7 Ayat Alkitab Tentang Dosa Perzinahan Untuk Menyadarkan Diri

Ayat alkitab tentang perzinahan telah lama diberitakan kepada orang percaya, zinah merupakan suatu perbuatan yang tidak asing atau lebih tepat dikatakan lumrah dilakukan oleh manusia-manusia berdosa. Pada mulanya manusia diciptakan untuk mengambarkan dan menampilkan citra Allah dalam diri manusia, namun akibat jatuhnya manusia ke dalam dosa visi hidup manusia yang semula telah hancur dan di gantikan dengan tujuan hidup manusia yang menurut daging dan hawa nafsunya.

Selama ini sebagian orang berpikir jika melakukan perzinahan hanya dapat terjadi ketika melakukan kontak fisik dengan lawan jenis saja, namun pada kenyataannya terdapat beberapa tindakan manusia yang dapat di masukan ke dalam kategori perzinahan. Terdapat beberapa ayat alkitab tentang dosa perzinahan ini, beberapa diantaranya seperti :

  1. Matius 5 : 27

Ayat alkitab tentang dosa perzinahan dapat banyak ditemukan dalam kitab perjanjian baru seperti dalam Matius 5 : 27 yang berkata “ Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah”. Larangan perzinahan sendiri telah ada sejak perjanjian lama yakni tepatnya pada jaman dimana Musa membawa turun 2 loh batu yang berisikan 10 hukum taurat yang Allah berikan kepada bangsa Israel kala itu.

Seperti yang diketahui sendiri jika dalam perjanjian baru Yesus boleh ada ditengah-tengah manusia tidak lain untuk menggenapi hukum taurat yang telah ada sebelumnya, kitab Matius sendiri ada untuk menggambarkan Yesus Kristus sebagai Raja Penyelamat bagi manusia.

  1. Matius 15 : 19

Ayat alkitab tentang dosa perzinahan juga terdapat dalam Matius 15 : 19 “ Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinaan, pencabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat”. Tindakan perzinahan bermula dari pikiran seorang manusia yang mana selanjutnya akan direalisasikan dalam bentuk tindakan. Pemikiran yang tidak baik seperti ingin memiliki orang lain atau mengambilnya dari orang lain sudah termasuk ke dalam tindakan dosa ini.

  1. Markus 10 : 19

Selanjutnya dalam kitab Markus juga terdapat ayat mengenai perzinahan, 3 kitab injil dalam alkitab yakni kitab Matius, Markus dan Lukas merupakan inti isi dari sebuah alkitab karenanya di sana berisikan kisah hidup Yesus yang merupakan injil keselamatan. Dalam markus 10 : 19 berkata “Engkau tentu mengetahui segala perintah Allah: Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, jangan mengurangi hak orang dan hormatilah ayahmu dan ibumu!”

Yesus bahkan mengingatkan kembali kepada manusia untuk selalu menaati perintah yang Allah berikan selama hidup manusia karena itu semua baik bagi manusia yang percaya kepadanya. Penyembahan yang benar menurut Alkitab yakni mempersembahkan diri kita sebagai persembahan yang hidup dan berkenan di hadapanNya.

  1. Matius 5 : 32

Isi dari matius 5 : 32 ini yaitu “ Tetapi Aku berkata kepadamu : Setiap orang yang menceraikan istrinya kecuali karena zina, ia menjadikan istrinya berzina; dan siapa yang kawin dengan perempuan yang diceraikan, ia berbuat zina”. Ini merupakan salah satu bentuk dari perbuatan zinah yang saat ini sering sekali dilakukan oleh manusia yakni perceraian, tanpa disadari perceraian juga dapat menjadi salah satu bentuk perzinahan jika itu dilakukan diluar sebab melakukan zinah. Perempuan yang diceraikan bukan oleh sebab perzinahan akan di anggap berzinah begitu juga pada pihak laki-laki yang menceraikan apabila keduanya menikah kembali, karena apa yang telah disatukan oleh Allah tidak dapat dipisahkan oleh manusia.

  1. Matius 5 : 28

“ Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzina dengan dia di dalam hatinya”. Perbuatan yang dapat menimbulkan dosa zina juga dapat terjadi seperti apa yang dijelaskan dalam isi ayat tersebut, apa yang timbul dalam hati jika bukan berasal dari Tuhan itu semua adalah sia-sia dan tidak berarti. Jodoh dan pasangan hidup biarkanlah kita serahkan kepada Tuhan, karena apabila sudah waktunya tentu kita akan menerima apa yang Tuhan berikan. Sebagai orang percaya sekiranya kita juga turut ambil bagian dalam menjadi contoh ciri orang bijak menurut Alkitab.

  1. Petrus 2 : 14

Simon Petrus pun turut ambil bagian dalam perkara ini, dalam Petrus 2 : 14 berkata “ Mata mereka penuh nafsu zina dan mereka tidak pernah jemu berbuat dosa. Mereka memikat orang-orang yang lemah. Hati mereka telah terlatih dalam keserakahan. Mereka adalah orang-orang yang terkutuk!”. Menjadi bejana bagi Tuhan bukanlah perkara yang mudah, pembentukan yang diterima untuk menjadi bejana yang sempurna begitu menyakitkan bagi manusia berdosa.

Perbuatan dosa yang berasal dari daging juga harus mampu dihilangkan dalam tiap diri pribadi agar menjadi bejana yang berkenan bagi Tuhan sehingga diri kita boleh layak menerima janji Tuhan bagi orang percaya sehingga boleh berserah hanya kepada Tuhan sebagai persembahan yang berkenan sesuai dengan ayat alkitab tentang penyembahan.


  1. Roma 2 : 22

Rasul Paulus dalam suratnya juga menyinggung perkara perzinahan “Engkau yang berkata: ‘Jangan berzina,’ mengapa engkau sendiri berzina? Engkau jijik akan segala berhala, mengapa engaku sendiri merampok rumah berhala?”. Diluar dari semua pengertian dan kepahaman akan perkara zina ini kita juga harus melihat ke dalam diri kita sendiri terlebih dahulu sebelum memustuskan bahwa orang lain berzina.

Layaknya Yesus yang memberikan contoh karakter Kristus dan teladan yang baik kepada pengikutnya dengan demikian yang mengikutinya juga akan serupa dengan gambaran yang diberikan itu. Perzinahan dapat dilakukan bukan hanya pada orang yang masih belum menikah namun juga pada orang yang telah memiliki pasangan.

Dalam kitab Ibrani 13 : 4 berkata “Hendaklah kamu semua hormat terhadap perkawinan dan janganlah kamu mencemarkan tempat tidur, sebab orang-orang sundal dan pezina akan dihakimi Allah”. Diperbaharui dari hari ke sehari oleh hayat Allah sekiranya menjadi bagian dalam hidup orang percaya karena perlu kita sadari bahwa penyaliban Yesus di atas kayu salib telah memenangkan kita dari ikatan dosa. Tuhan adalah jawaban dari semua masalah, Ia lah awal dan Dia pula awalnya, cara menenangkan hati dan pikiran menurut alkitab sekiranya juga dapat membantu dalam menemukan solusi dari setiap masalah yang dihadapi.