Sponsors Link

10 Tokoh Alkitab yang Rendah Hati Patut Diteladani

Sponsors Link
Ada banyak karakter yang Tuhan ingin untuk kita miliki. Salah satu karakter tersebut adalah kerendahan hati. Ciri-ciri rendah hati menurut Alkitab adalah tidak merasa jauh lebih tinggi dibandingkan orang lain. Kerendahan hati merupakan sikap bahwa kita sadar bahwa Allah jauh lebih maha kuasa dibandingkan kita. Allah sendiri memberikan berbagai teladan untuk kita contoh bersikap rendah hati. Berikut beberapa tokoh Alkitab yang rendah hati.
  • Daud
1 Samuel 16:21 Demikianlah Daud sampai kepada Saul dan menjadi pelayannya. Saul sangat mengasihinya, dan ia menjadi pembawa senjatanya.
Karakter Daud adalah raja bagi bangsa Israel yang kedua. Ia dipanggil Allah untuk menggantikan Saul. Ketika Allah sudah terlebih dahulu memanggil Daud menjadi raja, Saul ditolak menjadi raja. Roh TUHAN meninggalkan Saul dan malah roh jahat yang hinggap. Hal ini membuat Saul tidak nyaman sehingga hamba-hamba Saul menyarankan Saul untuk mencari seorang pemain kecapi. Permainan kecapi dianggap dapat membantu Saul merasa nyaman. Daud pun direkomendasikan untuk menjadi pemain kecapi bagi Saul. Daud, meski ia sudah tahu ia akan menggantikan Saul menjadi raja, tetap memilih untuk membantu Saul dan menjadi pemain kecapi baginya. Daud tidak bermain-main ketika menjadi pemain kecapi bagi Saul. Daud memainkan kecapinya dengan sepenuh hati hingga Saul pun sangat mengasihinya. Daud memberikan contoh sebagai tokoh Alkitab yang rendah hati.
  • Yesaya
Yesaya 6:5 Lalu kataku: “Celakalah aku! aku binasa! Sebab aku ini seorang yang najis bibir, dan aku tinggal di tengah-tengah bangsa yang najis bibir, namun mataku telah melihat Sang Raja, yakni TUHAN semesta alam.”
Yesaya adalah pelayan Tuhan yang setia. Ia bukanlah orang yang berdosa. Ia menaati firman Tuhan dan dipakai Tuhan dengan luar biasa. Suatu hari, Allah sendiri berbicara kepadanya untuk mengutus dia. Ketika ia sadar Allah berbicara kepadanya, Yesaya menunjukkan sikap sebagai tokoh Alkitab yang rendah hati. Ia menyadari bahwa Allah sangat kudus dan ia hanyalah seorang manusia yang tidak ada apa-apanya. Meski selama ini ia sudah setia kepada Allah, ia tetap merendahkan hati sebagai seorang yang najis bibir. Meskipun begitu, ia tetap bersedia untuk diutus Allah. Hal ini menunjukkan bahwa Yesaya merupakan seorang yang rendah hati yang merupakan etika pelayanan Kristen dan bukan rendah diri.
  • Barzilai
2 Samuel 19:35 Sekarang ini aku telah berumur delapan puluh tahun; masakan aku masih dapat membedakan antara yang baik dan yang tidak baik? Atau masih dapatkah hambamu ini merasai apa yang hamba makan atau apa yang hamba minum? Atau masih dapatkah aku mendengarkan suara penyanyi laki-laki dan penyanyi perempuan? Apa gunanya hambamu ini lagi menjadi beban bagi tuanku raja?
Mungkin tidak banyak orang yang mengenal siapa itu Barzilai. Namun, Barzilai merupakan salah seorang tokoh Alkitab yang rendah hati. Barzilai adalah orang Gilead yang diberkati dengan kekayaan. Meskipun ia merupakan salah satu tokoh-tokoh Alkitab yang kaya, ia masih melayani raja Daud dengan menyediakan makanan selama raja tinggal di Mahanaim. Ketika Daud ingin kembali ke Yerusalem, Daud ingin membalas segala kerendahan hati Barzilai dengan mengajaknya ke Yerusalem. Namun, Barzilai sekali lagi menunjukkan kerendahan hatinya. Ia merasa tidak pantas dengan segala keterbatasannya, tetapi ia masih ingin membantu raja Daud. Oleh karena itu, ia lebih memilih untuk tidak ikut dan menawarkan raja Daud untuk mengajak Kimham. Ia tidak merasa diri lebih tinggi dari Kimham. Ia malah percaya bahwa Kimham dapat menggantikannya untuk melayani raja Daud.
  • Yohanes Pembaptis
Yohanes 3:28 Kamu sendiri dapat memberi kesaksian, bahwa aku telah berkata: Aku bukan Mesias, tetapi aku diutus untuk mendahului-Nya.
Siapa yang tidak mengenal Yohanes Pembaptis yang terus menyerukan berita pertobatan. Semua orang mengenalnya dengan segala kebijaksanaannya. Ia merupakan orang yang melakukan pembaptisan, terus menyerukan berita pertobatan. Sangat banyak orang mengagumi Yohanes Pembaptis di tengah penantian mereka akan kedatangan Mesias. Karena kekaguman mereka, orang-orang mengira Yohanes Pembaptis adalah seorang Mesias. Namun, Yohanes Pembaptis merupakan tokoh Alkitab yang rendah hati. Ia bisa saja menggunakan kondisi tersebut untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Ia bisa saja mendapat banyak pengikut yang akan melayani dia, memenuhi segala kebutuhannya. Namun, ia menolak melakukan semua hal itu. Ia sadar bahwa dirinya bukanlah Mesias dan akan datang seorang Mesias. Pengakuan Yohanes Pembaptis akan dirinya dan kesaksiannya tentang karakter Kristus sang Mesias menunjukkan kerendahan hati yang sejati sebagai seorang pelayan Kristus.
Sponsors Link

