Sponsors Link

Mimpi Buruk Menurut Alkitab: Arti, dan Pandangannya

Sponsors Link

Sering kali beberapa dari kita mengalami mimpi buruk yang tidak menyenangkan. Hal ini sebenarnya wajar saja terjadi. Akan tetapi beberapa orang Kristen merasa penasaran sebenarnya bagaimana mimpi buruk menurut alkitab: arti, dan pandangannya. Karena ada kalanya sebuah mimpi terasa sangat jelas dan nyata. Sehingga membuat khawatir banyak orang. Padahal Allah sendiri memberikan beberapa ayat Alkitab tentang jangan khawatir meskipun bermimpi buruk. Oleh sebab itu ada baiknya memahami arti mimpi buruk ini lebih jelas supaya tahu apa yang harus dilakukan sesuai firman Allah. Bagi umat Kristen yang ingin tahu lebih mendalam akan hal tersebut, berikut ini beberapa informasi menarik mengenai mimpi buruk menurut alkitab: arti, dan pandangannya.

ads

Arti Mimpi Buruk di Alkitab

Alkitab sendiri sebenarnya tidak mencatat dengan jelas tentang arti sebuah mimpi dengan tepat. Tentunya beberapa nabi diberikan perbedaan antara talenta dan karunia Roh untuk menafsirkan mimpi oleh Tuhan. Seperti misalnya Yusuf yang di dalam penjara dapat menafsirkan mimpi banyak orang, baik yang buruk maupun yang baik. Oleh sebab itu tentu hal yang wajar jika ada rasa takut bahwa mimpi buruk ini menjadi kenyataan. Karena jika kita lihat apa yang ditafsirkan Yusuf dalam hal mimpi buruk seseorang ini ternyata bisa terjadi di kehidupan nyata. Mimpi buruk sendiri tidak pernah dituliskan dengan detail artinya di Alkitab. Karena ada bermacam-macam jenis mimpi buruk yang bisa dialami seseorang. Sebagian bisa jadi karena bunga tidur, namun bisa saja karena hal yang lain. Yang pasti Allah menyatakan pada umatNya dalam Alkitab supaya umat Allah harus tetap tekun berdoa untuk dapat terhindar dari hal-hal yang buruk. Pada dasarnya perlu diingat bahwa:

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan y yang penuh harapan. (Yeremia 29:11)

Dengan demikian maka ayat tersebut memberikan kekuatan bagi umat Allah untuk memahami bahwa mimpi buruk jangan dijadikan patokan hal buruk di dalam hidup kita. Tetapi sebaiknya tekun lakukan cara berdoa yang benar dan minta penyertaan Allah dalam hidup kita sehari-harinya.

Pandangan Mimpi Buruk di Alkitab

Melihat hal tersebut yang telah dijelaskan di atas, ada beberapa hal dan pandangan yang harus dipahami umat Kristen dalam hal ini. Tentunya Alkitab secara tidak langsung memberikan pandangannya akan suatu mimpi baik yang buruk ataupun yang baik. Berikut beberapa poin yang harus dicatat mengenai mimpi buruk menurut Alkitab: arti, dan pandangannya.

  • Tidak semua orang bisa memiliki karunia penafsiran mimpi. Karena itu jika memimpikan sesuatu yang buruk sebaiknya tidak perlu merasa harus mengartikan mimpi tersebut. Berdoalah supaya Tuhan memberikan tuntunan terbaiknya sehingga rasa takut dan gelisah dapat hilang dengan sendirinya. Ingatlah bahwa tuntunan karunia Roh Kudus tidak pernah luput di hidup kita. Sehingga jangan merasa bisa mengartikan sebuah mimpi buruk, sebaiknya berserah pada Tuhan saja.
  • Mimpi bisa jadi merupakan bagian dari bunga tidur yang terjadi akibat aktivitas kita sebelumnya. Misalnya mengalami hari yang buruk atau telah menonton acara yang kurang menyenangkan. Oleh sebab itu sangat penting untuk menguasai hati dan pikiran. Ingatlah bahwa Alkitab ingin supaya pikiran kita tenang dan tidak merasa takut. Sehingga mimpi buruk seharusnya tidak perlu menghantui kehidupan kita.
  • Ada beberapa mimpi yang Allah ijinkan untuk kita alami. Fungsinya bisa jadi sebagai pengingat dan membuat kita waspada. Akan tetapi hal ini perlu untuk didoakan dengan baik. Jangan sampai salah dalam menafsirkan atau mengartikan suatu mimpi yang dialami oleh umat Kristen. Apabila mimpi buruk ini memang teguran dari Allah atau peringatan dari Allah, hendaknya segera bertobat dan minta ampun pada Tuhan, supaya hidup kita ke depannya dapat diperbaharui dan bisa merasakan cinta kasih Allah sepenuhnya.
  • Mimpi buruk bisa jadi datang dari iblis yang ingin mengancam umat Kristen melalui ketakutan serta rasa khawatir. Kembali lagi pada firman Tuhan bahwa tidak sebaiknya kita merasa takut karena intimidasi iblis. Oleh sebab itu berpeganglah pada cara menghilangkan rasa takut menurut Kristen supaya dapat melalui mimpi buruk yang baru saja dialami. Sehingga dengan demikian maka hati kita tetap dipenuhi dengan rasa damai sejahtera. Pada akhirnya iblis tidak akan bisa mengalahkan kita jika roh yang ada dalam diri kita jauh lebih besar dari roh jahat yang berupaya menjatuhkan umat Kristen.

Itulah beberapa penjelasan yang berkaitan dengan mimpi buruk menurut Alkitab: arti, dan pandangannya. Memang secara manusiawi tidak nyaman jika seseorang mengalami mimpi buruk, terutama saat tidur di malam hari. Sehingga sering kali ada rasa cemas dan ketakutan yang dialami. Namun tetap saja perlu untuk diingat bahwa pada dasarnya, hendaknya orang Kristen selalu berpegang pada Tuhan saja apapun yang terjadi di dalam kehidupannya. Tetap dengan setia lakukan cara berdoa dalam Roh dan pastikan untuk memohon tuntunan serta pimpinan tujuan karunia Roh Kudus dalam hidup kita. Sehingga dengan demikian maka Tuhan akan limpahkan kebaikan di hidup kita.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Kristen