Mengapa Yesus Lahir di Kandang Betlehem Menurut Alkitab

Ketika perayaan Natal tiba, kita sebagai umat Kristen sering mendengar ungkapan bahwa Allah yang hadir ke dunia berada dalam wujud Bayi Kudus. Bayi tersebut lahir di kandang domba daerah Betlehem. Di sana Allah datang untuk menyelamatkan umat manusia.

Dari ungkapan di atas, mungkin kita menjadi bertanya-tanya mengapa Allah Yang Maha Kuasa justru lahir di kandang domba? Mungkin ada yang mengatakan hal itu merupakan kehendak Allah. Padahal kelahirannya tidak berdasarkan keinginan Yesus. Untuk lebih mengetahui alasannya, berikut beberapa alasan mengapa Yesus lahir di kandang Betlehem berdasarkan Alkitab.

  • Gambaran tidak ada tempat untuk manusia menerima Allah

Saat itu, kota Betlehem dipenuhi banyak orang karena akan diadakan sensus penduduk. Hal itu menyebabkan orang-orang yang berasal dari Bettlehem kembali ke sana. Akibatnya, banyak penginapan yang cepat penuh. Disaat yang bersamaan Maria yang sedang kesakitan karens sebentar lagi melahirkan sedang mencari tempat untuk melakukan persalinan.Akan tetapi, para pemilik penginapan menolak permintaan Maria sehingga mau tidak mau Maria melahirkan Yesus di kandang domba. Dalam kejadian tersebut kelahiran Yesus bisa dikateegorikan sebuah tragedi kemanusiaan.

Jadi. Bisa disimpulkan bahwa kelahiran Yesus Kristus di dalam kandang merupakan simbol yang menandakan umat-Nya telah menolak kehadiran-Nya. Hal itu bisa terjadi karena saat itu, para penghuni Betlehem merupakan suku Yehuda. Suku tersebut merupakan nenek moyang Kristus.

“(Yoh 1:11) Ia datang kepada sang pemilik kepunyaan-Nya. Akan tetapi, milik kepunyaan-Nya tidak bersedia menerima kehadiran-Nya”.

Bisa dikatakan Natal pada saat pertama dirayakan bukanlah sebuah Natal yang memiliki kebahagiaan maupun suka cita. Akan tetapi sebaliknya, penuh dengan penderitaan, dan tragedi dari penolakan keluarganya sendiri.

  • Gambaran Yesus merupakan orang terbuang

“(Luk 2:11) Para malaikat mengatakan kepada  para gembala: Hari ini telah lahir bagimu. “

Ada sebuah tafsiran yang menunjukan bahwa para gembala dalam surat tersebut adalah kaum penduduk yang telah disingkirkan. Para penggembala tersebut adalah kelompok yang tidak memiliki status sosial pada kehidupan masyarakat. Bisa dikatakan, mereka adalah para budak-budak di zamannya.

Meskipun begitu, puji Tuhan untuk orang-orang yang telah tersingkir itu. Yesus Kristus bersedia datang dan dapat menguatkan pada orang-orang yang telah terbuang ini. Ada dua hal yang bisa diteladani. Pertama berita kelahiran Yesus Kristus disampaikan pada para gembala saat hari itu juga. Kedua, sebauh tanda yang diberikan pada pada kamu untuk menjumpai sorang bayi. Bisa dikatakan mereka telah mendapatkan kesempatan untuk melihat bayi Yesus Kristus.

  • Sebuah teka-teki untuk Maria tentang Yesus

Malaikat Gabriel memkberitahukan Maria :

(Luk 1:32 sampai 33) “Dan Tuhan pun juga memberikan karunia besar-Nya kepada anak tersebut, yakni sebuah tahta Daud.”

Dari sana Maria mengetahui bahwa anaknya merupakan Tuhan atau Allah. Yesus merupakan seorang juru selamat umat manusia yang sangat dinanti-nantikan. Hal tersebut membuat Maria kebingungan karena saat itu kondisi Yesus lahir di sebuah kandang domba, bukanlah tempat yang nayaman pada bayi umumnya.

Artinya, Maria merenungkan kelahiran Yesus itu sendiri apakah dia seorang raja? Apakah benar Yesus adalah seorang juru selamat dunia karena tanda kelahirannya sangalah berbeda? Dari peristiwa tersebut, ada sebuah pemberlajaran bahwa kia tidak boleh menilai orang lain hanya secara lahirnya saja.

Terkadang kita hanya menghargai seseorang karena terlahir daru orang kaya, sukses, memiliki kedudukan, berpendidikan tinggi, dan sebagainya. Hal-hal tersebut merupakan sebuah pandangan secara lahiriah. Padahal dalam Pekh psl 5:9 salomo mengatakan bahwa semua kekayaan tersebut merupakan kesia-siaan.

Pada akhirnya, Maria memahami ketika Yesus Kristis naik ke surga. Di dalam Kis 12-14 telah dikatakan bahwa Maria dan wanita yang lain bersama rasul terus memanjatkan doa kepada Allah. Di sanalah Maria menyadari bahwa anaknya merupakan Allah yang harus disembah.

Itulah beberapa alasan mengapa Yesus lahir di kandang Betlehem. Dari alasan yang sudah diutarakan, kita bisa memetik makna kelahiran Yesus Kristus. Selain itu, kita pun dapat memahami seperti apa karakter Kristus dari sejak lahir sampai kematiannya. Oleh sebab itu, semoga kita senantiasa mendalami keteladanan Yesus Kristus setelah membaca kisah-kisahnya. Semoga Anda semua diberkati Tuhan.