  • Perwira di Kapernaum
Lukas 7:6-7 Lalu Yesus pergi bersama-sama dengan mereka. Ketika Ia tidak jauh lagi dari rumah perwira itu, perwira itu menyuruh sahabat-sahabatnya untuk mengatakan kepada-Nya: “Tuan, janganlah bersusah-susah, sebab aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku; sebab itu aku juga menganggap diriku tidak layak untuk datang kepada-Mu. Tetapi katakan saja sepatah kata maka hambaku itu akan sembuh
Selama Yesus berada di dunia, Yesus melakukan berbagai macam pelayanan. Salah satu pelayanan yang Yesus lakukan adalah menyembuhkan hamba milik perwira di Kapernaum. Perwira di Kapernaum ini merupakan contoh seorang tokoh Alkitab yang rendah hati. Perwira di Kapernaum ini memiliki karakter pemimpin Kristen yang tidak sombong, tidak merasa memiliki posisi yang jauh lebih tinggi dibandingkan hamba-hambanya. Perwira ini datang ke Yesus, meminta Yesus untuk menolong memberikan kesembuhan bagi hambanya. Ketika Yesus sudah bersedia, perwira di Kapernaum ini sadar bahwa ia tidak layak menerima Yesus dalam rumahnya. Ia begitu menunjukkan kerendahan hatinya, tetapi ia tetap percaya bahwa Yesus pasti bersedia menyembuhkan hambanya.
  • Wanita Kanaan
ads
Matius 15:27 Kata perempuan itu: “Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya.”
Selain kepada perwira di Kapernaum, Yesus masih banyak melakukan pelayanan lainnya. Salah satu pelayanan yang Yesus lakukan adalah pelayanan ke wanita Kanaan. Ketika Yesus pergi ke daerah Tirus dan Sidon, seorang wanita Kanaan datang kepada Yesus dan meminta Yeus menyembuhkan anak perempuannya yang kerasukan setan. Yesus menguji iman wanita ini dengan mengatakan bahwa ia tak berhak mendapatkan berkat darinya karena wanita ini bukanlah umat Israel. Namun, wanita Kanaan ini merupakan tokoh Alkitab yang rendah hati. Wanita Kanaan ini tidak merasa tersinggung atau marah. Ia mengerti posisinya, tetapi ia pun percaya bahwa Yesus mengasihi semua orang. Dibandingkan merasa kecewa, ia memilih untuk merendahkan hatinya dan memohon lebih lagi kepada Yesus. Kerendahan hati wanita ini menunjukkan imannya yang begitu besar sehingga Yesus pun bersedia menyembuhkan anak perempuannya.
  • Barnabas
Kisah Para Rasul 4:37 Ia menjual ladang, miliknya, lalu membawa uangnya itu dan meletakkannya di depan kaki rasul-rasul.
Alkitab memang tidak pernah mengenalkan secara resmi sekelompok orang Kristen. Namun, persekutuan di dalam nama Yesus Kristus sudah dikenal sejak kebangkitan Yesus. Inilah yang kemudian dikenal sebagai awal mula persekutuan orang Kristen. Kitab Kisah Para Rasul menceritakan bagaimana cara hidup jemaat perdana. Mereka dikenal sebagai persekutuan yang sehati dan sejiwa. Segala sesuatunya merupakan milik mereka bersama, bahkan tidak ada seorangpun yang kekurangan di antara mereka. Cara hidup ini merupakan cara hidup yang penuh dengan kerendahan hati dan juga dimiliki oleh Barnabas. Meskipun ia seorang kaya, Barnabas merupakan tokoh Alkitab yang rendah hati.
  • Paulus
1 Korintus 2:4 Baik perkataanku maupun pemberitaanku tidak kusampaikan dengan kata-kata hikmat yang meyakinkan, tetapi dengan keyakinan akan kekuatan Roh, 1 Korintus 15:9 Karena aku adalah yang paling hina dari semua rasul, bahkan tidak layak disebut rasul, sebab aku telah menganiaya Jemaat Allah.
Kebanyakan dari kita pasti sudah mengenal siapa itu Paulus. Paulus, yang dahulu bernama Saulus, merupakan orang yang dahulu pernah ingin menganiaya semua orang Kristen. Namun, ia malah dipanggil Tuhan untuk bertobat dan menjadi perpanjangan tangan-Nya untuk memberitakan kabar keselamatan. Setelah mengalami pertobatan, Paulus merupakan seorang yang sangat taat kepada Tuhan. Banyak orang yang mengaguminya, sangat menghormatinya. Namun, segala hormat tidak menjadikan Paulus seorang yang sombong. Ia tetap dikenal sebagai tokoh Alkitab yang rendah hati. Ia tidak merasa segala keberhasilan yang ia miliki berasal dari dirinya sendiri. Ia yakin bahwa itu merupakan kekuatan Roh dan ia berani mengakuinya. Paulus pun sadar bahwa ia masih tetap seorang manusia yang berdosa. Ia tidak malu untuk mengakui masa lalunya.
  • Ayub
Ayub 1:21 katanya: “Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!”
Ayub pun merupakan seorang yang dikenal sebagai tokoh Alkitab yang rendah hati. Kita tahu bahwa awalnya Ayub merupakan seorang yang diberkati Allah dengan luar biasa. Ia memiliki harta benda yang luar biasa. Namun, Allah ingin menguji iman Ayub. Ia kemudian mengambil semua milik Ayub mulai dari harta benda hingga keluarganya. Namun, Ayub tidak merasa marah dan kecewa kepada Allah. Ayub, dengan segala kerendahan hatinya, sadar bahwa segala harta benda dan apa yang ia miliki merupakan milik Allah sendiri.
Sponsors Link

