Sponsors Link

3 Contoh dan Jenis Kebudayaan yang Melanggar Firman Tuhan Dalam Ajarannya

Sponsors Link

Dewasa ini perkembangan zaman terkadang tidak dapat kita prediksikan kemana arah dan perubahan apa saja yang dapat terjadi sebagai dampak dari perkembangan tersebut. Inovasi dan perombakan merupakan suatu langkah yang di ambil oleh manusia untuk memperbaiki mutu dan kualitas hidupnya dalam kehidupan sehari-hari, hal ini tentunya juga dapat berdampak pada kebiasaan sehari-hari yang menjadi mudah untuk dilakukan.

ads

Banyak perkembangan yang disediakan bagi manusia semata-mata mengefesiensikan dan mengefektifkan waktu mereka agar tidak terbuang sia-sia sehingga terkadang melupakan keteladanan Yesus Kristus dalam hidup. Semua perkembangan yang kita rasakan sehari-hari tentunya memiliki dampak yang baik dan buruk bagi kita sebagai manusia. Diantara itu semua terdapat juga perubahan kebudayaan yang terus saja berombak setiap masanya, contohnya saja mulai masuknya pengaruh barat ke dalam kebudayaan timur.

Jenis-jenis Kebudayaan yang melanggar Firman Tuhan

Kebudayaan-kebudayaan baik itu yang telah lama ada atau suatu kebudayaan yang baru tercipta adakalanya tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Sebagai contoh seperti Indonesia yang memiliki banyak suku bangsa, di dalamnya tentu terdapat beragam kebudayaan yang terus dipelihara hingga sekarang.

Namun di luar dari pada itu, perlu diketahui pula mengenai kebudayaan yang melanggar firman Tuhan. Memang terkadang kita salah kaprah terhadap kebudayaan atau kebiasaan yang biasanya kita lakukan tiap harinya, namun dengan iman pengharapan akan Tuhan sekiranya kita dapat diberikan pengertian akan segala sesuatu yang baik kita lakukan seturut dengan kehendakNya. Oleh karena itu sebagai anak-anak Allah kiranya kita juga perlu untuk mengetahui kebudayaan yang melanggar firman tuhan itu seperti dan dalam bentuk apa saja serta contoh nilai kristiani dalam lingkungan sekolah, kebudayaan itu tidak hanya kebudayaan yang telah lama tetapi juga terhadap kebudayaan baru yang ada. Beberapa kebudayaan yang melanggar firman tuhan seperti :

  1. Memelihara tradisi nenek moyang

Seperti yang dikatakan sebelumnya bahwa kita yang tinggal dan besar di Indonesia tentunya sering dihadapkan dengan banyaknya suku bangsa yang hingga saat ini beberapa diantaranya masih memelihara tradisi nenek moyang mereka. Mari kita mengingat kembali bagaimana Allah menghancurkan menara babel yang kala itu didirikan sangat tinggi sehingga mereka menjadi berpencar dan memiliki bahasanya masing-masing.

Manusia sejak saat itu mulai menciptakan Tuhan yang tidak ada karakter Kristus di dalamnya dan kebudayaannya sendiri. Hal ini terus berlanjut kepada keturunnya hingga saat ini, oleh karena itu tidak heran apabila tradisi-tradisi yang ada itu tetap melekat kepada mereka yang melakukannya. Namun hal ini merupakan kesalahan besar yang tidak seharusnya manusia lakukan Karena dapat menyakiti perasaan Tuhan. Meskipun demikian terdapat juga beberapa tradisi atau kebudayaan yang wajib untuk dipelihara seperti contohnya menghormati orang yang lebih tua dari kita. Semua ini kembali ke diri kita masing-masing bagaimana dapat melihat dengan iman terhadap suatu kebudayaan yang ada disekitar serta perbedaan nilai dan norma dalam agam kristen.

