Sponsors Link

6 Contoh Kegiatan Diakonia dalam Kehidupan Bermasyarakat

Sponsors Link

Sebagai orang Kristen, tentu kita sudah tak asing lagi dengan pengertian diakonia. Diakonia merupakan istilah yang berasal dari kata Yunani yaitu diakonein yang artinya melayani. Diakonia dikenal sebagai salah satu misi gereja yang masuk dalam Tri Tugas Gereja.

ads

Diakonia adalah salah satu penerapan hukum kasih dalam Alkitab yang didasarkan oleh keteladanan Yesus Kristus.  Seperti yang berkali-kali dikatakan oleh Tuhan Yesus kepada murid-murid-Nya bahwa siapa yang ingin menjadi terdahulu, maka hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan siapa yang ingin menjadi yang terbesar, maka ia harus menjadi pelayan.

Namun, tentu saja bahwa dasar dari pelayanan bukanlah untuk menjadi yang terdahulu ataupun terbesar. Ayat tersebut hanya mencerminkan seberapa pentingnya pelayanan bagi orang Kristen. Bahwa yang ingin menjadi terbesar pun harus memberikan pelayanan. Karena dengan adanya pelayanan, persekutuan gereja dengan Tuhan menjadi lebih nyata dalam solidaritas dengan sesama.

Dan dalam artikel kali ini, kami akan memberikan beberapa contoh kegiatan diakonia yang dapat Anda aplikasikan, yaitu sebagai berikut :

  1. Memberikan bantuan kepada korban gempa

Umumnya, para korban gempa kehilangan banyak harta, benda, dan bahkan tempat tinggal. Dan bantuan konkrit yang bisa kita berikan kepada mereka adalah dana dan kebutuhan pokok. Ini bisa menjadi salah satu tempat bagi kita untuk menyalurkan berkat, yaitu dengan memberikan bantuan nyata semampu kita.

Memberikan bantuan kepada mereka yang terkena dampak gempa merupakan salah satu bentuk diakonia yang bisa kita lakukan dimana saja. Dan untuk menyalurkannya, kita tidak perlu bingung lagi. Karena pada jaman sekarang, banyak sekali aktivis sosial yang memiliki kepekaaan tinggi dan bersedia menyalurkan bantuan bagi mereka yang membutuhkan. Asal kita tanggap dan tidak gaptek, maka niat kita untuk memberikan bantuan pasti akan terwujud.

  1. Ikut Bakti Sosial

Bakti sosial merupakan kegiatan sosial yang bertujuan untuk membantu atau meringankan beban mereka yang kesulitan. Bakti sosial bisa kita lakukan di panti asuhan, panti jompo, atau di rumah-rumah anak jalanan. Dalam bakti sosial biasanya bantuan tidak hanya berupa dana, melainkan juga kita didorong untuk ikut secara langsung dalam rangkaian kegiatan yang disusun untuk mendekatkan kita kepada mereka.

Kegiatan-kegiatan tersebut biasanya berupa lomba-lomba bersama, senam pagi, bermain, dan lain sebagainya. Sehingga, kita juga dapat mengasah jiwa sosial, meningkatkan kepedulian, sekaligus memberikan dorongan atau motivasi secara emosional kepada mereka. Bakti sosial dapat diadakan oleh gereja, sekolah, maupun perkumpulan masyarakat.

  1. Desa binaan

Desa binaan merupakan kegiatan sosial yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat tertentu yang dirasa masih terbelakang dan kurang berkembang. Biasanya kegiatan desa binaan dilakukan mahasiswa untuk memberdayakan masyarakat dan dilakukan secara berkala. Misalkan satu bulan sekali. Mahasiswa akan terus memantau, mendukung, dan membantu masyarakat sampai memiliki kemampuan untuk berkembang sendiri.

Jadi, tujuan dari desa binaan bukanlah untuk menciptakan ketergantungan, melainkan untuk menumbuhkan rasa kepercayaan diri masyarakat akan potensinya sehingga dapat mengikuti perkembangan jaman. Kegiatan ini tidak hanya dilakukan oleh mahasiswa, namun bisa juga oleh organisasi atau perkumpulan tertentu yang memiliki visi untuk mensejahterakan masyarakat.

  1. Penyuluhan
Sponsors Link

Penyuluhan merupakan salah satu pelayanan yang masuk dalam jenis diakonia reformatif. Diakonia jenis ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak untuk mensejahterakan kehidupannya. Penyuluhan biasanya dilakukan oleh suatu organisasi, bisa organisasi masyarakat atau gereja dengan sasaran masyarakat tertentu.

Penyuluhan mungkin tidak memberikan pelayanan kesehatan secara langsung kepada masyarakat, melainkan memberikan wawasan dan pengetahuan tentang kesehatan supaya masyarakat mengetahui bagaimana cara mengelola kesehatan dengan benar. Jadi, tujuan dari penyuluhan kesehatan adalah untuk menyampaikan pesan kesehatan yang dapat memberikan kesadaran serta mempengaruhi pola pikir dan cara hidup masyarakat agar dapat memiliki hidup yang sejahtera.

  1. Pembangunan sekolah

Tidak dapat dipungkiri bahwa salah satu faktor yang berpengaruh dalam kesejahteraan masyarakat adalah pendidikan. Dengan pendidikan yang baik, masyarakat akan memiliki pengetahuan dan kemampuan sebagai bekal untuk hidup dengan kaki sendiri. Maka tidak salah apabila pemerintah berjuang untuk meratakan dan memajukan pendidikan di Indonesia agar semua rakyat memiliki kualitas hidup yang baik.

Sponsors Link

Nah, di sini mungkin gereja dapat membantu untuk mewujudkan misi pemerintah yaitu dalam hal memeratakan pendidikan. Karena ada beberapa daerah yang kurang mendapat perhatian sehingga masyarakatnya tidak memiliki dasar pendidikan yang baik. Dan biasanya di tempat seperti ini, masyarakat belum memiliki kesadaran akan pentingnya pendidikan. Dan ini bisa menjadi kesempatan bagi gereja untuk menjalankan tugas gereja dengan memberikan wawasan dan fasilitas belajar yang gratis atau dengan biaya yang murah.

  1. Mengajar

Mungkin poin nomor lima masih sulit untuk diaplikasikan karena membutuhkan biaya yang besar dan perlu rencana yang matang. Namun, kita bisa menggunakan cara lain yang tetap memiliki tujuan yang sama. Mengajar di sini biasanya dilakukan oleh organisasi Kristen di universitas atau organisasi di gereja untuk memberikan pelayanan pendidikan.

Sasarannya bisa anak jalanan, anak-anak di panti asuhan, atau anak-anak di daerah tertentu yang kurang mendapatkan pendidikan yang layak. Mengajar merupakan salah satu pelayanan yang cocok dilakukan oleh para remaja karena sifatnya yang tidak memerlukan biaya.

Mungkin sekian artikel mengenai contoh-contoh diakonia. Dari beberapa contoh tersebut, kita bisa menyimpulkan bahwa pelayanan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Tidak hanya dalam bentuk dana, melainkan bisa juga dengan tenaga dan kemampuan kita. Jadi, jangan pernah merasa bahwa kita tidak punya apa-apa untuk dibagikan. Semoga artikel ini dapat membantu teman-teman dalam memiliki kegiatan diakonia untuk diaplikasikan. Terima kasih.

Sponsors Link
, ,
Oleh :
Kategori : Gereja