  • Yesus Kristus
Filipi 2:5-8 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
Dari semua tokoh Alkitab yang rendah hati, tentu kita tidak dapat melupakan Yesus Kristus sebagai teladan manusia. Yesus Kristus merupakan anak tunggal Bapa. Ia memiliki segala kekuasaan di Sorga. Namun, dengan segala kerendahan hatinya, ia memilih untuk menjalankan tugas Bapa turun ke Bumi. Ia memilih untuk mengosongkan diri dan mengambil rupa seorang hamba. Ia tidak ragu untuk menjadi sama dengan manusia. Ini menunjukkan kerendahan hati Yesus yang luar biasa. Itulah beberapa tokoh Alkitab yang rendah hati. Kerendahan hati yang ditunjukkan tidaklah berasal dari usaha mereka masing-masing. Kerendahan hati merupakan berkat yang datang dari Allah. Oleh karena itu, kita perlu meminta bantuan Roh Kudus untuk memberikan kerendahan hati kepada kita. Kita pun juga perlu terus mengingat bahwa setinggi-tingginya kita, kita masih memiliki Allah yang jauh lebih berkuasa. Pemahaman kita atas kemahakuasaan Allah akan membantu kita untuk menjadi pribadi yang rendah hati. Kiranya segala kemuliaan bagi Tuhan. Tuhan memberkati.

ads
Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Etika dan Moral