Sponsors Link

4 Perbedaan Gereja Karismatik Dengan Protestan Meliputi Liturgi Maupun Doktrinnya

Sponsors Link

Banyak orang Kristen sering kali tidak memperhatikan dengan jelas akan perbedaan gereja karismatik dengan protestan. Hal ini karena semua gereja pada dasarnya mengarah pada visi dan misi yang sama. Sehingga perbedaan doktrin, tata ibadah dan semacamnya sebaiknya bukan menjadi penghalang. Akan tetapi tidak ada salahnya untuk menambah hubungan iman Kristen dengan ilmu pengetahuan kita akan gereja dengan mengetahui jenis perbedaan tersebut. Sehingga setiap kita paham dengan baik apa yang membuat gereja karismatik serta protestan tidak sepenuhnya sama. Untuk lebih jelasnya, berikut ini beberapa perbedaan gereja karismatik dengan protestan dari beberapa macam segi.

1. Doktrin Gereja

Salah satu hal yang membuat kedua gereja ini memiliki perbedaan yaitu dari doktrin yang diterapkan oleh masing-masing gereja. Gereja memang sama-sama mengakui Tuhan Yesus sebagai juru selamat melalui penebusan Yesus di kayu salib. Akan tetapi seiring berjalannya waktu, dalam menafsirkan firman Allah menimbulkan doktrin yang tidak sama antara satu gereja dengan gereja yang lainnya. Dikatakan pada Alkitab bahwa memang ada beberapa macam aliran gereja dan hal tersebut adalah wajar. Mengingat keberadaan gereja bisa juga dipengaruhi oleh adat istiadat dan tata cara penduduk yang berada di wilayah tersebut. Demikian halnya antara karismatik dan protestan yang memiliki landasannya sendiri dalam menerapkan doktrin pengejaran gereja. Dalam hal ini karismatik lebih menekankan pada pentingnya tujuan karunia Roh Kudus dalam kehidupan orang percaya. Sementara pada umat protestan walaupun mengakui Roh Kudus tetapi tidak serta merta mengutamakan hanya Roh Kudus saja. Oleh sebab itu tidak heran jika dalam gereja karismatik terdapat pengenalan Bahasa Roh, maupun cara berdoa dalam Roh. Sementara pada gereja protestan hal tersebut tidak ditekankan.

2. Struktur Organisasi

Perbedaan berikutnya yaitu pada struktur organisasi yang diaplikasikan pada kepengurusan gereja. Sering kali kita pahami bahwa gereja protestan dimiliki sebagian besar oleh lembaga dan yayasan sehingga dikelola secara struktural yang jelas. Lain halnya dengan gereja karismatik yang umumnya merupakan milik pribadi. Oleh sebab itu jika ditelusuri lebih lanjut, salah satunya gereja karismatik yaitu gereja bethel, memiliki struktur organisasi yang tidak mengacu pada yayasan tertentu karena memang gereja digembalakan oleh gembala sidang yang merupakan perorangan dan bersifat tetap. Sedangkan gereja protestan bisa mengalami pergantian gembala sidang tergantung dari keputusan organisasi maupun lembaga yang menaungi gereja tersebut. Salah satunya perbedaan ini juga tercermin dengan jelas melalui perbedaan janji pernikahan Kristen. Karena urusan administrasi yang berbeda tersebut tak lain juga akibat dari struktur organisasi gereja yang tidak sama. Sehingga memiliki struktur administrasi yang berbeda juga.

3. Ibadah

Dari segi ibadah atau liturgi sudah tentu keduanya cukup berbeda. Misalnya bila kita lihat perbedaan ibadah dan kebaktian yang dijalankan oleh kedua jenis aliran gereja tersebut. Tata cara jalannya ibadah ini merupakan salah satu yang menonjol jika berbicara mengenai perbedaan gereja karismatik dengan protestan. Umumnya pada gereja karismatik memiliki tata ibadah yang penuh dengan puji-pujian di awal ibadah hingga waktu untuk pembacaan firman. Hal ini merupakan perwujudan konsep dari istilah pelataran, ruang kudus dan ruang maha kudus sesuai kemah Allah pada jaman Bangsa Israel. Sehingga dalam ibadahnya meliputi pujian, penyembahan lalu doa dan firman. Dalam hal ibadah ini sifatnya juga mengutamakan Roh Kudus, sehingga waktu penyembahan yang benar menurut Alkitab sering kali tidak dibatasi dan membiarkan peranan Roh Kudus berjalan dominan pada setiap ibadah yang dilakukan.

Sementara di gereja protestan lebih dominan menggunakan liturgi atau tata ibadah seperti dalam gereja Katolik. Dalam gereja protestan memiliki ibadah dan liturgi yang telah terstruktur dan diatur dalam susunan yang jelas. Mulai dari pujian, doa, ayat yang dibacakan hingga firman. Sehingga gereja protestan fokus pada jalannya liturgi sesuai yang telah ditetapkan saja.

4. Gembala Sidang

Seperti yang telah disebutkan di atas, bahwa kedua jenis gereja ini memiliki konsep pemilihan gembala sidang yang tidak sama. Bila di gereja karismatik umumnya gembala sidang adalah pemilik gereja yang akan diteruskan oleh keluarga maupun anak-anaknya. Hal ini karena sifat kepemilikan gereja yang cenderung milik pribadi atau perorangan. Lain halnya pada gereja protestan yang rata-rata dikelola dan dinaungi lembaga maupun yayasan Kristen. Sehingga gembala sidang umumnya berasal dari pelayan Tuhan atau pendeta dari sekolah teologia yang ditunjuk. Sehingga penugasan gembala sidang ini seiring waktu akan terus berganti-ganti menurut pendeta yang melayani di gereja tersebut. Selain itu pergantian gembala sidang ini atas acuan dari lembaga atau yayasan yang menaungi gereja. Sehingga pemilihan tergantung pada sidang gereja dan bukan atas keinginan pribadi pendeta saja.

Itulah beberapa macam perbedaan gereja karismatik dengan protestan yang sering tidak disadari oleh umat Kristen. Hendaknya biarlah perbedaan tersebut tidak memecah belah umat Kristen. Namun tetap membantu mempersatukan keanekaragaman yang ada antara doktrin yang satu dengan yang lain. Sehingga sepanjang semuanya berakar dan bertumbuh dalam Tuhan, maka sepantasnya umat Kristen tetap menjadi makna garam dan terang dunia. Sehingga dengan demikian maka nama Tuhan tetap dipermuliakan. Amin.

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Gereja