  1. Pola hidup konsumtif dan instan

Tanpa kita sadari setiap harinya apa yang kita lakukan terkadang bertentangan dengan firman Tuhan yang mana seharusnya kita taati. Tidak dapat kita pungkiri jika globalisasi beserta ide-ide inovasinya sangat memberikan dampak yang besar bagi kita, namun ada baiknya jika kita menyeleksi serta memilih dengan bijak apa saja yang baik dan buruk terhadap kita dihadapan Allah. Hal ini dapat diperhatikan dalam ayat alkitab tentang hedonisme. Salah satu kebudayaan yang melanggar firman Tuhan yakni hidup konsumtif dan instan. Hidup konsumtif dalam artian menggunakan atau memanfaatkan suatu produk yang kita butuhkan yang mana tidak dapat kita produksi sendiri tidak termasuk ke dalam kebudayaan yang melanggar firman Tuhan.

Sponsors Link

Namun apabila seseorang sangat konsumtif dan hidup instan bukankah dapat berpengaruh terhadap kehidupannya sendiri? Saya ambil contoh seperti seseorang yang setiap harinya mengkonsumsi makanan junk food atau makanan lainnya dengan tidak memerhatikan kesehatannya sendiri. Dalam jangka waktu yang panjang kebiasaannya ini dapat menyebabkan kesehatannya terganggu atau malah memicu penyakit pad dirinya sendiri. Jika kita lihat dari sisi keuangan bukankah orang yang saya contohkan ini melakukan pemborosan? Bisa saja jika ia memasak sendiri makannya yang mana tentu dapat menghemat pengeluaranya.

Pemborosan tanpa melihat batasan ini juga melanggar ketetapan Tuhan akan berkat yang diberikan kepada kita, Tuhan memberikan kelimpahan kepada kita untuk dapat kita atur sebaik mungkin. Tuhan ingin agar kita juga dapat mengatur ekonomi kita sehingga apa yang telah diberikan tersebut juga dapat kita berikan atau limpahkan kepada orang lain yang mungkin saja lebih membutuhkan. Dengan cara ini bukankah kita juga menyalurkan dan menjadi berkat bagi orang lain? sehingga kita boleh menjadi ciri orang bijak menurut alkitab.

  1. Penggunaan benda elektronik secara tidak wajar
Sponsors Link

Banyak penelitian yang dilakukan terhadap remaja hingga orang dewasa mengenai seberapa besar kebutuhan mereka akan benda elektronik seperti handphone atau gadget. Handphone bagi beberapa kalangan tertentu merupakan suatu benda yang tidak dapat dilepaskan sehari-harinya. Benda ini juga semakin hari semakin dilengkapi dengan beberapa fitur dan layanan yang membuat benda ini menjadi semakin sulit untuk dilepaskan.

Hal ini juga berpengaruh terhadap kaum beriman terhadap, karakter pemimpin kristen, penggunaan alkitab atau kidung pujian, fitur alkitab dalam HP memang dapat mempermudah penggunaanya serta haln ini juga bukan masalah yang terlalu perlu mendapatkan perhatian. Namun apabila saat ibadah atau mendengarkan firman kita membawa HP tentunya konsenterasi kita akan terpecah dengan notifikasi yang mungkin saja muncul walaupun hal ini tidak berpengaruh terhadap beberapa orang.

Tuhan menginginkan orang yang percaya kepadaNya untuk selalu dekat dan menuntut hidup yang sejalan dengan kehendakNya. Sebagai manusia hal ini tentunya tidak akan dapat kita lakukan secara sempurna serta harus dilakukan dengan kesungguhan dan hati yang tekad untuk mengikutiNya. Pemeliharan Roh yang sejati adalah selalu mencari Tuhan setiap harinya dalam hidup serta menanti janji Tuhan bagi orang percaya dan tidak hanya pada waktu-waktu tertentu saja seperti hari minggu.

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Renungan Harian