Penampakan Yesus Setelah Ia Bangkit

Pernahkah kalian membayangkan seperti apa perasaan orang-orang terdekat Yesus saat melihat Ia mati di atas kayu salib? Mereka pasti sangat sedih, hancur, dan kecewa. Bagaimana tidak, guru yang setiap hari bersama-sama mereka dan sangat mereka andalkan ternyata mati di tangan tentara Filistin.

Namun nyatanya kesedihan itu tidak berlangsung lama. Tiga hari kemudian Yesus bangkit dari kematian dan memenangkan pertarungan melawan kerajaan maut. Yesus juga menampakkan dirinya ke beberapa orang untuk memberitahu orang-orang tersebut bahwa diri-Nya telah menggenapi firman-Nya yang mengatakan bahwa Ia akan bangkit. Lalu kepada siapa sajakah Yesus bangkit?

Baca juga: Mengapa Yesus Harus Bangkit?

  1. Maria Magdalena

Maria Magdalena adalah salah satu pengikut Yesus yang setia. Yesus pernah mengusir tujuh roh jahat yang ada di tubuhnya (Lukas 8:1-3). Maria Magdalena merupakan saksi pertama kebangkitan Yesus karena dia adalah orang pertama yang didatangi Yesus setelah bangkit. Maria Magdalena sendiri tahu persis di mana kubur Yesus berada, karena dia setia bersama Yesus bahkan saat Yesus mati di atas kayu salib.

Hal menarik dari kisah penampakan Yesus kepada Maria Magdalena adalah Yesus memilih seorang perempuan sebagai saksi pertama-Nya. Perempuan pada zaman itu tidak terlalu dipandang. Hal itu bisa kita buktikan dari bagaimana Alkitab tidak terlalu mencatat jelas tentang jumlah perempuan, contohnya, di cerita tentang Yesus memberi makan 5000 orang. Tapi Yesus memilih untuk menampakkan dirinya pertama kali kepada seorang perempuan. Hal ini membuktikan bahwa Yesus sangat menghargai perempuan walaupun pada akhirnya kesaksian Maria Magdalena tidak dipercayai oleh para murid.

Baca juga: 6 Ayat Alkitab Tentang Kebangkitan Yesus

  • Para perempuan yang lain (Matius 28:1-10)

Selain Maria Magdalena, Alkitab juga mencatat bahwa Yesus menampakkan diri kepada Yohana, Maria ibu Yakobus dan perempuan-perempuan yang lain. Mereka datang ke kubur Yesus dan bertemu dengan malaikat. Malaikat itu menyuruh mereka untuk pergi dan memberitakan kebangkitan Yesus kepada murid-murid-Nya. Lalu di tengah perjalanan, mereka didatangi langsung oleh Yesus.

“Tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata: ‘Salam bagimu!’ Mereka mendekati-Nya dan memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya”

Matius 28 : 9
  • Dua Murid di Jalan ke Emaus (Lukas 24:1-34)

Di hari yang sama dengan hari Yesus menampakkan diri kepada para perempuan, Yesus juga menampakkan diri-Nya kepada dua murid-Nya yang lain. Satu dari mereka bernama Kleopas, yang berarti mereka bukanlah salah satu dari kesebelas murid Yesus. Pada saat itu Kleopas dan temannya sedang dalam perjalanan menuju Emaus. Lalu Yesus mendatangi mereka tetapi mereka tidak sadar. Mereka bahkan bercakap-cakap dengan Yesus sampai akhirnya makan bersama Yesus. Pada saat inilah, ketika melihat Yesus mengambil roti, mengucap berkat, lalu memecah-mecahkannya dan memberikannya pada mereka, mata mereka baru sadar kalau Ia adalah Yesus.

  • Simon Petrus

Alkitab mencatat Yesus menampakkan diri-Nya secara pribadi kepada Simon Petrus. Memang tidak diceritakan secara jelas bagaimana Petrus bertemu Yesus tetapi hal ini cukup menggambarkan hubungan Yesus dan Petrus. Petrus adalah salah satu murid yang sangat dekat dengan Yesus. Namanya banyak tertulis di kisah-kisah penginjilan yang dilakukan Yesus selama berada di dunia. Sayangnya, Petrus melakukan kesalahan besar saat dia menyangkal Yesus. Tidak heran jika pada saat itu dirinya pasti sangat sedih, hancur, dan kecewa pada dirinya sendiri.

