Penjelasan Alfa dan Omega Sebagai Awal dan Akhir

Beberapa kalangan Umat Kristen, tentunya sudah mengenal apa itu Alfa dan Omega. Hal tersebut juga disinggung pada ayat Bible pada Wahyu 1:8 yang bunyinya seperti ini, “Aku adalah Alfa dan Omega, Firman Tuhan Allah yang ada dan yang sudah ada akan datang Yang Mahakuasa.”.

Di dalam ayat diatas seperti mengisyaratkan bahwa Alfa sebagai awal dan Omega sebagai Akhir yang diterima oleh Yesus. Kata Alfa dan Omega sendiri berasal dari Bahasa Yunani. Bisa dikatakan Alfa dan Omega bukanlah suatu kata melainkan sebuah huruf. Di dalam Alkitab, tepatnya pada ayat Wahyu 1:17 dikatakan bahwa janganlah umat Kristen takut karena Yesus Kristus adalah Awal dan Akhir. Beberapa penjelasan dari Alfa dan Omega sebagai Awal dan Akhir ada di bawah ini.

1. Tuhan sudah ada pada awal dan ada pada akhir

Hal ini sebenarnya sama dengan mengatakan Dia selalu ada dan akan selalu ada. Dia di sini mengacu pada Yesus Kristus. Seperti yang telah diketahui bahwa Yesus merupakan pribadi kedua dari Allah Tritunggal yang memulai, melakukan, sampai yang mengakhiri sebuah penciptaan.

Hal tersebut telah disebutkan dalam Yohanes 1:3 yang berbunyi, “ Segala sesuatu yang dijadikan oleh Dia dan juga tidak satupun dari segala yang telah dijadikan oleh Dia.” Kedatangan Yesus akan menjadi awal dari akhir dari penciptaan. Hal tersebut juga disebutkan dalam 2Petrus 3:10 yang berbunyi “Akan tetapi Tuhan akan tiba layaknya pencuri. Saat itu, langit akan lenyap dan terjadi gemuruh yang sanagt dahsyat. Unsur-unsur di dunia juga akan hangus terbakar. Begitu juga dengan segala sesuatu yang berada di atasnya akan lenyap seketika”.

2. Identifikasi Tuhan dari Perjanjian Lama

Makna yang kedua bisa artikan bahwa Yesus yang dianggap Alfa dan Omega merupakan sebuah sebutan untuk mengidentifikasi Dia sebagai Tuhan dari perjanjian lama. Pada Yesaya menunjukan bahwa aspek Hakekat pada Yesus tersebut sebagai bagian dari Allah tritunggal di berbagai tempat. Hal itu ditegaskan pada Yesaya 41:4 yang bunyinya lebih kurang sebagai berikut. “Siapakah yang melakukan dan mengerjakan segalanya? Dia yang dari dahulu memanggil bangkit dari keturunan-keturunannya. Aku, Tuhan, Raja, dan Penebus Israel, Tuhanlah semesta Alam”. Dari ayat tersebut telah mengindikasikan bahwa sifat ataupun hakekat kekal dari ketuhanan.

3. Yesus Kristus sebagai awal dan akhir dalam Iman Kita

Hal tersebt disebutkan dalam Ibrani 12:2 yang berbunyi “Ayo kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus yang memimpin kita dalam iman dan membawa iman tersebut ke dalam kesempurnaan. Dengan mengabaikan kehinaan tekun yang memikul salib sebagai ganti sukacita yang telah disediakan bagi dia. Sekarang telah duduk di sebelah kanan tahta Allah.”. Hal tersebut telah menunjukan bahwa Yesus memulai dan memimpin kita dalam iman dan juga membawa iman kita ke dalam kesempurnaan. Yesus selalu totalitas sehingga jumlah dan substansi dari kitab suci baik itu dari hukum taurat dan injil

Di dalam Yohanes 1:1 telah disebutkan bahwa pada awalnya merupakan Firman, lalu firman tersebut bersama-sama dengan Allah sehingga firman itu adalah dari Allah. Sekarang, firman itu telah menjadi manusia dan terdiam dalam diri kita. Dan kita juga telah melihat kemulian-Nya. Yaitu sebuah kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai anak tunggal bapa yang penuh kasih dan juga karunianya.

Demikianlah beberapa penjelasan Alfa dan Omega sebagai awal dan akhir. Yesus pada perjanjian baru memang sering disebut sebagai awal dan akhir dalam berbagai banyak hal. Contohnya dalam Ibrani 12.2 juga menggambarkan bahwa Yesus merupakan penyempurnaan iman kita. Janji Tuhan bagi orang percaya akan selalu ditepati sehingga Anda pun tidak perlu bingung ataupun pesimis dengan makna kebangkitan Yesus.

Untuk lebih menglhayatinya lagi, sebaiknya Anda sering mempelajari tentang ayat alkitab tentang kebangkitan Yesus, janji keselamatan, pesan kebangkitan dari Yesus, dan masih banyak referensi lainnya. Dengan memahami berbagai hal tentang Yesus dan juga makna mengapa Yesus Harus bangkit.  Jika anda sudah berhasil mengetahui dan meresapinya, niscaya Tuhan akan memberikan kemudahan dan kententeraman hati. Semoga Tuhan memberkati Anda semua.