4 Perbedaan Keuskupan dengan Keuskupan Agung yang Harus Diketahui

Bagi Anda yang selalu berada dalam lingkungan gereja Katolik, pasti sudah kenal dengan sifat gereja Katolik dan sudah sangat akrab dengan istilah Uskup maupun Keuskupan. Dan terkadang orang tidak hanya mengatakan keuskupan, ada pula yang namanya Keuskupan Agung. Kebanyakan umat Katolik mungkin sudah tahu bahwa keduanya berbeda, baik dalam pengertian maupun kedudukannya. Namun, banyak orang awam yang masih merasa asing dan bahkan belum pernah mendengar kedua istilah tersebut.

Nah, dalam artikel ini, saya akan membantu Anda untuk memahami lebih jelas mengenai perbedaan antara Keuskupan dan Keuskupan Agung, yaitu sebagai berikut :

Pengertian

  • Pengertian Keuskupan

Secara umum, keuskupan adalah istilah dalam gereja Katolik untuk menyatakan wilayah administratif tertentu. Supaya Anda lebih mudah memahaminya, Anda bisa membayangkan bahwa keuskupan layaknya daerah kabupaten atau kota dalam suatu negara. Namun, di sini yang menjadi rakyat adalah umat Katolik. Dan Keuskupan ini diatur oleh seorang Uskup.

  • Pengertian Keuskupan Agung

Dalam Gereja Katolik Roma, umumnya akan ada pemersatuan  keuskupan-keuskupan yang daerahnya berdekatan menjadi satu wilayah dalam Provinsi Gerejani. Dan inilah yang dinamakan dengan Kesukupan Agung. Pemimpin dalam Keuskupan Agung dikenal dengan Uskup Agung.

Di Indonesia sendiri, terdapat Keuskupan Agung di Jakarta yang merupakan pemersatu Keuskupan Bogor dan Keuskupan Bandung.

Gambaran Umum (Kedudukan dan Peran)

  • Gambaran Umum Keuskupan

Menurut Hukum Gereja Katolik, Keuskupan berfungsi untuk memersatukan atau mengelompokkan umat Katolik dalam suatu daerah yang berada dalam batas-batas wilayah tertentu.

Tugas dari Uskup sendiri yaitu untuk mengatur Keuskupan, serta berperan sebagai wakil Tuhan Yesus Kristus untuk menjadi guru, imam, dan memberikan ajaran kepada umat Katolik yang berada di wilayah keuskupan tersebut. Selain itu, uskup juga bertugas sebagai imam dalam ibadat dan pelayan dalam kepemimpian. Anda juga dapat mengetahui perbedaan antara Uskup dengan Pendeta dalam artikel perbedaan Uskup dan Pendeta.

Keuskupan juga sering dikenal sebagai Gereja Partikular. Hai ini karena Keuskupan memiliki hubungan atau relasi dengan Gereja Semesta. Yang dimaksud sebagai Gereja Semesta adalah gereja secara keseluruhan yang dipimpin oleh seorang Paus. Dan Paus inilah pihak satu-satunya yang memiliki wewenang untuk mendirikan suatu Keuskupan berdasarkan saran, pendapat, dan alasan yang diajukan oleh para Uskup daerah.

Pada umumnya, keuskupan juga akan dibagi menjadi wilayah-wilayah yang lebih kecil yang kita kenal dengan istilah Paroki. Uskup akan bekerjasama dengan Pastor Paroki untuk menjadi pemersatu, imam dalam ibadat di gereja, pelayan dalam kepemimpinan, dan memberikan ajaran mengenai karakter Kristus supaya umat memiliki karakter Kristen sejati.

  • Gambaran Umum Keuskupan Agung

Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa keuskupan Agung berperan memersatukan keuskupan-keuskupan yang berada dalam wilayah yang berdekatan.


Sehingga, kedudukan Keuskupan Agung tidak lebih lebih spesial  atau utama dari keuskupan biasa.  Selain itu, Keuskupan Agung juga tidak dapat dipandang memiliki kedudukan yang lebih tinggi dari keuskupan lainnya karena Keuskupan Agung hanya sebagai pemersatu.

Relasi Keuskupan dengan Keuskupan Agung disebut dengan Keuskupan Sufragan yang membentuk suatu gugus atau kelompok, dan berperan sebagai penggembalaan umat berdasarkan budayanya.

Keuskupan Sufragan memiliki kedudukan yang sama dengan Keuskupan Agung. Hubungan antara keduanya tidak saling membawahi, bahkan bisa dikatakan bahwa keduanya memiliki hubungan mitra kerja dalam menggembalakan umat yang cakupannya lebih luas.

Sekian artikel mengenai perbedaan keuskupan dengan keuskupan Agung. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan pembaca. Terima kasih.