Sponsors Link

3 Tata Perayaan Tri Hari Suci Sebaiknya Ketahui Dengan Tepat

Sponsors Link

Umat Katolik pastinya sudah mengenal apa yang dimaksud dengan tata perayaan tri hari suci. Sebagai salah satu jenis perayaan yang wajib diikuti tiap tahunnya, tri hari suci ini merupakan rangkaian ibadah yang mewakili masa pra Paskah. Sehingga tri hari suci ini juga disebut dengan tiga hari suci sebelum Paskah. Untuk lebih jelasnya, berikut ini beberapa informasi menarik tentang tata perayaan tri hari suci.

1. Kamis Putih

Perayaan hari makna Kamis Putih ini memiliki arti dan sejarah tersendiri bagi umat Kristen maupun Katolik. Termasuk yang terutama yaitu mengenang perjamuan terakhir Yesus beserta seluruh murid-muridNya. Dikisahkan pada Alkitab bahwa di malam tersebut Yesus rela membasuh kaki murid-muridNya dan memberikan keteladanan yang sangat baik. Hal ini tercantum pada Yohanes 13 “Yesus Membasuh Kaki Murid-MuridNya”.

Inilah mengapa Kamis Putih juga identik dengan pembasuhan kaki sebagai tanda dan wujud perilaku terang dunia. Di sini prinsip mengasihi dan menghormati sesama sangat ditekankan. Sehingga memberikan teladan yang baik bagi murid-murid untuk keteladanan mereka semua. Melalui pelayanan Yesus sendiri maka kita umat Kristen dapat pula belajar untuk rendah hati dan menghormati maupun menghargai sesama kita. Intinya dalam melayani hendaknya tidak memandang siapa yang kita layani tetapi semua orang kita perlakukan sama.

Hingga saat ini Kamis Putih merupakan tata ibadah yang menjadi bagian dari umat Katolik yang dilakukan pada hari kamis sebelum masa Paskah itu sendiri dan dilengkapi dengan tata ibadah berupa pujian akan kebaikan Allah terhadap semua umatNya dan muridNya. Mencontoh teladan Yesus ini memang tidak mudah, melayani mereka yang nantinya akan mengecewakan Dia sendiri. Tetapi dalam tata perayaan tri hari suci ini membawakan misi dan visi untuk selalu mengesampingkan marah dan emosi tetapi utamakan kasih dalam pelayanan.

2. Jumat Agung

Banyak umat Kristen yang mengenal dekat dengan perayaan makna Jumat Agung ini. Sebenarnya dasar dari perayaan tersebut yaitu hari peringatan Penyaliban Yesus Kristus dan wafatNya di Golgota. Dimana dalam hari ini terdapat lima fase penting perjalanan penyaliban Yesus tersebut, meliputi sebagai berikut:

  • Tuhan Yesus di hadapan Mahkamah Agung, inilah momen di mana Tuhan diserahkan ke Mahkamah Agung untuk diadili atas kesalahan yang tidak Dia perbuat. Hal ini karena orang farisi sangat membencinya dan ingin Yesus segera dihukum.
  • Tuhan Yesus di hadapan Pilatus, selanjutnya di hadapkan pula Yesus di depan Pilatus. Padahal Yesus tidak ditemukan kesalahan apapun, namun orang banyak sungguh telah membenci Dia dan tidak mau mempercayai apa yang Yesus katakan.
  • Tuhan Yesus disiksa, setelah itu maka Yesus mulai dihukum dan diserahkan pada penghukuman. Oleh sebab itu Dia disiksa di sepanjang perjalanan menuju Golgota.
  • Tuhan Yesus disalibkan, sesudah itu Tuhan Yesus disalibkan di kayu salib. Tentunya hal ini sangat memedihkan hati umat percaya. Karena tanpa kesalahan namun Tuhan Yesus rela mengorbankan dirinya untuk menebus macam-macam dosa menurut Alkitab manusia yang tidak terhingga atau terbatas.
  • Tuhan Yesus wafat, hingga akhirnya Tuhan Yesus menghembuskan nafasnya di kayu salib. Dia wafat di kayu salib untuk mengorbankan diriNya dan memberi keselamatan pada siapapun yang percaya kepadaNya.

Umumnya pada hari Jumat Agung ini dirayakan dengan ibadah berupa pujian dan juga sebagian umat Katolik melakukan ibadah jalan salib untuk mengenang peristiwa sengsara Yesus. Dalam Kristen juga kurang lebih tidak berbeda. Jumat Agung digunakan untuk beribadah mengenang akan kebaikan Tuhan yang telah rela mati di kayu salib mengorbankan diriNya yang tidak bersalah.

3. Sabtu Suci

Makna Sabtu Suci ini banyak juga dikenal orang dengan sebutan Sabtu Paskah. Dimana ini adalah hari terakhir dari tri hari suci. Pada hari ini umumnya umat Kristen di dunia memperingati hari penguburan Tuhan Yesus di dalam gua batu. Dimana tubuhNya dibaringkan di dalam pekuburan setelah mati disalibkan. Banyak muridNya yang tidak mengira bahwa keesokan hari akan ada penampakan dari Tuhan Yesus sendiri dan menyatakan kuasaNya melalui kebangkitanNya.

Pada Sabtu Suci kebanyakan umat Tuhan merayakan tata ibadah dengan perenungan akan kematian Tuhan Yesus. Umumnya misa dan ibadah dilakukan pada sore hari atau menjelang malam hari. Dimana puji-pujian dilantunkan dan Injil dibacakan untuk mengenang salah satu hari yang penting tersebut. Hal ini supaya umat Allah tetap mengingat bahwa Tuhan benar-benar mengorbankan diri kemudian mati dan dikuburkan. Seperti pada tertulis pada ayat berikut ini:

Markus 15:46 “Yusufpun membeli kain lenan, kemudian ia menurunkan mayat Yesus dari salib dan mengapaninya dengan kain lenan itu. Lalu ia membaringkan Dia di dalam kubur yang digali di dalam bukit batu. Kemudian digulingkannya sebuah batu ke pintu kubur itu.”

Itulah beberapa informasi tentang tata perayaan tri hari suci. Dengan mengetahui hari apa saja yang terlibat di dalamnya, maka akan lebih mudah untuk memaknai setiap hari yang dirayakan tersebut. Oleh sebab itu ada baiknya untuk mengetahui apa saja rangkaian hari suci yang dirayakan sebelum Paskah tersebut. Supaya umat Kristen, terutama Katolik pada khususnya, dapat mendalami makna dari perayaan Paskah sendiri pada nantinya.

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Perayaan Kristen