Sponsors Link

Maranatha Menurut Alkitab: Arti, Makna dan Pandangannya

Sponsors Link

Banyak orang Kristen bisa jadi sering mendengar kata Maranatha. Namun jika ditanya maka tidak begitu mengerti dan memahami apa saja arti, makna dan pandangannya Maranatha menurut Alkitab. Padahal sering kali gereja mengucapkan kata tersebut dalam tata cara ibadah gereja pentakosta, sehingga sebenarnya ini bukanlah hal yang jarang dikenal oleh umat Kristen pada umumnya. Tentunya Maranatha ini memiliki arti dan makna yang mendalam. Jika ingin tahu lebih jelasnya, berikut ini beberapa arti, makna dan pandangannya Maranatha menurut Alkitab.

ads

Arti Maranatha Menurut Alkitab

Sebagian besar orang Kristen mengartikan Maranatha sebagai kedatangan Tuhan yang kedua kalinya. Karena sesuai janji keselamatan dalam Alkitab yang Allah berikan, nantinya Ia akan kembali lagi ke dunia untuk penghakiman terakhir. Dan umumnya Maranatha ini diyakini banyak orang Kristen sebagai arti bahwa Allah akan datang kembali ke dunia untuk yang kedua kalinya nanti.

Sebenarnya arti ini tidak juga salah, namun secara Alkitab tidak sepenuhnya benar. Jika dirunut dari kata dan tata bahasa menurut Alkitab, Maranatha ini awalnya yaitu ungkapan yang berasal dari bahasa Aram yang dahulunya barangkali dipakai sebagai doa atau salam di antara orang Kristen. Jemaat Kristen mula-mula terus-menerus melakukan cara berdoa yang benar agar kiranya Kristus akan segera datang dan menyatakan janjiNya saat naik ke surga di masa para rasul. Sehingga mereka merindukan kedatangan Tuhan kembali dan mengungkapkan kerinduan ini melalui perkataan dan perbuatannya.

Dari arti tersebut di atas, maka dapat disimpulkan bahwa Maranatha sendiri menurut Alkitab lebih berarti harapan akan mereka yang ingin supaya Allah segera datang kedua kalinya untuk menggenapi janji yang pernah diucapkan. Arti kata tersebut bukan sekedar penantian namun lebih kepada iman yang dibangun secara dalam dari umat Kristen kepada Tuhan Yesus.

Makna Maranatha Menurut Alkitab

Tidak hanya berarti sebuah salam, namun sebenarnya kata Maranatha ini juga memiliki makna yang lebih dalam. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya yaitu kata ini dapat berupa janji yang dinantikan oleh para pengikut Kristus yang setia hingga saat ini. Dikatakan dalam ayat Alkitab

1 Korintus 16:22 “Siapa yang tidak mengasihi Tuhan, terkutuklah ia. Maranata”

Dimana menurut ayat tersebut menandakan bahwa menemui Tuhan untuk kedua kalinya nanti adalah salah satu bentuk prinsip kasih tentang Alkitab dari para pengikut Kristus yang rindu Tuhan datang untuk memimpin kehidupan mereka yang penuh damai sejahtera. Hal tersebut menandakan kerinduan yang besar kepada Allah. Oleh sebab itu banyak orang Kristen saat mengucapkan kata tersebut memiliki makna sedang merindukan Allah untuk datang kembali ke dunia. Hal ini merupakan makna yang diberikan di dalam Alkitab secara tidak langsung. Bahkan pada beberapa ayat berikut ini hal tersebut makin dikuatkan dan makin tersirat.

2 Timotius 4:8 “Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya”

1 Tesalonika 1:10 “dan untuk menantikan kedatangan Anak-Nya dari sorga, yang telah dibangkitkan-Nya dari antara orang mati, yaitu Yesus, yang menyelamatkan kita dari murka yang akan datang.”

Wahyu 22:20 “Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: “Ya, Aku datang segera! y ” Amin, datanglah, Tuhan Yesus “

Dari ayat-ayat tersebut di atas, maka sangat jelas maknanya bahwa Maranatha ini secara tidak langsung menggambarkan makna penantian akan kedatangan Tuhan Yesus nantinya pada tanda-tanda akhir jaman. Sehingga dengan demikian maka seluruh firmanNya tergenapi dengan sempurna. Dan semua orang yang mengasihi Dia bertekun untuk menanti dan bersabar hingga hari itu tiba.

Pandangan Maranatha Menurut Alkitab

Selain dari arti dan makna yang telah dijelaskan di atas, maka pandangan dari Alkitab mengenai Maranatha juga sangat jelas. Bahwa seluruh ayat dalam Alkitab secara sinkron mendukung akan kedatangan Tuhan Yesus ke dunia dan memerintah selama 1000 tahun pada akhir jaman nanti. Sehingga sudah jelas bahwa antara firman Alkitab yang satu dengan yang lain saling bersesuaian dalam menyatakan kebenaran akan Maranatha tersebut. Bahwa Allah akan menepati janjiNya untuk datang kembali ke dunia dan melakukan penghakimanNya.

Oleh sebab itu hanya yang percaya dengan iman saja yang bisa berserah pada Allah dan menantikan janji Allah sepenuhnya tersebut. Tidak mudah untuk melakukan ayat firman Tuhan tentang pengharapan yang luar biasa indah tersebut tanpa bisa melihat kenyataannya sendiri sepenuhnya. Karena tidak ada yang tahu kapan Allah akan datang untuk yang kedua kalinya. Yang diketahui di Alkitab hanyalah umat Kristen harus selalu berjaga-jaga, karena Tuhan bisa saja datang secara tiba-tiba.

Itulah beberapa penjelasan yang berkaitan dengan arti, makna dan pandangannya Maranatha menurut Alkitab. Hendaknya sebagai orang Kristen kita mengetahui benar apa yang menjadi maksud Tuhan dengan kata tersebut. Bahkan makna yang terkandung sangat besar dan membuktikan janji keselamatan yang Allah berikan. Oleh sebab itu selalu berdoa dan mohon pimpinan karunia Roh Kudus sepenuhnya, sehingga hati kita tetap tertuju pada Allah sampai kapanpun, bahkan sampai Maranatha, amin!

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Kristen