“Sesungguhnya Tuhan telah bangkit dan telah menampakkan diri kepada Simon…”

Lukas 24 : 34

Lalu Yesus menampakkan diri kepadanya. Dapat kita bayangkan kemungkinan apa saja yang Yesus dan Petrus bicarakan. Mungkin pada saat itu dia menyesali perbuatannya dan memohon ampun pada Yesus. Petrus bertobat dan berubah. Dirinya yang pernah berdosa, Yesus pulihkan dan ubahkan. Bisa kita lihat bagaimana kisah Petrus sebagai salah satu rasul Tuhan yang luarbiasa. Kisah Para Rasul mencatat khotbahnya yang berhasil membawa 3000 jiwa bertobat. Penampakan Yesus secara pribadi pada dirinya benar-benar memberi pengaruh besar dalam hidup Simon Petrus.

  • Semua Murid-Murid-Nya (Yohanes 20:19-23)

Tidak hanya Petrus yang bersedih atas kepergian Yesus, tetapi juga murid-murid yang lain. Injil Yohanes menggambarkan suasana mereka pada saat itu. Mereka berkumpul di satu rumah dengan pintu-pintu yang terkunci karena takut dengan orang-orang Yahudi. Di saat itulah, Yesus menampakkan diri kepada mereka.

Sebenarnya sebelum Yesus menampakkan diri kepada mereka, berita tentang kebangkitan Yesus sudah mereka ketahui dari saksi-saksi yang menceritakan kepada mereka. Sayangnya, mereka tidak percaya. Yesus sendiri menegur mereka pada saat itu dan menyebut mereka ‘orang-orang berhati degil’.

Baca juga: Pesan dari Kebangkitan Yesus

  • Tomas yang Disebut Didimus (Yohanes 20:24-28)

Yesus telah menampakkan diri kepada murid-murid-Nya, namun pada saat itu Tomas tidak ada di sana. Mendengar teman-temannya mengatakan bahwa mereka bertemu Yesus, Tomas tidak percaya. Tomas tidak mau percaya sebelum dia mencucukkan tangannya sendiri ke bekas paku pada tubuh Yesus. Lalu delapan hari kemudian, Yesus menampakkan diri padanya.

Kisah tentang Tomas ini sendiri cukup terkenal di antara orang Kristen karena sering digunakan untuk menggambarkan iman seseorang. Tomas percaya karena dia melihat, demikian pula orang-orang Kristen yang sulit untuk percaya pada mujizat Tuhan Yesus. Padahal inti dari sebuah iman adalah percaya tanpa melihat.

  • Murid-Murid di Pantai Danau Tiberias (Yohanes 21:1-14)

Murid-murid yang ada pada saat itu antara lain adalah Petrus, Tomas, Natanael, anak-anak Zebedeus, dan murid-murid lain. Saat itu mereka sedang menangkap ikan tetapi tidak mendapatkan apapun. Lalu Yesus datang dan menyuruh mereka kembali menebarkan jala, dan mereka pun mendapat banyak sekali ikan. Hal ini cukup menarik mengingat cerita ini sama dengan cerita pertama kali Yesus bertemu dengan beberapa murid-Nya.

Selain orang-orang di atas, sebenarnya masih ada banyak lagi orang-orang yang dikunjungi Yesus sebelum Ia naik ke sorga. Lalu apa sebenarnya tujuan Yesus menampakkan diri-Nya kepada mereka?

Yesus ingin memulihkan iman orang-orang yang percaya pada-Nya, sekaligus menjadikan mereka saksi-saksi pertama kebangkitan-Nya sebagai Anak Allah yang hidup. Jika tidak melalui mereka, maka berita kebenaran tentang kebangkitan Yesus tidak akan sampai ke telinga kita sekarang.

Lalu mengapa masih ada orang-orang yang menganggap cerita kebangkitan Yesus adalah kebohongan besar? Matius 28:11-15 punya jawabannya. Jika kita baca kembali, malaikat-malaikat juga menyampaikan berita kebangkitan Yesus kepada para penjaga kuburan Yesus. Para penjaga itu pun pergi ke kota dan memberitahukan hal itu kepada imam-imam kepala. Dari sanalah, kesepakatan untuk membuat cerita kebangkitan Yesus sebagai ‘sebuah kebohongan’ dimulai, dan itu juga diteruskan orang-orang sampai sekarang.

Siap atau tidak, tugas para rasul untuk mengabarkan kebenaran telah diteruskan kepada kita. Mari kita menjadi pengikut Tuhan yang berani untuk mengabarkan kabar baik, menjadi pekerja-Nya yang siap meneruskan Amanat Agung.

Baca juga: Makna Kebangkitan Yesus bagi Orang Kristen