Sponsors Link

4 Pesan Dari Kebangkitan Yesus Bagi Orang Percaya Akan Kebenarannya

Sponsors Link

Pesan dari kebangkitan Yesus bagi orang percaya bukan hanya sekedar pesan biasa saja layaknya pesan singkat yang sedang diterima pada perangkat smartphone maupun pesan yang disampaikan oleh kerabat kita. Pada dasarnya kebangkitan Tuhan Yesus sebenarnya tanda jika apa yang sudah dikatakan olehNYA memang benar adanya terlebih ini merupakan pengenapan dari apa yang sudah diajarkan kepada kita selama ini sebagai orang percaya.Tanpa adanya kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus tidak akan pernah ada yang namanya kekristenan dan tidak akan pernah adanya iman bahkan sebagai orang kristen mungkin tidak akan pernah percaya dari apa yang sudah dikatakan oleh-Nya selama ini berkaitan dengan keselamatan dan penebusan dosa manusia.

Dengan kebangkitan juruselamat untuk menebus semua dosa manusia seperti yang diajarkan dalam agama Kristen, hal tersebut sangat memiliki makna yang sangat dalam bahkan hal tersebut juga memilki pesan khusus yang mana pesan tersebut ditujukan kepada seluruh orang percaya sampai saat ini. Pesan tersebut juga bisa dilihat dari beberapa ayat Alkitab tentang kebangkitan Yesus.Pesan dari kebangkitan Tuhan Yesus bagi umat yang percaya dengan iman sebagai berikut:

  • Yesus Berkuasa Atas Segalanya Termasuk Maut

Kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus itu merupakah hal yang membuktikan jika diriNYA berkuasa atas maut. KematianNYA bukan berarti merupakan ia tidak bisa melawan maut melainkan pengorbanan itu dilakukan untuk mengenapi semua janjinya untuk menebus dosa orang berdosa. Bahkan kebangkitan Yesus juga memiliki makna terlebih makna sengsara dan wafat Yesus. Pada kitab (Yohanes 10:17-18) mengatakan “ Bapa mengasihi Aku, oleh Karen Aku memberikan nyawa-KU untuk menerimanya kembali. Tidak seorangpun mengambilnya dari pada-KU, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa mengambilnya kembali. Inilah tugas yang Kuterima dari Bapa-Ku.

Sampai saat ini tidak ada seorang manusiapun yang berkuasa atas maut, itu semua dikarenakan manusia mahluk yang penuh dosa maka dari itu perlunya penebus dari juru penyelamat. selain yang hanya berkuasa atas maut ialah Tuhan Yesus.  Tepat setelah 3 hari kematianNya, hal ini membuktikan bahwa maut tidak berkuasa atas nyawaNya, melainkan itu diserahkan sendiri dan diambil kembali dengan kuasaNya. Dari ini lah kita sebagai orang percaya akan mendapatkan pemahaman atas Penyaliban Yesus akan mendatangkan kebahagiaan.

  • Tuhan Yesus Adalah Anak Allah

Kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus juga membuktikan bahwa Dia adalah anak Allah. Dalam kitab (Roma 1:3-4) mengatakan “ tentang Anak-Nya, yang menurut daging diperanakan dari keturunan Daud, dan menurut Roh kekudusan dinyatakan oleh kebangkitan-Nya dari antara orang mati, bahwa Ia adalah Anak Allah yang berkuasa, Yesus Kristus Tuhan kita.Tuhan Yesus adalah Anak Allah Tritunggal, dengan ini berarti Dia juga adalah Allah yang mahakuasa atas segala yang ada dipermukaan bumi. Dengan keangkitanNya membuktikan jika Tuhan Yesus ialah yang berkuasa atas semua ciptaanNya dan keilahianNYA. Dengan hal ini sudah jelas jika yang berkuasa atas segalanya termasuk maut ialah Tuhan Yesus yang maha kudus.

  • Pengenapan Nubuat Alkitab

Dalam Alkitab menubutakn jika Tuhan Yesus akan mati dan bangkit pada hari yang ketiga, dan dengan ini juga diajarkan jika kebangkitanNya membuat hidup baru untuk orang-orang percaya dengan iman. Semua perkataan itu juga sudah dikatakan berulang kali pada murid-muridnya yang mana tanda-tanda kematian akan segera tiba, dan sudah tertuang juga dalam Kitab. Dalam kitab (Mazmur 16:8-11 mengatakan) “ Aku senantiasa memandang kepada Tuhan; kerena Ia berdiri di sebelah kananKu, Aku tidak goyah. Sebab itu hatiku ersukacita dan jiwaku bersorak-sorak, bahkan tubuhku akan diam dengan tenteram; sebab Engkau tidak menyerahkan aku ke dunia orang mati, dan tidak membiarkan orang Kudus-Mu melihat kebinasaan. Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; dihadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, ditangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa.

Dari ayat tersebut jelas jika kematian Tuhan Yesus bukan karena Ia tidak mampu melawan maut melainkan itu semua sudah dinubuatkan dan memiliki arti jika orang kudus tidak akan pernah melihat sedikitpun kebinasaan. Dari kebangkitan ini juga membuktikan jika semua nubuat yang disampaikan dalam kitab tidak pernah salah, apapun yang ada dalam kitab jelas benar semua, dengan kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus dengan hal itu juga nubuat tergenapi.Serta sampai saat ini kita sebagai umat percaya selalu mengenal dari kematian Yesus dengan hari paskah atau sebuah makna jumat agung bagi beberapa orang mengenalnya. bahkan dari kepercayaan agama katolik , akan mengenal dengan Kehidupan Setelah Kematian Menurut Katolik yang mana ini juga berkaitan dengan kematian Yesus untuk menebus dosa manusia.

  • Semua PerkataanNya Berkuasa

Tuhan Yesus pernah berkata dalam perjanjian lama jika Ia akan mati dan bangkit kembali untuk menebus dosa anak-anaknya yang percaya. Perkataan tersebut bahkan diucapkan berulang kali dan sangat jelas. Dalam kitab (Matius 16:21) mengatakan “ Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga”. Dalam kitab (Matius 20:19) juga mengatakan “ Dan mereka akan menyerahkan Dia kepada bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya Ia diolok-olokan, disesah dan disalibkan, dan pada hari ketiga ia akan dibangkitkan”.

Dimata orang yang kurang percaya, kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus mungkin tidak berarti apa-apa bagi mereka. Namun hal ini jelas memiliki makna yang sangat dalam bagi kita yang beriman dan percaya kepadaNya. Bahkan dengan kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus jelas membuat kita hidup kembali dalam kehidupan baru yang sudah ditebus semua dosa-dosa kita oleh darah yang maha kudus. Bagi kita orang percaya dengan kebangkitan Yesus jelas membuat kehidupan kita akan lebih baik lagi, namun semua yang kita inginkan tidak akan tercipta dan diwujudkan secara langsung. Semua keinginan dari hati kita bisa saja tidak akan terwujud namun akan diganti dengan kehendakNya yang lebih sempurna dari pemikiran kita. Salah satu penyempurnaan yang kita dapatkan ialah dengan kerelaan diriNya mati untuk menebus semua dosa anak-anakNya yang percaya.

Sponsors Link
, ,
Oleh :
Kategori : Perayaan Kristen