-beda. Saat zaman Yesus masih ada, mujizat dilakukan agar para bangsa israel di zaman kegelapan bisa mendengarkan kebenaran injil yang telah diajarkan Yesus. Jika Yesus tidak menggunakan mujizat, maka sangat untuk bangsa Israel berpaling atau minimal membukan hatinya tentang kebenaran injil.

Tanpa adanya mujizat, maka bangsa Yahudi pun tidak akan pernah mendengarkan atau memercayai Yesus. Hal yang diketahui bangsa Yahudi adalah Yesus menrupakan anak manusia biasa.

4. Menyelamatkan umat

Sama halnya dengan kisah Nabi Musa, Yesus menunjukan mujizat agar dapat menyelamatkan umatnya. seperti yang sudah disingggung sebelumnya bahwa Yesus dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Hal tersebut tertulis dalam perjanjian baru dan injil. Di dalamnya ada beberapa gambaran bagaimana Yesus menyembuhkan beberapa umatnya hanya dengan beberpa kata saja atau hanya dengan meletakan tangannya saja. Hal itu juga ada dalam alkitab tentang kesembuhan orang sakit.

Itulah 4 alasan mengapa Yesus membuat mujizat. Di dalam penjelasan tadi kita dapat mengetahui bahwa mujizat Tuhan Yesus dapat memberikan kita tahu seperti apa keteladan Yesus Kristus yang bisa dicontoh. Oleh karena itu, untuk Anda yang menginginkan cerita lengkap mujizat Yesus, bisa membaca ayat-ayat alkitab untuk menguatkan iman dan hati, maupun rerensi tentang tujuan orang Kristen. Semoga Anda selalu diberkati.