Sponsors Link

3 Syarat Baptis di Gereja Tiberias yang Wajib Anda Ketahui!

Sponsors Link

Ada banyak hal yang membedakan Kristen dari agama lain. Salah satu hal yang paling jelas terlihat bedanya adalah iman pada Allah Tritunggal. Sebagai orang Kristen, kita percaya kepada ajaran gereja tentang Tritunggal Mahakudus melalui Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Kita percaya bahwa tahun Masehi dimulai pada masa kelahiran Tuhan Yesus.

Yohanes 3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Bapa mengaruniakan Yesus untuk datang ke dunia demi menyelamatkan manusia dari hukuman dosa, yaitu maut. Pada masa pelayanan-Nya, Yesus memberikan banyak ajaran dan teladan kepada manusia. Namun, iman Kristen percaya bahwa dibutuhkan korban untuk benar-benar menebus dosa manusia. Yesus yang begitu mulia pun menjadi sang korban tersebut. Ia rela disalibkan, mati, lalu dikuburkan. Namun, kemahakuasaan-Nya membuat Ia bangkit kembali, menang atas kuasa maut, membawa pesan dari kebangkitan Yesus. Meskipun Allah kita begitu mahakuasa, ada makna kebangkitan Yesus bahwa Ia mau kita mengalami sebuah proses. Yesus pun harus kembali ke Sorga untuk menyiapkan tempat bagi kita, umat manusia, yang sudah diselamatkan-Nya. Namun, Allah tidak pernah meninggalkan kita sendirian. Sebelum Ia naik ke Sorga, Ia memberikan sebuah amanat agung untuk dilakukan oleh para murid-Nya melalui ayat Alkitab tentang kebangkitan Yesus.

Matius 28:19-20 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu.

Amanat agung tersebut mengajak seluruh murid untuk pergi dan menjadikan semua bangsa sebagai murid-Nya Allah. Di dalam proses pemuridan tersebut, dibutuhkan suatu pengambilan komitmen berupa baptisan dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus. Amanat agung ini kemudian membuat baptisan menjadi sebuah sakramen yang kudus di dalam kehidupan kekristenan. Setiap gereja kemudian melakukan layanan baptisan kudus, tidak terkecuali di Tiberias.

Persyaratan baptis di Tiberias

Ada berbagai tujuan syarat baptis di Tiberias. Gereja Tiberias melakukan cara pembaptisan Kristen berupa baptis selam untuk mengajak umat menjadi warga Kerajaan Sorga yang penuh dengan kuasa Allah. Selain itu, baptis juga dapat dilakukan untuk melepaskan umat dari kutuk penyakit dan kutuk dosa keturunan. Umat pun akan dijaga oleh Malaikat dan dilepaskan dari segala roh jahat melalui baptisan selam yang diadakan Tiberias. Baptisan pun tentunya mendaftarkan nama umat di dalam kehidupan sorgawi.Dalam memenuhi tujuan-tujuan tersebut, terdapat beberapa syarat baptis di Tiberias. Syarat baptis di Tiberias ini diperlukan agar setelah mengalami baptisan, setiap umat boleh sungguh-sungguh mengenal Allah dan melakukan tugas amanat agung sebagai tujuan hidupnya. Berikut beberapa syarat baptis di Tiberias.

  • Setelah dibaptis, akan diberikan nama baptis.

Salah satu syarat baptis di Tiberias adalah pemberian nama baptis. Setelah mengambil komitmen untuk menjadi murid Kristus seutuhnya, umat diharapkan dapat menjadi pribadi yang baru. Umat seharusnya tidak lagi menjadi pribadi yang sama seperti dunia, tetapi menjadi pribadi yang serupa dengan Kristus. Oleh karena itu, umat akan diberikan nama baru berupa nama baptis. Nama baptis ini diberikan oleh Tiberias dan biasanya merupakan nama tokoh-tokoh Alkitab. Setiap umat yang akan menjalani baptisan di Tiberias harus siap menerima nama yang baru dan lebih lagi mengemban tanggung jawab oleh nama tersebut.

  • Jika orang yang dibaptis sebelumnya non-Kristen, ia harus mengikuti penginjilan khusus.

Syarat baptis di Tiberias yang cukup penting untuk diikuti adalah penginjilan khusus, terutama bagi umat yang sebelumnya belum beragama Kristen. Penginjilan ini penting sesuai dengan ayat Alkitab tentang memberitakan Injil untuk mengajarkan perintah-perintah Allah. Dalam penginjilan khusus ini, umat akan mendapatkan pengajaran khusus mengenai ke-Kristen-an. Tidak hanya sekedar membaca Alkitab, mengetahui perintah-perintah di dalam Alkitab, tetapi lebih lagi mengenal siapa Allah yang akan umat agungkan setelah mendapatkan baptisan. Penginjilan khusus ini penting untuk dijalani karena kita rindu setiap umat yang beragama Kristen sungguh-sungguh menjadi murid Allah, bukan hanya memiliki agama Kristen di KTP.

  • Jika orang yang dibaptis adalah public figure, ia akan memberikan video kesaksian yang ditayangkan di Gereja Tiberias.

Setiap orang yang sudah mengalami baptisan, memiliki tanggung jawab baru untuk melaksanankan Amanat Agung. Oleh karena itu, sangat penting bagi umat untuk dapat memberikan kesaksian kepada sesama. Tentu saja, bagi manusia, sangat menarik jika orang yang memberikan kesaksian adalah orang yang kita hormati atau kita ketahui, seperti public figure. Oleh karena itu, Tiberias memfasilitasi umat yang merupakan public figure untuk dapat memberikan kesaksian kepada umat lainnya.

Itulah beberapa syarat baptis di Tiberias. Selain syarat-syarat tersebut, tentu ada banyak dokumen yang harus dipersiapkan. Setiap gereja Tiberias biasanya sudah menyediakan daftar dokumen apa saja yang perlu dipersiapkan. Hal teknis seperti syarat baptis di Tiberias ini memang penting. Namun, ada hal yang paling penting dan utama dalam mendapatkan baptisan kudus, yaitu kesiapan hati kita. Kita harus siap untuk menjadi pribadi yang baru sesuai kehendak Allah. Kita harus siap mengemban tugas amanat agung di dalam setiap aspek kehidupan kita. Terlebih lagi, kita harus siap untuk tetap setia kepada Allah karena jalan kekristenan merupakan jalan pikul salib. Kiranya Allah sendiri yang menyiapkan kita dalam menerima baptisan kudus. Tuhan memberkati.

Sponsors Link
, , ,




Oleh :
Kategori : Info Kristen