Mengapa Yesus Harus Bangkit

Cerita tentang kebangkitan Tuhan Yesus sampai saat ini sebenarnya belum sepnuhnya dipercayai banyak orang. Terutama mereka yang tidak mengenal Yesus, atau kelompok-kelompok rasional yang menganggap cerita tersebut hanyalah cerita fiksi dari buku bernama Alkitab. Padahal sudah jelas bukti-bukti yang ada bahwa Tuhan Yesus memang bangkit dari kematian pada hari yang ketiga.

Orang-orang yang menyaksikan penyaliban Tuhan Yesus menjadi saksi bahwa penderitaan yang dilakukan Yesus memang akan berujung pada kematian. Bagaimana ia dicambuk, dipaku, diberi mahkota duri, dan terakhir lambungnya ditikam. Mustahil rasanya jika Yesus masih hidup setelah mengalami hal-hal tersebut. Itu merupakan bukti bahwa Yesus benar-benar mati di atas kayu salib.
Lalu bagaimana dengan bukti Dia telah bangkit?

Kubur yang kosong menjadi salah satu bukti kuat bahwa Tuhan Yesus bangkit. Para wanita-wanita yang hendak menziarahi kubur Yesus adalah saksi matanya. Mereka melihat sendiri kubur Yesus kosong, bahkan malaikat datang dan memberitahu sendiri tentang kebangkitan Tuhan Yesus pada mereka.

Lalu Yesus juga menampakkan diri kepada murid-muridNya. Juga Thomas salah satu murid Yesus, awalnya tidak percaya dengan kebangkitan Yesus tapi dia akhirnya melihat dan membuktikan sendiri bekas paku di tangan dan lambung Yesus. Bukti-bukti tersebut sebenarnya sudah cukup kuat membuktikan kalau Yesus benar-benar bangkit dari antara orang mati.

Kebangkitan Yesus sendiri semata-mata bukan untuk memamerkan keluarbiasaan-Nya sebagai Anak Allah. Bukan juga untuk membuktikan diri-Nya yang hebat kepada orang-orang yang membenciNya pada saat itu. Memang benar Yesus itu luarbiasa dan hebat. Tapi ada hal lain yang ingin Yesus berikan melalui kebangkitan-Nya.

1. Yesus Bangkit untuk Menggenapi Hukum Taurat

Kisah tentang Tuhan Yesus sebenarnya membuktikan hubungan antara Perjanjian Baru dan Perjanjian Lama di Alkitab. Kitab Yesaya di Perjanjian Lama menubuatkan tentang kelahiran Tuhan Yesus ke dunia. Tidak hanya kelahiran, kematian dan kebangkitan Yesus pun telah dinubuatkan sejak lama. (“…seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka…” – Ulangan 18:18)
Kisah Para Rasul 3:22-23 menjelaskan bahwa nabi yang dimaksud adalah Tuhan Yesus. Nubuat di zaman Musa itu benar-benar tergenapi melalui kebangkitan Tuhan Yesus.

2. Yesus Bangkit untuk Membawa Kemenangan

Yesus mati dan turun ke kerajaan maut di mana dia berperang di sana untuk menyelamatkan orang-orang berdosa. Kebangkitan Yesus menandakan bahwa Dia menang atas perang tersebut. Kemenangan tersebut Yesus berikan bagi kita, para pengikut-Nya dan orang-orang berdosa yang terancam dari maut. (“… maut telah ditelan dalam kemenangan. Hai maut di manakah kemenanganmu? Hai, maut di manakah sengatmu? Sengat maut ialah dosa dan kuasa dosa ialah hukum Taurat. Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita…” – 1 Korintus 15:54-57)

3. Kebangkitan Tuhan Yesus Menjadi Dasar Iman Kepercayaan Orang Kristen

Semua orang yang percaya pada Yesus, percaya pada kebangkitan Yesus. Orang Kristen percaya dan menyembah Yesus yang hidup, Yesus yang dashyat karena telah mengalahkan maut dan berkuasa atas kebangkitan. Hal ini juga menjadi sumber kepercayaan orang Kristen akan tempat yang telah disediakan Allah bagi kita di Kerajaan Sorga. Ada pesan tersendiri bagi mereka tentang kebangkitan-Nya. Tuhan Yesus bangkit dan kembali ke surga untuk menyiapkan tempat bagi orang-orang yang percaya dan beriman kepada-Nya.

4. Yesus Bangkit untuk Memberikan Amanat Agung

Sebelum naik ke sorga, Tuhan Yesus memberikan Amanat Agung (Matius 28:19-20) kepada para murid-muridNya. Yesus ingin mereka tahu bahwa tugasNya di bumi sudah selesai, giliran para murid yang harus menjalankan apa yang Tuhan Yesus kerjakan selama ia menjadi manusia, yaitu memberitakan Injil.
Kita juga merupakan murid Kristus, itu berarti kita juga punya kewajiban untuk menjalankan Amanat Agung tersebut. Yesus ingin kita menjadi saksi-Nya, memberitakan kabar keselamatan agar semua orang percaya pada Tuhan Yesus.

Kebangkitan Tuhan Yesus merupakan kunci penting bagi manusia, terutama bagi kita yang percaya pada-Nya. Beberapa ayat di Alkitab juga dapat memperjelas makna tentang kebangkitan Yesus bagi orang Kristen. Kebangkitan Yesus memberikan pengharapan kepada manusia untuk tidak perlu khawatir, karena Yesus sendiri telah menang dari maut yang menandakan bahwa Ia berkuasa atas apapun, bahkan kematian. Kita harus berbangga karena menyembah Tuhan yang hidup. Kita juga harus bersyukur dan menghargai kebangkitan Yesus, dengan menjadi pekerja yang benar di ladang-Nya.
Tuhan Yesus sudah bangkit bagi kita, mari kita lanjutkan pekerjaan Tuhan Yesus untuk memberitakan kabar baik, dan menunggu waktu di mana Dia akan datang kembali untuk mengakhiri pertandingan bersama-sama dengan kita.