Sponsors Link

3 Tokoh Politik dalam Alkitab yang Paling Terkenal

Sponsors Link

Di dunia yang semakin maju ini, kehidupan politik menjadi semakin dinamis. Ini merupakan kondisi yang bagus, tetapi juga bisa mendatangkan keburukan. Terutama jika politik dikendalikan oleh sekelompok orang yang tidak bertanggungjawab. Oleh karena itu idealnya setiap orang tidak boleh apatis terhadap politik, termasuk orang Kristen. Sikap orang Kristen terhadap politik harus jelas dan mereka juga perlu membawa aspirasi orang banyak untuk kepentingan bersama, bukan golongan saja. Orang Kristen tidak perlu khawatir, karena gereja mendukung jemaatnya untuk terjun ke politik dengan memperhatikan prinsip gereja terhadap politik.

Bersama-sama dengan peran gereja dalam membangun bangsa, orang Kristen diharapkan mampu berkontribusi dalam menciptakan kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik. Terjunnya orang-orang Kristen di bidang politik sudah dicontohkan oleh tokoh-tokoh pendahulu. Mereka adalah tokoh Kristen yang memperjuangkan kebenaran. Mereka juga tetap mempertahankan hubungan iman Kristen dan politik yang baik. Siapa saja tokoh politik dalam Alkitab tersebut? Mengutip dari laman christiansinpolitics, inilah beberapa tokoh politik dalam Alkitab.

  1. Raja Daud (King David)

Daud adalah seorang gembala ternak yang sering disebut-sebut sebagai calon raja Israel. Ia adalah tokoh yang sering disinggung dalam Alkitab. Dalam surat Mazmur 23:1 ada ungkapan terkenal dari raja Daud “Tuhan adalah gembalaku”. Dia mengaku bahwa Tuhan telah menjadi pemandunya dan menenangkannya ketika melewati lembah yang gelap sekalipun.

Mazmur Daud. Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. Ia membaringkan aku di padang yang berumpun hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang; Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku ke jalan yang benar oleh karena nama-Nya. Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku. (Mazmur 23:1-5).

2. Paul

Kisah Paul adalah salah satu yang terkenal dalam agama Kristen. Di masa hidupnya, ia pernah dipenjara, diasingkan, disiksa, dirajam, kelaparan dan kapalnya juga pernah mengalami kecelakaan. Namun ia tidak pernah menyerah dan terus melanjutkan hidup. Paul anggota yang aktif dalam partai Yahudi. Pada perjalanannya menuju Damaskus, Paul bertemu Yesus dan memutuskan untuk menjadi Kristen. Itu berarti karier politik yang telah ia bangun runtuh begitu saja. Meskipun starata sosialnya menurun, Paul tetap menjadi orang yang berpengaruh di masyarakat. Ia yakin kewargaannya berada di dalam Kristus, Karena kewargaan kita adalah di dalam surga, dan dari situ juga kita menanti Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat (Filipi 3:20-21).

3. Nehemiah

Nehemiah adalah tokoh yang menjadi penawar para politisi keras. Ia mencontohkan kerendahan hati, pengorbanan dan kegigihan dalam memimpin dan melayani. Ialah orang yang sangat berbelas kasih terhadap nasib orang Yahudi dan peduli atas masalah-masalah mereka. Satu hal yang menonjol dari tokoh Nehemiah adalah dia banyak berdoa. Keputusan apapun yang ia buat akan diawali dengan berdoa. Pernah suatu ketika ia mendengar kabar buruk berupa penderitaan orang Yahudi akibat tembok Yerusalem yang hancur, Nehemiah menangis, berpuasa dan banyak berdoa dalam waktu yang panjang. Setelah menghabiskan banyak waktunya berdoa, pada akhirnya Nehemiah akan bertindak. Ia menunjukkan bahwa doa juga akan memberi pencerahan dalam bertindak.

Demikianlah penjelasan mengenai tokoh politik dalam Alkitab. Mereka adalah orang-orang yang mampu menyeimbangkan kehidupan politik dan agama. Sudah sepatutnya kita mencontoh sifat baik mereka.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Kristen