Sponsors Link

5 Makna Hari Tri Suci bagi Umat Kristiani

Sponsors Link

Sebelum kita mengetahui mengenai makna hari Tri Suci, ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu apa itu hari Tri Suci. Secara umum, hari Tri Suci adalah hari dimana umat Protestan maupun Katolik mengenang kematian dan kebangkitan Yesus Kristus. Hari Tri Suci atau yang biasa disebut Tridum merupakan tiga hari suci yang terdiri dari Kamis Putih, Jumat Agung, dan yang terakhir adalah Paskah.

ads

Nah, sekarang kita sudah tahu gambaran umum mengenai hari Tri Suci. Sekarang saya akan mengulas mengenai makna masing-masing hari pada hari Tri Suci bagi umat Kristiani, berikut uraiannya :

  • Kamis Putih

Makna Kamis Putih bagi umat Kristiani adalah untuk memperingati perjamuan terakhir Yesus bersama murid-murid-Nya sebelum Ia diserahkan untuk disalibkan. Kita tentu masih ingat apa yang dikatakan Yesus pada perjamuan terakhir-Nya, yaitu meminta murid-murid-Nya untuk menjadikan roti dan anggur sebagai peringatan akan Dia. Perintah ini juga merupakan asal-usul adanya sakramen ekaristi, dan setiap kita merayakan ekaristi, kita akan mengenang pengorbanan Yesus. Dan apabila kita makan roti dan minum anggur dalam ekaristi dengan iman, itu artinya kita makan tubuh dan minum darah-Nya yang telah diserahkan bagi kita sehingga kita beroleh keselamatan. Seperti yang Yesus katakan pada Yohanes 6:54 bahwa siapa yang makan daging-Nya dan minum darah-Nya, maka ia akan beroleh hidup kekal dan akan dibangkitkan pada akhir zaman.

Selain sebagai peringatan akan Yesus, pada hari Kamis Putih juga akan diadakan rekonsiliasi. Rekonsiliasi adalah salah satu sakramen Katolik yang tergolong dalam kategori sakramen penyembuhan. Rekonsiliasi atau yang biasa disebut pengakuan dosa akan dilayani oleh gereja pada hari Kamis Putih sehingga jemaat dapat bertobat dan berdamai kembali dengan Allah.

Dalam perayaan Kamis Putih, ada beberapa susunan acara yang dilakukan, diantaranya adalah pembukaan, liturgi sabda, pembasuhan kaki, liturgi ekaristi, dan pemindahan sakramen Mahakudus.

  • Jumat Agung

Kemudian satu hari setelah Kamis Putih adalah Jumat Agung. Umat Kristiani akan kembali mengenang kematian Yesus di kayu salib. Hari ini adalah hari dimana Yesus dikurbankan untuk menebus dosa manusia. Sebelum Dia disalibkan, Dia disiksa dan dicambuk, Dia menggotong salib-Nya sendiri, Dia dipakaikan mahkota berduri, dan akhirnya dipaku di kayu salib. Umat Kristen akan mengenang peristiwa Kristus pada hari Jumat Agung. Biasanya mereka juga akan menahan diri untuk makan daging dan umat Katolik akan membuat Jalan Salib pada hari ini.

Pada Jumat Agung tidak ada perayaan ekaristi karena umat Katolik akan menjalani puasa paskah, dan biasanya puasa ini akan dilakukan juga pada hari Sabtu supaya mereka lebih merasakan sukacita saat perayaan kebangkitan Yesus.

Pada perayaan ibadah Jumat Agung, terdapat beberapa susunan acara yang biasanya dilakukan, yaitu liturgi sabda, penghormatan kayu salib, dan komuni.

  • Minggu Paskah

Dan puncak dari hari Tri Suci adalah hari Minggu Paskah dimana pada hari ini umat Kristen akan merayakan kemenangan akan kebangkitan Yesus Kristus yang mengalahkan maut. Peristiwa Kristus inilah yang memberikan pengharapan bagi umat yang percaya akan kelahiran kembali, kekuasaan Allah Titunggal, kemenangan atas dosa, dan semua hal yang merusak kehidupan manusia.

Gereja Katolik biasanya akan melakukan pembabtisan katekumen pada malam Paskah. Hal ini didasarkan oleh keyakinan bahwa ketika katekumen dibabtis maka mereka juga akan ikut ambil bagian dalam misteri Paskah. Mereka ikut mati dan bangkit mengalahkan akitab dosa menurut Alkitab bersama Kristus. Selain itu, bagi mereka yang percaya juga diharap memperbaharui janji babtis pada malam Paskah ini, sehingga perayaan Paskah juga dapat dimaknai sebagai kebangkitan kembali orang beriman.

Pada ibadah malam Paskah, terdapat beberapa susunan acara, yaitu:

  1. Upacara : Upacara yang dimaksud adalah upacara yang berpusat pada Kristus.
    Sponsors Link

  2. Liturgi sabda : Saat dimana jemaat diajak merenungkan karya Allah sejak awal mula.
  3. Liturgi babtis : Seperti namanya, liturgi babtis merupakan acara pembabtisan bagi pada katekumen dan pembaharuan janji babtis bagi orang yang percaya
  4. Liturgi ekaristi : Di sini umat Katolik akan menikmati perjamuan kudus atau yang biasa kita kenal dengan sakramen ekaristi.

Nah, itulah makna hari Tri Suci dan penjelasannya. Selain ketiga hari suci tersebut, terdapat juga hari-hari penting lain untuk menyambut datangnya hari Paskah, diantaranya :

  • Minggu Palma

Minggu palma ini merupakan hari Minggu sebelum Minggu Paskah. Di hari ini umat Kristen merayakan kedatangan Yesus di Yerusalem. Saat itu orang-orang di Yerusalem menyambut Yesus dengan cabang pohon dan dedaunan. Namun kini umat Katolik menggunakan daun palma untuk menyambut-Nya di gereja masing-masing. Inilah sebabnya dinamakan Minggu Palma.

  • Pekan Suci

Seperti namanya, pekan suci ini dimulai sejak satu minggu sebelum Paskah sampai hari Paskah itu sendiri. Pada pekan suci ini, umat Kristiani akan merenungkan peristiwa sebelum kematian Yesus Kristus. Peristiwa tersebut diantaranya adalah penyambutan penuh harap atas kedatangan-Nya di Yerusalem, penghianatan yang dilakukan oleh Yudas Iskariot, perjamuan terakhir-Nya bersama murid-murid-Nya, penangkapan-Nya, penyaliban-Nya, kematian-Nya, serta penguburan jasad-Nya.

Sekian penjelasan mengenai makna hari Tri Suci beserta hari-hari penting lain yang masih berkaitan dengan Paskah.  Semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan juga membantu kita lebih memahami makna hari Tri Suci. Terima kasih.

Sponsors Link




Oleh :
Kategori : Paskah