Makna Natal Bagi Anak Sekolah Minggu

√ Quality Checked Pass quality & checking

Dua perayaan yang paling berkesan bagi anak-anak sekolah minggu adalah perayaan Paskah dan Natal. Di mata mereka hari Paskah selalu identik dengan menghias atau mencari telur. (Baca juga: Cara Menghias Telur Paskah Yang Lucu Bagi Anak-Anak)

Sementara di hari Natal, identik dengan pembagian hadiah, pertunjukan drama tentang kelahiran Yesus, baju baru, pohon natal, dan liburan. Tidak hanya itu, sosok Santa Claus juga menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu oleh anak-anak sekolah minggu. Bahkan anak-anak non-Kristen pun mengerti bahwa di hari Natal ada Santa Claus Tidak heran jika kita menanyakan apa itu hari Natal, beberapa dari mereka pasti akan menyebutkan nama Santa Claus.

Bagi orangtua sendiri, agar anak-anak senang dengan hari Natal, hadiah menjadi salah satu hal yang sering dilakukan. Tetapi ada hal-hal lain yang lebih penting untuk dilakukan agar anak-anak lebih mengerti dan memahami apa makna Natal yang sebenarnya.

(Baca juga: Tips Memberi Kado Natal untuk Anak)

  • HariKelahiran Yesus, Sang Juruselamat

Hal ini pasti sering diajarkan di sekolah minggu, tapi tidak ada salahnya jika orangtua membahas kembali tentang arti Natal yang sesungguhnya. Natal adalah hari kelahiran Tuhan Yesus, di mana Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan manusia dari hukuman dosa. Anak-anak mungkin akan sulit mengerti jika membahas tentang hukuman dosa. Para orangtua bisa menggantinya dengan menyebutkan bahwa Yesus lahir karena Yesus sayang dengan anak-anak. Jangan lupa untuk memperkenalkan juga siapa sosok Yesus itu dan seberapa pentingnya Yesus di dalam kehidupan mereka.

“Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah…”

Markus 10:14
  • Hari BerbagiKasih kepada Sesama

Selain menerima hadiah dari orangtua, anak-anak juga biasanyamenerima hadiah dari sekolah minggu dan sekolah. Tidak ada salahnya untukmengajarkan anak-anak agar tidak hanya menerima hadiah, tetapi jugamembagikannya.

Orangtua bisa menyiapkan hadiah-hadiah kecil seperti cokelatatau mainan untuk dibagikan kepada teman dari anak-anak di sekolah minggu. Halini dapat mengajarkan anak-anak arti dari berbagi kasih kepada sesama lewathadiah yang dibagikan. Anak-anak pun akan mengingat bahwa hari Natal adalahhari untuk berbagi kasih dan sukacita bersama orang lain.

“Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia  seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah l  tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi…”

Matius 22:39-40
  • HariMembacakan Yohanes 3:16

Injil Yohanes 3:16 yang berbunyi, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini sehingga Ia telahmengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percayakepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal…”, merupakansalah satu ayat hafalan yang wajib dihapalkan oleh anak-anak sekolah Minggu.Kapan? Tentu saja di hari Natal.

Ayat ini memiliki pesan yang sangat lengkap untukmenggambarkan makna Natal kepada anak-anak. Tetapi tidak ada salahnya jugauntuk mengajarkan anak-anak ayat-ayat hafalan lain yang cocok untuk diingat dihari Natal.

  • HariLibur Bersama Orangtua

Anak-anak juga mengenal Natal sebagai hari libur, hari di manamereka akan sangat berharap dapat menghabiskan waktu bersama papa, mama, dananggota keluarga lainnya. Bagi orangtua, inilah waktu di mana kalian bisamembuat anak-anak lebih paham lagi tentang makna Natal sesungguhnya.

Pergi liburan atau bermain di suatu tempat mungkin bisamenjadi pilihan yang tepat dalam menghabiskan liburan Natal bersama anak-anak.Tetapi ada hal yang lebih yang harus dilakukan. Jauh dari itu semua ada lebihbaiknya jika mengajak anak-anak pergi beribadah terlebih dahulu, atau berdoabersama. Hal ini dapat mengajarkan anak-anak bahwa di hari Natal, hal utamayang harus dilakukan terlebih dahulu adalah beribadah pada Tuhan. Bukanliburan. Bukan pula bermain atau menerima hadiah.

Meskipun anak-anak kita datang dan belajar tentang Alkitab di sekolah minggu setiap minggunya, hal itu tidak bisa menjamin bahwa anak-anak mengerti tentang makna Natal yang sesungguhnya. Peran terpenting dari status orangtua adalah mendidik anak mereka sesuai ajaran Alkitab. Orangtua wajib mengajar dan menanamkan makna-makna Natal yang sesungguhnya kepada anak-anak, agar mereka bisa lebih dekat lagi dengan tokoh utama saat Natal, yaitu Tuhan Yesus Kristus Sang Juruselamat.

fbWhatsappTwitterLinkedIn