Sponsors Link

Mengurapi Menurut Alkitab: Arti, Makna dan Pandangannya

Sponsors Link

Adalah wajar jika sebagian besar orang Kristen sampai hari ini masih belum memahami sepenuhnya apa arti, makna dan pandangannya mengurapi menurut Alkitab. Hal ini karena sebagian umat Kristen hanya mengetahui tentang ibadah ataupun cara berdoa yang benar saja. Tetapi hal lain menyangkut kekristenan itu sendiri tidak dipahami sepenuhnya. Termasuk mengenai urapan, diurapi maupun mengurapi. Bila ingin tahu lebih jelasnya akan hal tersebut, simak berikut penjelasan di bawah ini mengenai arti, makna dan pandangannya mengurapi menurut Alkitab.

ads

Arti Mengurapi Menurut Alkitab

Apabila mengacu pada Alkitab, arti mengurapi ini terlihat jelas pada beberapa ayat yang ada di bawah ini.

1 Samuel 15:1 “Berkatalah Samuel kepada Saul: “Aku telah diutus oleh TUHAN untuk mengurapi h engkau menjadi raja atas Israel, umat-Nya; oleh sebab itu, dengarkanlah bunyi firman TUHAN.”

2 Samual 2:4 “Kemudian datanglah orang-orang Yehuda, lalu mengurapi Daud di sana menjadi raja atas kaum Yehuda. Ketika kepada Daud diberitahukan bahwa orang-orang Yabesh-Gilead menguburkan Saul.”

Dikisahkan di ayat di atas, bahwa mengurapi artinya memberikan berkat dan kuasa dari Tuhan kepada seseorang. Dahulu kala pada masa Perjanjian Lama, pengurapan ini diberikan hanya pada orang yang dianggap pilihan Allah untuk berkuasa atas umat. Contohnya yaitu Saul dan Daud yang diurapi sebagai raja bangsa Israel. Sehingga cukup jelas bahwa mengurapi artinya memberikan kuasa penyertaan Allah kepada orang tertentu yang akan menggunakan kuasa tersebut untuk memimpin rakyat sesuai ketetapan Allah.

Oleh sebab itu secara Alkitabiah pengurapan ini berfokus pada pemberian kuasa pada tokoh-tokoh Alkitab di masa lampau, yang mana dahulu Allah sendiri yang memilih orang yang pantas mewakili Dia untuk memimpin di dunia. Namun pada masa sekarang ini, mengurapi tidak hanya terbatas pada pimpinan saja. Namun semua umat Allah juga berhak atas pengurapan.

Makna Mengurapi Menurut Alkitab

Selain arti yang tertulis sebelumnya, mengurapi ini juga memberikan makna yang dalam bagi umat Allah. Tidak sekedar menurunkan berkat atas orang-orang pilihan Allah di masa lalu, namun saat ini nilainya juga sudah berubah makna menjadi penurunan berkat dan sebagai ciri-ciri orang yang dipenuhi Roh Kudus atas anak-anak Allah atau umat Kristen seluruhnya. Simak lebih detail pada ayat yang tertulis di bawah ini.

Kelurahan 40:15 “Urapilah mereka, seperti engkau mengurapi ayah mereka, supaya mereka memegang jabatan imam bagi-Ku; dan ini terjadi, supaya berdasarkan pengurapan itu mereka memegang jabatan imam untuk selama-lamanya turun-temurun.”

Keluaran 30:30 “Engkau harus juga mengurapi dan menguduskan Harun dan anak-anaknya supaya mereka memegang jabatan imam bagi-Ku.”

Adapun di masa kini makna pengurapan ini memang menjadi lebih luas. Seperti yang dipercaya oleh sebagian umat Kristen, bahwa pada dasarnya semua yang percaya pada Allah maka akan diberikan kuasa melalui perantaraan tujuan karunia Roh Kudus oleh Allah. Sehingga tentu pengurapan juga bisa menjadi hak semua orang yang percaya kepada Allah. Di masa Perjanjian Baru hal ini tertuang jelas dalam ayat berikut ini.

Efesus 1:19 “dan betapa hebat kuasa-Nya bagi kita yang percaya, sesuai dengan kekuatan kuasa-Nya.”

Yohanes 1:12 “Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya.”

Pandangan Mengurapi Menurut Alkitab

Dari mengikuti arti dan makna mengurapi seperti yang dikisahkan di atas, maka sudah jelas bahwa pandangan mengenai hal mengurapi ini cukup jelas di dalam Alkitab baik pada Perjanjian Lama maupun pada Perjanjian Baru. Pada dasarnya dahulu hanya orang tertentu saja yang bisa mengurapi, contohnya Nabi atau utusan Allah di dunia yang lainnya. Namun saat di masa Perjanjian Baru, kuasa itu diturunkan Yesus melalui para rasul, sehingga pada akhirnya nanti Tuhan dapat menggenapkan janji keselamatan yang diberikan pada semua orang percaya.

Pada dasarnya, hal penting yang harus dipercaya umat Allah yaitu kuasa pengurapan ini tanpa batas. Mengurapi tidak harus selalu dilakukan oleh nabi, banyak wakil Allah di dunia saat ini seperti misalnya hamba Tuhan di gereja, para pendeta, pastor, suster, biarawan. Bahkan setiap kita yang percaya akan kuasa Tuhan dan bermaksud menyalurkan prinsip kasih tentang Alkitab yang berasal dari Allah kepada sesama juga memiliki kuasa mengurapi tersebut. Pengurapan saat ini juga bukan hanya menurunkan kuasa Allah saja, tetapi juga kuasa urapan kesembuhan, berkat dan damai sejahtera, segala sesuatu yang Tuhan kehendaki baik bagi umatNya. Sehingga semua orang percaya yang menerima kuasa Allah melalui perantaraan Roh Kudus secara tidak langsung juga memiliki kuasa untuk mengurapi orang lain di sekitarnya.

Itulah beberapa penjelasan mengenai arti, makna dan pandangannya mengurapi menurut Alkitab. Tentunya sangat penting bagi umat Allah untuk selalu memperdalam iman dan pengetahuan akan kebenaran firman Allah itu sendiri. Oleh sebab itu membaca Alkitab setiap harinya tentu akan membantu untuk memberikan paham yang lebih benar mengenai kebenaran akan urapan serta kuasa akan kasih Allah di dalam kehidupan orang percaya. Oleh sebab itu selalu sempatkan waktu untuk berdoa dan mengundang karunia Roh Kudus masuk ke dalam hati serta kehidupan kita. Sehingga hidup dan diri kita senantiasa penuh akan urapan Allah yang penuh kuasa, Amin.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Kristen